Menikah Dengan Saingan Mantan Suami

Menikah Dengan Saingan Mantan Suami
Bab 27. Pergi Ke Kantor Noah


__ADS_3

Siang ini di dapur toko kue Yasmin ada bau yang berbeda. Biasanya pada jam sibuk seperti ini hanya akan tercium aroma harum manis dari roti-roti yang baru diangkat dari oven. Namun hari ini aroma yang tercium jauh lebih beragam. Itu karen Yasmin yang sedang memasak makan siang untuk Noah. Hari ini Noah tiba-tiba saja memintanya datang untuk membawakan makan siang untuknya.


Aroma-aroma masakan itu memang tidak sampai di toko roti bagian depan karena aroma-aroma itu masih kalah dengan aroma roti di toko, namun di dapur, aroma itu menari-nari membuat para karyawan yang masuk ke dapur mengendus-enduskan hidung mereka.


Setelah selesai memasak semuanya, Yasmin memasukkannya ke dalam kotak makan yang sudah ia sediakan. Setelah memastikan semuanya sudah siap, ia juga segera berkemas.


"Di dapur masih ada cukup makanan. Kalian bergantian lah makan ya." Ucap Yasmin saat ia hendak beranjak dari dapur.


"Widih, kami juga ikut dapat bagian Bu bos?" Ana yang berada di dapur untuk mengambil kue berseru senang.


"Hmm. Aku masak cukup banyak."


"Waah...senangnya bisa merasakan masakan Bu bos." Rani yang juga berada di dapur juga berkomentar.


"Hari ini sepertinya kita sudah bisa berbangga, makan siang kita kali ini sama dengan yang dimakan pak bos."


"Kalian ini ada-ada saja. Hanya makan siang saja sampai heboh." Yasmin menggelengkan kepalanya.


"Tentu saja dong Bu Yasmin. Siapa tahu sekarang ini bisa makan makanan yang sama dengan pak bos, di masa depan kami juga bisa sukses seperti pak bos."


"Aamiin..." Semua orang yang ada di dapur mengaminkan doa Susi yang tulus.


"Baiklah kalau begitu aku akan bersiap dulu. Kalian jangan lupa makan nanti." Yasmin mengambil kotak makanannya.


"Tentu saja Bu bos!"


"Semangat Bu Yasmin! Taklukkan pak bos dengan makan siang romantis."


"Kalian ini suka sekali menggoda ya!" Ucap Yasmin sebelum dia benar-benar keluar dari dapur.

__ADS_1


Setelah berkendara selama lima belas menit, Yasmin sudah sampai di depan gedung megah kantor Noah. Yasmin belum pernah datang ke sana sebelumnya, jadi masih belum ada orang yang mengenalinya. Saat ia masuk dengan membawa kotak makanan, seorang security menghentikannya.


"Mohon tunggu sebentar nona, apa ada yang bisa saya bantu?" Security itu bertanya dengan ramah.


"Saya di sini untuk mengantarkan makanan untuk suami saya." Jawab Yasmin menunjukan kotak makanan yang dibawanya.


"Maaf nona, kalau boleh tahu suami nona bekerja di bagian mana?"


"Suami saya..."


"Nyonya, tuan mengutus saya kemari untuk menjemput anda." Evan datang terburu-buru dari luar dan menghampiri Yasmin. "Nyonya, maaf saya datang terlambat dan membuat nyonya tidak nyaman." Lanjut Evan khawatir jika Yasmin akan mempermasalahkan nya.


"Tidak apa-apa."


"Kamu! masih tidak meminta maaf?" Evan menoleh dan memelototi security yang saat ini berwajah pucat. Dapat membuat Evan yang merupakan sekretaris utama presdir mereka datang dan menyambutnya dengan hormat, pasti memiliki status yang sama sekali tidak dapat dianggap remeh. Apalagi sampai Evan memanggilnya nyonya, jangan-jangan ini adalah nyonya Grayson. Istri tuan.... Jika nyonya tidak terima atas perlakuannya barusan, dia pasti akan habis kali ini.


"Sudah sudah. Tidak apa-apa. Tidak perlu sampai seperti itu. Cepat bangun." Yasmin berkata dengan panik. Namun security itu masih tidak dapat melepaskan kekhawatirannya dan masih enggan bangun. Dan masih memohon maaf padanya.


"Nyonya maafkan saya. Tolong jangan pecat saya."


"Tolong jangan seperti itu. Cepatlah bangun. Tidak ada yang akan memecatmu. Jika kamu tidak segera bangun, kamu malah akan kehilangan pekerjaanmu." Ancam Yasmin setelah melihat security itu masih tidak mau bangun. Apa yang dilakukannya berhasil, dengan ancamannya security itu akhirnya mau bangun.


"Masih tidak berterima kasih?" Evan berbicara dengan galak.


"Evan cukup! Sekarang lebih baik bawa aku menemui Noah atau makananku akan dingin nanti." Yasmin menyela. Ia sangat tidak nyaman sekarang.


"Baik nyonya." Evan segera kembali dengan wajah hormatnya.


"Terima kasih nyonya. Terima kasih." Security itu berterima kasih sambil membungkukkan badannya berkali-kali hingga Yasmin dan Evan menghilang di dalam gedung.

__ADS_1


Dengan Evan bersamanya, tidak ada lagi orang yang menghalangi Yasmin. Bahkan setiap kali mereka berpapasan, mereka akan memberi hormat. Mereka memang belum mengenali Yasmin, namun melihat jika Yasmin berjalan di depan Evan, status Evan bahkan masih tidak dapat menandingi status Yasmin. Lalu mereka melihat kotak makan siang di tangan Yasmin, mereka dengan cepat mengenali Yasmin adalah istri dari tuan Presdir mereka yang baru menikah.


Kejadian di depan pintu masuk segera tersebar dengan cepat. Mereka semua memuji Yasmin yang dengan murah hati memaafkan security yang telah menghentikannya. Sebagian lagi memuji kecantikan Yasmin yang terlihat berkharisma dan semua orang tidak ada yang tidak setuju jika Yasmin memang pasangan yang sangat sempurna dengan Noah.


Sementara gosip mengenai Yasmin menyebar cepat di kalangan karyawan di kantor Noah, Yasmin yang sudah sampai di ruangan Noah tidak mengetahui apa yang terjadi. Dia saat ini sedang sibuk mengeluarkan makanan yang dibawanya ke atas meja. Menatanya di atas piring. Noah menunggu dengan tenang di sampingnya.


"Evan, aku membawa cukup banyak makanan. Makanlah bersama kami." Ucap Yasmin saat melihat Evan yang akan kaluar setelah mengambilkan minuman untuknya dan Noah.


Evan melirik Noah yang terlihat cuek di permukaan. Namun setelah mengikuti Noah sejak lama, Evan mengetahui bahwa jika ekspresi Noah yang seperti ini justru malah lebih berbahaya dari Noah yang langsung marah di permukaan.


"Tidak nyonya. Saya sudah memesan makanan di ruangan saya sendiri. Kalau begitu saya permisi." Evan segera keluar dengan cepat. Tidak memberikan kesempatan untuk Yasmin menyelanya.


"Ada dengannya? Apakah masakanku tidak sesuai dengan seleranya?" Gumam Yasmin melihat Evan yang kabur seperti telah melihat hantu.


"Jangan pedulikan dia. Bukan masakanmu yang tidak sesuai dengan seleranya, tapi dia yang tidak sesuai dengan masakanmu." Ucap Noah datar. Ia puas setelah melihat Evan pergi. Yasmin adalah istrinya. Juga memasak makanan untuknya. Atas dasar apa Evan ikut memakan makanan yang dimasak oleh Yasmin untuk nya?


*


*


Menikah Dengan Saingan Mantan Suami #27


...Terima kasih sudah mampir 😘...


...Jangan lupa Like, vote dan komen ya...👍...


...Follow juga akun Author nya....


...☘️Queen_OK☘️...

__ADS_1


__ADS_2