
Pernikahan Yasmin dan Noah memang sama sekali tidak dirahasiakan sejak awal. Semua orang juga sudah tahu jika Noah adalah suami Yasmin. Apalagi Noah sering datang untuk menjemput Yasmin untuk makan siang setiap harinya. Jadi saat ini para karyawan di PT. Gutama sudah terbiasa melihat Noah dan Evan yang dulu bahkan tidak pernah mereka mimpikan untuk bertemu dengan orang yang paling berpengaruh di dunia bisnis. Noah berjalan masuk ke dalam kantor PT.Gutama dan langsung pergi ke lantai dimana Yasmin berada. Lukas yang sejak Noah keluar dari kantor sudah mengikutinya hendak mengikuti masuk, namun petugas keamanan segera memblokirnya di depan pintu dan menanyai tujuan Lukas datang ke kantor mereka karena mereka belum pernah melihat Lukas sebelumnya.
Lukas melihat ke dalam kantor dan jekak Noah sudah tidak terlihat lagi dan dia menyadari bahwa tidak ada gunanya meskipun ia dapat masuk. Jadi dia tersenyum pada petugas keamanan dan menjawab bahwa dia melihat kenalannya dan ingin mencarinya masuk. Tentu saja petugas keamanan menghentikannya dan memintanya menunggu di luar. Lukas tidak berdebat lebih jauh dan memilih untuk pergi. Namun dia tidak pergi seperti yang dia katakan melainkan bersembunyi untuk menunggu Noah dan Yasmin keluar.
Tidak menunggu beberapa lama hingga dua orang yang ditunggunya keluar dari kantor. Noah memeluk pinggang Yasmin saat mereka keluar. Membuat Lukas terkejut melihatnya. Tujuannya mengikuti Noah hari ini bukan hanya ingin mengetahui bagaimana Noah memperlakukan Yasmin. Dia tidak percaya jika sepupunya yang di gun dan selalu menghindari wanita selama ini akan memperlakukan Yasmin dengan baik. Dia pasti hanya berpura-pura di depan umum dan menikahi Yasmin hanya karena desakan para tetua yang mengharuskannya menikah. Dan secara kebetulan Yasmin adalah kandidat yang paling sesuai.
Setelah melihat Yasmin Hari itu, Lukas segera mencari tahu informasi mengenai Yasmin. Dia segera mengetahui jika Yasmin sebenarnya tidak lama menikah setelah bercerai dengan mantan suami nya yang kurang ajar itu. Lalu dia juga mengetahui bahwa pertemuan Yasmin dengan Noah juga tidak lama dan di tempat yang tidak terduga. Lalu saat ini Yasmin malah dikirim untuk mengurus kerjasama dengan PT.Gutama secara pribadi dan secara alami mengharuskannya sering berhubungan dengan mantan suaminya. Jika bukan dengan tujuan balas dendam, lalu apa? Jadi tentu saja dia memiliki kesimpulan bahwa sebenarnya kedua orang ini menikah dengan melihat keuntungan.
Lukas kembali memfokuskan dirinya pada kedua orang yang telah berada di luar kantor dan hendak masuk ke dalam mobil. Dia memperhatikan bagaimana Noah dengan perhatian meletakkan tangannya di atas pintu untuk menghindarkan Yasmin dari terbentur. Ini mengejutkan. Jika memang hanya untuk status, kenapa harus memperlakukan Yasmin seperti seorang putri dan membukakan pintu secara pribadi kan?
Lukas tersadar setelah mobil yang dikendarai Evan melaju dengan perlahan meninggalkan area kantor dan masuk ke jalan utama. Dengan segera, Lukas menginjak pedal gasnya dan mengikuti mobil itu tidak jauh di belakang.
Evan adalah seorang yang sangat teliti dan memiliki kewaspadaan yang tinggi. Dia segera sadar saat diikuti sejak mereka keluar dari kantor PT.Gutama. lalu ia melirik spion di sampingnya dan melihat jika itu adalah sebuah mobil yang dia kenali.
"Kenapa tuan Lukas mengikuti kamu?" Gumam Evan dalam hati. Lalu melirik Noah dari spion tengah dan melihat jika Noah juga menyadarinya. Namun karena tidak ada tanggapan dari Noah, Evan tidak membahasnya. Dia tahu jika tuannya pasti memiliki perhitungannya sendiri.
Tak lama setelah berkendara, mobil berbelok dn memasuki sebuah hotel bintang lima. Lukas juga segera mengikuti masuk.
Seperti saat Yasmin masuk ke mobil sebelumnya, Noah kembali membukakam pintu Yasmin dengan perhatian setelah Evan membukakan pintu untuknya. Kali ini Noah bahkan secara sengaja mengulurkan tangannya untuk membantu Yasmin. Kemudian dengan lembut mencium kening Yasmin setelah wanita itu baru saja keluar dari mobil.
"Ada apa?" Yasmin mengerutkan alisnya. Dia memang sudah terbiasa dengan Noah yang tiba-tiba menciumnya. Namun dia tidak pernah menciumnya di tempat umum seperti ini.
__ADS_1
"Tidak ada. Hanya saja aku sangat merindukanmu." Noah kembali mencium kening Yasmin saat ia mengeratkan pelukannya pada wanita itu. Kelakuan Noah hari ini sangat aneh. Tapi Yasmin bukan hanya mempermasalahkan nya dan malah senang. Ia dengan senang hati menggamit lengan Noah dan memberinya ciuman singkat di pipi sebagai balasan.
"Aku juga merindukanmu." Yasmin mengedipkan matanya dua kali saat matanya menatap Noah dengan mata yang cerah bersinar.
Melihat penampilan Yasmin yang manis seperti kelinci kecil, Noah tertegun sejenak.
Sejak ia mengetahui alasan kenapa dia sangat membenci sentuhan dari seorang ibunya dan bahkan menolak bersatu dengan Yasmin, Noah secara khusus pergi menemui psikiater untuk mendiskusikan masalahnya ini. Jadi bukankah sekarang ini waktunya untuk menguji apakah pengobatan dari psikiater mendapatkan hasil yang baik?
Namun suara pintu lift terbuka menarik kembali Noah dari pikirannya yang sudah melayang ke atas ranjang mereka yang hangat. Noah juga tidak memaksakan diri. Saat ini belum waktunya. Mereka masih memiliki banyak hal yang harus diselesaikan terlebih dahulu. Lagipula jika ia memaksakan keinginannya saat ini, mereka hanya bisa menyewa kamar di hotel dan bukan kamar mereka sendiri. Bagaimana bisa melakukannya untuk pertama kali tidak dilakukan di kamar mereka sendiri yang akan mengingatkan mereka pada momen manis itu?
Menghela napas, Noah memimpin Yasmin masuk ke dalam lift. Membawanya ke restoran bintang lima di lantai tiga hotel tersebut.
Lukas yang baru saja tersadar segera mendekati lift yang baru saja tertutup. Melihat jika mereka akan menuju ke lantai tiga.
"Uh.... Ternyata mereka tidak memesan kamar tetapi ke restoran." Gumam Lukas. "Haih...dengan kepribadian Noah itu, aku yakin jika dia tidak akan bisa lebih dari itu. Artinya, aku masih memiliki kesempatan." Lanjutnya mengembalikan semangat nya sebelum berbalik dan kembali masuk ke dalam mobil nya.
Yasmin dan Noah baru sampai di lantai tiga. Evan telah mengatur ruang pribadi untuk kedua majikannya itu. Sedangkan dia sendiri tidak ikut masuk saat keduanya masuk. Ia hanya berkata di depan pintu dan makan makanan an-jingnya. Bosnya itu secara pribadi memgingatkan padanya bahwa saat mereka sampai di ruang pribadi, tidak ada yang boleh datang mengganggu. Tak terkecuali dirinya. Saat itu ia sudah menyadari niat awal bosnya yang sangat aneh akhir-akhir ini.
Saat Yasmin dan Noah masuk, aroma harum masakan yang baru saja dimasak memenuhi udara. Membuat perut Yasmin yang sejak awal sudah lapar tergelitik dan membuat mata beningnya bersinar dengan rakus. Semua yang ada di atas meja adalah makanan kesukaannya.
"Err... apakah ada yang istimewa hari ini?" Yasmin menoleh ke sebelahnya dan bertanya.
__ADS_1
"Tidak ada." Jawab Noah singkat yang seketika menjatuhkan hati Yasmin yang sudah berada di angan-angan.
Namun mendengar ucapan Noah selanjutnya membuat mata bulat Yasmin membelalak tidak percaya.
"Uhuk! Tetapi setiap hari bersamamu adalah yang paling istimewa."
*
*
Menikah Dengan Saingan Mantan Suami #50
Mohon maaf beberapa hari tidak update. Di rumah bergantian sakit. Jadinya tidak fokus menulisnya. ๐
...Terima kasih sudah mampir ๐...
...Jangan lupa Like, vote dan komen ya...๐...
...Follow juga akun Author nya....
...โ๏ธQueen_OKโ๏ธ...
__ADS_1