Menikah Dengan Saingan Mantan Suami

Menikah Dengan Saingan Mantan Suami
Bab 55. Bertemu Lukas


__ADS_3

Penampilan Yasmin hari ini terlihat sedikit tidak normal. Meskipun penampilannya terlihat baik dan dia terlihat cantik seperti biasanya, namun gaya berpakaian yang dipilihnya kali ini sangat aneh. Sekarang ini sedang musim panas. Udara di luar panas. Orang-orang akan cenderung memakai pakaian yang tipis dan pendek. Tetapi Yasmin hari ini sepertinya menutupi hampir seluruh tubuhnya. Selain turtle neck yang dikenakannya, dia memakai celana hitam yang menutupi kaki panjangnya sampai ke mata kaki.


Itu semua Karena beberapa tanda cinta disematkan Noah di leher putih Yasmin semalam, hari ini Yasmin memakai gaun dengan gaya turtle neck untuk menutupinya. Meskipun ia sudah mengoleskan foundation untuk menutupi tanda merah yang menawan itu, ia masih khawatir jika foundation luntur dan penyamarannya terbongkar. Semalam Noah bahkan tidak melepaskan kaki Yasmin! Saat Yasmin mandi pagi ini, ia sangat terkejut melihat kakinya yang mulus terlihat seperti macan tutul. Dengan tanda merah dan ungu yang tersebar. Jadi dia hanya bisa menutupinya dengan celana yang panjang.


Surya yang datang menjemputnya mengerutkan alis saat melihatnya.


Melihat tatapan aneh Surya, Yasmin melirik sang pelaku yang berdiri di sampingnya dengan kesal.


"Aku akan memperhatikan lain kali." Ucap Noah lirih. Yasmin menghela napas sebelum masuk ke dalam mobil untuk berangkat ke kantor bersama dengan Surya.


Saat Yasmin turun dari mobil di depan lobi, ia melihat seseorang yang familiar yang tidak dia harapkan ia lihat pagi ini di sini. Lukas berdiri di depan lobi. Memasukkan tangan kirinya ke dalam saku celananya. Sedangkan tangan kanannya memegang ponsel dan menempelkannya ke telinga. Dia hanya berdiri di sana. Namun ia sudah menarik perhatian semua orang yang akan memasuki kantor itu dengan penampilannya yang memikat.


"Yasmin, kamu sudah datang?" Lukas yang sudah sejak tadi menunggu Yasmin mengangkat kepalanya dan menatap Yasmin. Berjalan perlahan ke arah wanita yang menatapnya bingung itu.


"Ya. Ada apa? Apa kakak Lukas mencariku?" Tanya Yasmin ingin tahu.


"Ya. Ada yang perlu aku bicarakan denganmu." Jawab Lukas serius. Ia menatap Yasmin tanpa mengalihkan pandangannya.


"Ada apa?"


"Bisakah aku meminta waktu sedikit? Masalah ini tidak bisa dibicarakan di sini." Lukas melirik Surya yang berjalan ke arah mereka dengan waspada. Surya sudah lama mengikuti Noah dan tahu jika Lukas ini bukanlah orang yang baik. Meskipun Lukas sudah lama tidak kembali, Setidaknya di masa lalu Lukas adalah orang yang selalu berusaha untuk membuat masalah untuk Noah. Kali ini apa yang direncanakan nya dengan menemui nyonya mereka?


Yasmin juga menyadari arah pandangan Lukas dan menoleh. Apa yang ada di hati Surya bahwa pria itu tidak menyukai keberadaan Lukas terlihat dengan jelas. Di wajahnya seperti tertulis bahwa dia sangat membenci Lukas. Yasmin menatapnya tanpa daya. Setelah bergaul dengan Surya cukup lama, ia mengetahui jika Surya selain dapat melakukan pekerjaan apapun, dia juga sangat setia pada Noah.


Yasmin berpikir sejenak. Lalu menjawab setelah melihat jam tangannya. Masih ada beberapa waktu sebelum jam kantor dimulai.


"Kalau begitu bagaimana jika kita bicara di kafe depan?"


"Oke." Lukas bersenandung. Lalu berjalan mendekati Yasmin. Berhenti di samping wanita itu dan menunggu untuk berjalan bersama.

__ADS_1


Sebagai asisten Yasmin, Surya mengikuti dengan patuh di belakang Yasmin. Dia bertekad untuk mengikuti Yasmin dan Lukas sampai jarak yang paling dekat dengan mereka. Takut jika Lukas akan mencelakai Yasmin di bawah pengawasannya.


"Sekarang bisakah kak Lukas mengatakannya?" Yasmin mendesak tidak sabar. Dia masih harus bekerja.


"Yasmin, aku tahu pernikahanmu dengan Noah bukanlah pernikahan karena cinta kan? Katakan padaku, apakah Noah memaksamu." Tanya Lukas tanpa basa-basi.


Yasmin mengernyitkan alisnya saat mendengar pertanyaan Lukas.


"Aku mengenal sepupuku itu dengan baik. Aku yakin Dia pasti mengancammu kan? Jangan khawatir aku akan menolong mu." Sambung Lukas setelah melihat jika


"Apa maksud kak Lukas mengatakan semua ini?" Tanya Yasmin curiga. Memicingkan matanya menatap Lukas.


"Yasmin, aku hanya ingin kamu tahu bahwa aku sudah lama mencintaimu. Sejak kita berada di kampus, aku sudah memperhatikan mu. Jadi jika kamu ingin meninggalkan Noah, katakan saja padaku dan aku akan dengan senang hati membantumu."


Mendengar jawaban Lukas, tentu saja Yasmin akan sangat terkejut.


Di masa lalu antara dia dan Lukas tidak pernah ada apa-apa. Keduanya mungkin hanya sebatas mengetahui nama. Yasmin bahkan khawatir jika kemungkinan hanya dia yang mengetahui nama pihak lain sedangkan pihak lain tidak mengetahui namanya. Yasmin mengetahui nama Lukas karena laki-laki itu memang terkenal di kampus dan menjadi idola para wanita. Tentu saja dia tahu. Tetapi dirinya hanyalah seorang mahasiswi biasa yang tidak menonjol. Dia lebih sering mengurung diri di perpustakaan daripada bergaul dengan mahasiswa lainnya. Jadi bagaimana dia bisa mengaku bahwa dia telah menyukainya sejak lama? Ini pasti bohong kan?


"Aku paling mengenal sepupuku itu. Dia pasti hanya ingin mempermainkamu saja. Dia bahkan tidak dapat menyentuh wanita. Apa kamu benar-benar bersedia menjadi janda seumur hidup untuk menunggunya?"


"Ah?! Tapi aku rasa tidak begitu." Yasmin terkejut. Bagaimana bisa Lukas membicarakan Noah seperti itu?


"Yasmin kamu sudah pernah menikah sebelumnya. Setelah tidak disentuh oleh laki-laki, aku yakin kamu pasti merindukan sentuhan laki-laki. Noah tidak bisa melakukannya. Tapi jika kamu menikah denganku, aku pasti akan menyenangkanmu." Ucap Lukas semakin blak-blakan.


Yasmin merasa jijik mendengar apa yang dikatakan Lukas padanya. Apakah di matanya dia begitu rendah?


"Anda terlalu jauh. Sebelumnya saya masih menghormati anda karena senioritas. Namun sekarang setelah anda mengatakan begitu banyak hal yang menjijikkan, saya juga tidak akan sungkan. Tuan Lukas, saya tidak mengetahui motif anda, namun saya dapat memastikan jika antara saya dengan suami saya, Noah tidak ada hubungannya dengan anda. Dan masalah ranjang kami berdua juga tidak perlu anda untuk mengomentari. Namun saya dapat mengatakan bahwa saya sangat puas dengan pelayanan suami saya di atas ranjang. Lihat pakaian yang saya kenakan hari ini. Itu karena semalam kami bermain hingga lupa diri. Membuat banyak tanda cinta yang sulit ditutupi dengan cara yang biasa. Memangnya jika tidak untuk menutupi ******-****** itu. Mengapa saya harus menutup rapat tubuh saya di hari yang begitu panas seperti ini. Kaki saya juga dibuat seperti jeli ketika kami melakukannya. Saya rasa saya tidak perlu menjelaskannya secara langsung kan?" Ucap Yasmin dingin.


Lukas menatap Yasmin lama untuk mengetahui kebohongan dari kata-katanya, namun dia tidak melihatnya. Lalu dia memperhatikan lehernya yang tertutupi oleh kerah tinggi itu. Dia memang melihat sesuatu yang sedikit terlihat di bawah telinganya. Itu....

__ADS_1


"Anggap saja aku percaya. Tapi aku kesini bukan hanya untuk mengatakan ini." Ucap Lukas acuh. Ia menatap Yasmin dengan serius.


Yasmin tidak mengatakan apa-apa tetapi balas membalas tatapan Lukas tanpa takut.


"Aku akan menguasai Grayson Grup dan menggantikan posisi Noah. Aku tahu kamu mungkin tidak akan percaya. Tapi aku memiliki bukti." Lukas mengeluarkan berkas dari dalam tas kerjanya dan meletakkannya di atas meja untuk dilihat Yasmin.


"Heh! Apakah anda tidak takut jika saya akan mengacaukan rencana anda jika saya mengetahui rencana anda?" Yasmin melirik sebentar dan mencibir.


"Tidak. Karena aku yakin kamu bukanlah orang bodoh yang akan memilih Noah yang tidak bisa apa-apa itu daripada bersamaku."


"Kalau begitu sepertinya anda terlalu memandang tinggi saya. Bagaimana jika saya memang orang bodoh yang akan memilih Noah yang menurut anda tidak bisa apa-apa itu?" Jawab Yasmin teguh. Ia menatap Lukas dengan senyum mengejek.


"..." Lukas tertegun. Menatap Yasmin dengan tidak percaya.


"Baiklah. Aku rasa tidak ada lagi yang perlu dibicarakan. Saya juga masih harus bekerja dengan giat." Yasmin melihat jam tangannya dan berdiri. Lalu tanpa menunggu jawaban pihak lain ia telah berbalik dan berjalan menjauh.


"Tunggu!" Yasmin menghentikan langkahnya saat mendengar suara Lukas. "Aku yakin kamu akan berubah pikiran nanti. Aku akan menunggu mu untuk memohon padaku nanti." Lanjut Lukas percaya diri.


"Kalau begitu tunggu saja sampai anda mati." Yasmin menawan tanpa berbalik. Dan setelah menyelesaikan bagiannya, ia melanjutkan langkahnya tanpa berhenti maupun menoleh ke belakang lagi.


*


*


Menikah Dengan Saingan Mantan Suami #55


...Terima kasih sudah mampir 😘...


...Jangan lupa Like, vote dan komen ya...👍...

__ADS_1


...Follow juga akun Author nya....


...☘️Queen_OK☘️...


__ADS_2