
Kerjasama antara Grayson Grup dan PT.Gutama akhirnya dilaksanakan. Dengan begitu Yasmin akan lebih sering berada di kantor PT.Gutama untuk memudahkan prosesnya. Lagipula bukan hanya kerjasama itu yang penting, mencari bukti-bukti penggelapan dan penipuan yang dilaksanakan oleh Sammy memang harus diselidiki dari pusatnya.
Untuk menunjukkan dukungannya pada Yasmin, setiap hari Noah akan mengantar Yasmin pergi ke kantor untuk bekerja. Di sana, Surya sudah akan menunggu di depan.
"Aku bekerja dulu." Yasmin pamit sebelum ia turun.
"Oke. Semangat bekerja istriku. Cepat selesaikan misimu agar kamu tidak lagi harus bertemu dengan pria itu." Noah mengecup kening Yasmin lembut.
"Kalau itu lihat saja nanti. Lagipula jika aku bergerak terlalu cepat, aku akan mudah bosan." Yasmin mengedipkan sebelah matanya.
"Baiklah kalau begitu. Yang penting kamu suka saja." Noah tersenyum. Mengelus lembut Kepala Yasmin.
"Aku pergi dulu. Muah." Yasmin mengecup pipi Noah singkat sebelum keluar dari mobil.
"Nyonya." Surya yang sudah menunggu di luar mobil segera membungkukkan tubuhnya memberi hormat.
"Bangunlah. Lain kali tidak perlu seperti itu." Yasmin mengingatkan. Ia berjalan ke dalam kantor.
"Terima kasih nyonya." Surya berjalan di belakang Yasmin.
Yasmin segera bekerja begitu ia sampai. Ia harus bekerja dengan keras karena dia harus melakukan dua pekerjaan dalam waktu yang bersamaan. Bekerja untuk terlaksananya proyek kerjasama sekaligus mencari bukti-bukti untuk mengambil alih kembali perusahaan itu dari tangan Sammy.
"Nyonya, tuan Sammy meminta bertemu." Ucap Surya yang masuk ke dalam ruangan Yasmin.
"Oh. Oke. Biarkan dia masuk." Yasmin menaikkan kacamata bacanya saat ia mendongak.
Sammy masuk bersama dengan Linda tak lama kemudian.
"Silahkan duduk." Yasmin mengangkat dagunya untuk mempersilahkan kedua orang itu duduk. Namun yang duduk hanyalah Sammy sementara Linda berdiri di belakang Sammy. Yasmin tidak mempermasalahkan hal itu.
__ADS_1
"Ada masalah apa?" Tanya Yasmin setelah Sammy duduk.
"Ada sesuatu yang harus kita bicarakan. Ini masalah pemasaran. Apakah pihak Grayson memiliki permintaan khusus untuk pemasaran produk nantinya?"
"Tidak ada. Jika sudah ada rancangannya nanti kirimkan saja datanya. Nanti kita bahas setelah itu selesai. Masalah seperti ini sangat penting, tidak bisa hanya diputuskan oleh satu orang saja." Jawab Yasmin serius.
Sammy tertegun saat ia melihat bagaimana Yasmin bersikap. Penampilan Yasmin yang terlihat serius bekerja seperti saat ini terlihat sangat cantik. Memiliki kharisma dan wibawa yang membuat orang tidak memiliki pilihan lain selain memperhatikan nya lagi dan lagi.
"Baiklah kalau begitu aku akan segera meminta bagian desain untuk membuat rancangannya. Nanti kalau sudah siap kita akan bicarakan lagi."
"Oke." Jawab Yasmin singkat. Membuat Sammy tidak tahu harus berkata apa lagi untuk membuat alasan berada di dalam ruangan itu sedikit lebih lama.
"Yasmin, apakah kamu ada waktu siang ini?" Tanya Sammy ragu-ragu.
"Eh? Ada apa?" Yasmin mengerutkan alisnya.
"Sudah masuk jam makan siang. Bagaimana jika kita makan siang bersama?" Tanya Sammy. "Kita bisa membicarakan masalah pekerjaan nanti." Lanjutnya saat ia melihat wajah terkejut Yasmin.
"Tapi ini hanya mengobrol santai saja."
"Heh... siang ini Noah akan menjemputku untuk makan siang bersama. Jadi maafkan aku." Tolak Yasmin lagi. Lalu melihat ponselnya yang berkedip menunjukkan ada pesan WhatsApp yang masuk. Ternyata Noah sudah menunggunya di depan kantor untuk menunggunya.
"Noah sudah menungguku di bawah. Tuan Sammy, kalau tidak ada apa-apa lagi yang ingin anda sampaikan, saya ingin pamit terlebih dahulu." Yasmin sudah bersiap merapikan tas tangannya.
"Eh oh. Baiklah. Kalau begitu hati-hati di jalan." Sammy tidak bisa berbuat apa-apa untuk menahannya. Lalu Sammy segera keluar dari ruangan Yasmin bersama dengan Linda. Setelah keluar, ia tidak langsung masuk ke dalam ruangannya sendiri tetapi malah berdiri menunggu Yasmin sampai masuk ke dalam lift. Ia hanya melihat punggung Yasmin yang menghilang di balik pintu lift yang dingin itu.
"Tuan, saya sudah mengirim detailnya pada bagian desain. Mereka juga sudah mengatakan jika desain paling lama akan selesai dalam satu Minggu." Ucapan Linda menyadarkan Sammy dari lamunannya.
"Bagus. Lakukan saja seperti yang aku katakan tadi."
__ADS_1
"Nyonya, sepertinya tingkah tuan Sammy tadi sangat aneh." Ucap Surya saat mereka sudah berada di dalam lift.
"Aneh bagaimana?" Yasmin mengangkat alisnya. Ia memang tidak begitu memperhatikan Sammy tadi, namun Surya tidak. Dia memperhatikan setiap ekspresi dan gerakan pria itu.
"Itu nyonya, sepertinya tuan Sammy dari tadi memperhatikan anda." Jawab Surya ragu.
"Biarkan saja. Yang penting tidak mengganggu." Ucap Yasmin santai. "Masalah kemarin yang aku minta kamu selidiki apakah sudah dapat hasilnya?" Lanjut Yasmin mengubah topik.
"Mohon maafkan saya nyonya, CCTV di dalam ruangan tuan Sammy ternyata menghilang dengan cara yang misterius. Saya yakin rekaman itu sengaja dihilangkan." Jawab Surya.
"Apa masih bisa diperbaiki?" Yasmin melirik Surya.
"Bisa nyonya. Namun masih membutuhkan waktu untuk memperbaiki nya."
"Tidak apa-apa. Aku rasa rekaman itu memang sengaja dihilangkan karena merupakan kunci pokok dari masalah ini."
"Baik nyonya. Nyonya tenang saja. Saya akan berusaha sebaik mungkin untuk mendapatkan bukti rekaman itu kembali." Janji Surya tegas.
*
*
Menikah Dengan Saingan Mantan Suami #42
...Terima kasih sudah mampir 😘...
...Jangan lupa Like, vote dan komen ya...👍...
...Follow juga akun Author nya....
__ADS_1
...☘️Queen_OK☘️...