
Lantai dimana ruang kerja Noah adalah lantai paling atas di dalam gedung, jadi setelah dari lantai tersebut, hanya ada roof top di atasnya. Sementara ruangan Lukas juga ada di lantai yang sama dengan Noah. Jadi dia juga segera turun begitu Yasmin turun. Namun Lukas lebih tertarik untuk mengikuti Yasmin untuk mengetahui kemana Yasmin pergi.
Ruangan Noah berada tepat di salah satu sisi. Ruangan yang paling dekat dengan lift. Jadi hanya beberapa langkah saja Yasmin sudah sampai di depan ruangan Noah.
"Nyonya, tuan sudah menunggu anda di dalam." Evan yang duduk di meja di depan ruangan Noah segera berdiri. Lalu membukakan pintu untuk Yasmin.
Dalam keterkejutannya, Lukas dengan cepat mengikuti Yasmin masuk ke dalam.
Begitu melihat pintu dibuka, Noah yang sedang membaca dokumen mendongak. Lalu segera berdiri setelah melihat jika yang masuk adalah Yasmin. Dengan alami Noah membuka tangannya. Membuat Yasmin yang baru masuk datang dan masuk ke dalam pelukan Noah yang hangat.
"Kamu sudah kembali?" Ucap Noah setelah ia mengecup pucuk kepala Yasmin.
"Hm. Hanya melihat ruangan saja. Jadi hanya sebentar." Jawab Yasmin. Lalu keduanya melepaskan diri. Namun mereka masih menempel satu sama lainnya. Membuat tiga orang di dalam ruangan itu hanya bisa melihat dalam diam.
Evan dan Surya sudah tidak terkejut lagi dengan pemandangan seperti ini di depan mereka. Mereka sudah terbiasa dan menganggap diri mereka tidak ada. Sedangkan Lukas yang baru saja melihat hampir menjatuhkan bola matanya.
Saat Lukas masih di luar negeri, ia memang mendengar jika Noah, sepupunya yang dingin itu menikah. Awalnya ia penasaran dengan siapa Noah menikah karena setahunya Noah sangat menjauhi para wanita. Namun saat ia bertanya pada Andika, apanya itu mengatakan jika istri Noah selain cantik tidak ada kelebihan apapun. Terlebih lagi, dia adalah seorang janda. Jadi Lukas tidak lagi penasaran. Tetapi saat ini, melihat jika istri Noah sebenarnya adalah Yasmin, dia tidak bisa tidak terkejut. Dan kini Lukas menyadari bahwa Yasmin ternyata bukan hanya sudah menikah, namun Yasmin sebenarnya telah menikah dua kali.
"Kalian berdua..." Lukas bertanya memastikan.
Yasmin terkejut melihat Lukas yang ada di ruangan itu. Ia tidak menyangka jika Lukas juga masuk ke dalam ruangan Noah. Itu berarti Lukas melihat semuanya. Jadi ia tampak malu saat menyadari apa yang mereka lakukan tadi.
"Oh. Kakak senior, sebenarnya suamiku adalah Noah." Jawab Yasmin tersenyum lebar untuk menghilangkan rasa canggungnya. Saat ia memperkenalkan Noah sebagai suaminya, tangannya menggamit lengan kokoh Noah dengan manja. Lagipula Lukas juga sudah melihatnya, jadi untuk apa ditutup-tutupi?
"Sayang, apa kamu mengenalnya?" Tanya Noah setelah Yasmin memperkenankan nya pada Lukas.
__ADS_1
"Senior Lukas adalah senior di kampus dulu. Senior Lukas adalah mahasiswa yang cukup terkenal di kampus, jadi pasti tidak akan ada yang tidak mengenalnya." Jawab Yasmin jujur.
"Oh seperti itu. Kebetulan sekali, Lukas ini adalah sepupu ku. Dia adalah anak dari laman Andika." Ucap Noah sambil menatap Lukas yang saat ini berwajah rumit. Dari ekspresi nya, Noah menyadari pasti ada sesuatu dengan Lukas ini. Apalagi yang dia tahu adalah bahwa Lukas hanya terlihat ramah saja. Namun pada kenyataannya, dia juga termasuk tipe pria yang sulit didekati. Namun kenapa sekarang sepertinya dia malah mengikuti Yasmin?
"Wah kebetulan sekali. Tidak menyangka bisa menjadi saudara seperti ini." Yasmin menganggukkan kepalanya mengerti. Senyum tulus terulas di bibirnya.
"Lukas, ada apa kamu datang ke ruangan ku?" Tanya Noah ada akhirnya. Ia ingin segera mengusir semua orang keluar dari ruangannya.
"Eh...Tidak apa-apa. Tadi hanya spontan mengikuti Yasmin saja karena merasa pernah kenal." Jawab Lukas terbata-bata. "Kalau begitu, aku pamit dulu." Tanpa menunggu reaksi dari orang lain, Lukas segera berbalik dan keluar dari ruangan itu. Meninggalkan tanda tanya besar di hati Yasmin.
"Tuan, nyonya, kalau begitu kamu juga akan keluar untuk melanjutkan pekerjaan kami." Evan melirik Surya yang mengangguk paham sebelum mereka menyusul Lukas keluar dari ruangan.
Setelah ditinggalkan hanya berdua, Noah mengajak Yasmin duduk di sofa tamu. Seperti biasa, mereka akan membahas progres rencana mereka.
"Sayang, aku akan mengantarmu pulang ya." Bujuk Sammy sekali lagi. Saat ini kandungan Marsya sudah masuk trimester ke tiga. Jadi tidak boleh sampai kelelahan. Apalagi setelah terjadi pendarahan beberapa kali. Kondisi kandungan Marsya menjadi tidak cukup baik dan diharuskan banyak beristirahat.
"Tidak mau. Aku mau menunggu di sini saja. Siapa tahu nanti wanita ja-lang itu datang lagi." Tolak Marsya tegas. Ia melipat kedua tangannya.
"Bukankah sudah aku bilang tidak ada apa-apa antara aku dan Yasmin? Percayalah jika cintaku ini hanyalah untukmu." Bujuk Sammy.
"Aku percaya padamu, tapi aku tidak percaya padanya. Bagaimana jika dia masih memiliki keinginan padamu dan memanfaatkan statusnya untuk membuatmu menyerah padanya?" Marsya memicingkan matanya.
"Meskipun itu terjadi, aku juga tidak akan terpengaruh." Jawab Sammy percaya diri.
"Benarkah?" Marsya bertanya dengan ragu.
__ADS_1
"Tentu saja. Meskipun dia te-lan-jang di depanku, aku juga tidak akan menyentuhnya sama sekali. Aku yakin itu!" Jawab Sammy bersungguh-sungguh.
"Kalau begitu aku pegang kata-kata mu. Kamu harus menepatinya." Marsya tersenyum puas. Sammy mengangguk. Lalu memeluk Marsya dan keduanya akhirnya keluar dari kantor itu. Marsya butuh istirahat, jadi Sammy akan mengantarkannya pulang terlebih dahulu.
Meninggalkan kedua pasangan dengan urusan mereka masing-masing, seseorang yang baru saja masuk ke dalam ruangannya memukul meja kerjanya dengan keras. Menimbulkan suara yang keras menggema di dalam ruang kerjanya yang sepi.
"Bagaimana mungkin Yasmin bisa menjadi istri Noah?" Gumam Lukas kesal. Dulu ia menyukai Yasmin. Namun karena tuntutan Andika yang sangat tinggi padanya, ia tidak berani bermain-main dan hanya fokus belajar. Mengabaikan masa mudanya yang penuh semangat.
Sampai saat Andika memintanya untuk melanjutkan kuliahnya di luar negeri, Lukas tidak bisa berbuat apa-apa. Padahal saat itu ia sudah bertekad bahwa setelah ia lulus ia akan mengakui perasaannya ada Yasmin dan memintanya untuk menjadi kekasihnya. Namun dia tidak punya pilihan lain selain mengikuti perintah Andika dan pergi ke luar negeri. Mengabaikan perasaannya sendiri. Dia hanya berharap bahwa dia tidak akan terlambat untuk menyatakan cintanya. Namun ia benar-benar tidak menyangka bahwa satu-satunya wanita yang ia cintai justru telah menikah dengan sepupunya sendiri.
"Tidak bisa. Aku tidak boleh menyerah begitu saja. Mereka baru saja menikah. Dasar pernikahan mereka masih belum kuat. Masih belum terlambat untuk merebut Yasmin dari Noah!" Gumam Lukas dengan emosi. Selanjutnya, ia hanya perlu mencari cara bagaimana memisahkan Yasmin dan Noah.
*
*
Menikah Dengan Saingan Mantan Suami #41
...Terima kasih sudah mampir 😘...
...Jangan lupa Like, vote dan komen ya...👍...
...Follow juga akun Author nya....
...☘️Queen_OK☘️...
__ADS_1