Menikah Dengan Saingan Mantan Suami

Menikah Dengan Saingan Mantan Suami
Bab 45. Dibawa Ke Jalur Hukum


__ADS_3

"Kamu jangan mengelak lagi. Kamu pasti ingin membalas dendam pada kami kan? Yasmin, sudah aku katakan dengan jelas jika aku sudah tidak mencintaimu. Jadi aku minta kamu melepaskan aku dan juga Marsya. Kamu hanya ingin bahagia. Tapi kamu bukannya menyerah malah menyerang Marsya. Kamu bahkan tidak memiliki belas kasihan pada bayi yang masih berada di dalam kandungan. Kamu adalah wanita yang paling kejam yang pernah aku temui. Aku menyesal pernah menikah denganmu dulu!" Ucap Sammy dengan suara lantang. Membuat semua orang yang ada di sekitar mengalihkan perhatian mereka padanya.


Mendengar semua perkataan Sammy yang ditujukan pada Yasmin, semua orang mulai mengkritik Yasmin. Mereka mulai menuduh dan menghakimi Yasmin dengan kata-kata yang kejam.


"Kamu dengar sendiri. Semua orang juga setuju jika kamu adalah Wanita yang benar-benar kejam." Sammy menyeringai.


"Tuan Sammy tolong jaga bicara anda. Kami faham jika anda tidak dapat menerima goncangan yang mengganggu Anda. Namun, Anda memfitnah nyonya kami seperti itu sudah sangat keterlaluan. Semua orang di toko dapat menjadi saksi bahwa nyonya kami tidak melakukan apapun yang melukai istri anda." Surya menghalangi tatapan tajam mata Sammy yang terus menatap Yasmin dengan tatapan yang mengintimidasi.


"Heh! Semua orang di toko itu pasti sudah kalian suap dengan uang. Aku tahu uang nyonya kalian ini memang banyak. Tetapi aku tidak percaya jika hukum tidak bisa menjeratnya dengan hukuman yang berat setelah semua hal buruk yang telah ia lakukan."


"Jika kamu berani, kita bawa masalah ini ke jalur hukum." Sebuah suara yang magnetis membuat semua orang menoleh ke arah yang sama.


Noah yang sudah berada dalam perjalanan pulang dihubungi oleh Surya yang segera mengatakan kejadian seluruhnya. Lalu dengan cepat pergi ke rumah sakit yang disebutkan oleh Surya untuk menemani Yasmin. Ia yakin jika Yasmin pasti dalam keadaan tertekan saat ini. Namun Noah benar-benar tidak menyangka jika hal pertama yang ia lihat saat tiba di rumah sakit adalah bahwa semua orang sedang menghukumi Yasmin dengan kata-kata yang sangat tidak masuk akal. Apalagi Sammy yang terus mengumbar tuduhan yang membuat semua orang semakin geram.


"Noah. Hiks hiks. Akhirnya kamu datang." Yasmin yang sejak tadi menahan air matanya tidak dapat lagi menahan nya dan menumpahkannya begitu saja saat ia menubruk tubuh tegap Noah yang berjalan ke arahnya.


"Maaf aku datang terlambat." Noah memeluk Yasmin. Mengelus lembut kepala Yasmin dengan penuh cinta.


"Aku tidak melakukannya Noah. Dia... dia mau memukulku lebih dulu." Ucap Yasmin terbata-bata.


"Aku tahu. Aku tahu. Kamu tenang saja, aku akan menyelesaikan masalah ini untukmu. Sekarang kamu duduk dulu. Tenangkan dirimu dulu." Bujuk Noah. Namun Yasmin menolak dan tetap menempel pada Noah.


"Tidak mau. Aku hanya mau sama kamu." Yasmin bukannya melepaskan Noah dan duduk dengan patuh, ia malah semakin mengeratkan pelukannya.


"Baiklah-baiklah. Kamu di sini saja." Ucap Noah pada akhirnya.

__ADS_1


Sammy kesal melihat pemandangan seperti ini. Selama ia menikah dengan Yasmin, wanita itu tidak pernah menunjukkan sisi manjanya di depannya. Sekarang mereka bahkan memamerkan kasih sayang yang menjengkelkan itu!


"Tuan Noah, saya tahu anda memiliki kekuatan untuk membuat Yasmin terbebas dari hukumannya. Namun apakah publik akan menutup mata mereka begitu saja?" Ucap Sammy.


"Huh! Aku ulangi. Jika kamu berani, kita bawa masalah ini ada polisi. Lihat siapa yang sebenarnya bersalah dalam hal ini. Namun jika tuduhan anda tidak terbukti, saya akan menuntut balik anda dengan tuduhan pencemaran nama baik. Apakah anda berani?" Tantang Noah.


"Tidak. Tentu saja tidak. Tapi saya meminta anda berjanji bahwa anda tidak akan ikut campur dengan keputusan polisi nanti."


"Tuan Sammy sepertinya anda terlalu meninggikan saya. Saya bukan siapa-siapa yang bisa mempengaruhi polisi. Apa menurut tuan Sammy polisi dapat dengan mudah dikendalikan dengan harta dan uang?" Noah berkata dengan tegas.


"Baik. Kalau begitu mari kita ke kantor polisi sekarang. Mari kita lihat bagaimana Yasmin akan dihukum karena tindakannya yang sangat jahat." Ucap Sammy berbalik. Berjalan ke luar untuk pergi ke kantor polisi.


"Noah, apa tidak apa-apa meninggalkan Marsya sendiri?" Tanya Yasmin begitu melihat punggung Sammy yang semakin menjauh.


"Baiklah kalau begitu. Aku akan ikut kamu ke kantor polisi."


***


Setelah sampai di kantor polisi, Sammy segera melaporkan kasus itu pada polisi. Ia berbicara panjang lebar mengenai konflik antara ia, Yasmin dan juga Marsya.


"Jadi seperti itu pak polisi. Sekarang saya minta anda untuk segera menangkap Yasmin. Jika dia dibiarkan bebas, saya khawatir dia akan menyakiti orang lain hanya karena tidak senang padanya." Ucap Sammy mengakhiri ceritanya.


"Baik tuan. Laporan anda akan segera kami proses. Untuk itu kami memerlukan waktu untuk memeriksa tempat kejadian perkara dan mengumpulkan barang bukti serta para saksi. Anda tenang saja, kejadian berlangsung di dalam toko yang sedang banyak pengunjung. Kasus ini akan segera kami selesaikan. Jadi kami mohon agar tuan bisa bersabar." Ucap polisi setelah mendengar cerita Sammy.


"Itu tidak perlu." Suara Noah terdengar sebelum Noah masuk ke dalam kantor polisi itu bersama dengan Yasmin, Evan dan juga Surya.

__ADS_1


"Anda adalah..." polisi itu sepertinya ingat jika dia pernah melihat Noah sebelumnya, namun ia lupa siapa Noah itu.


"Saya Noah Grayson. Pemimpin Grayson Grup sekaligus suami Yasmin, yang dituduh sebagai pelaku oleh tuan Sammy." Jawab Noah menjelaskan.


"Oh seperti itu. Baiklah tuan, apa maksud anda mengatakan jika tidak perlu tadi? Apakah ada hubungannya dengan kasus ini?" Polisi itu mengangguk mengerti. Kini ia mengingat bahwa ia pernah melihat Noah di dalam surat kabar dan juga televisi. Polisi itu tidak pernah menyangka jika kasus ini ternyata melibatkan penting.


"Evan, mana salinan rekaman CCTV di tempat kejadian?" Noah menoleh dan bertanya pada Evan yang berdiri di belakang mereka.


"Ini tuan." Evan memberikan salinan rekaman berupa kaset VCD pada Noah.


"Ini adalah salinan rekaman asli dari CCTV toko. Saya rasa dengan hanya bekal rekaman ini sudah dapat membuktikan jika istri saya tidak bersalah." Ucap Noah saat menyerahkan kaset itu pada polisi yang bertugas.


*


*


Menikah Dengan Saingan Mantan Suami #45


...Terima kasih sudah mampir 😘...


...Jangan lupa Like, vote dan komen ya...👍...


...Follow juga akun Author nya....


...☘️Queen_OK☘️...

__ADS_1


__ADS_2