Menikah Dengan Saingan Mantan Suami

Menikah Dengan Saingan Mantan Suami
Bab 46. Membuat Sammy Menyerah


__ADS_3

Di dalam CCTV terekam dengan jelas bagaimana Marsya yang sedang marah-marah pada awalnya. Lalu Yasmin datang tidak lama kemudian dan terlibat beberapa percakapan dengan Marsya. Dalam rekaman CCTV terlihat dengan jelas bahwa wajah Yasmin sejak awal terlihat datar. Tidak terlihat emosi dan amarah sama sekali, sebaliknya justru Marsya lah yang terlihat emosi sejak awal. Tangan wanita itu bahkan beberapa kali menunjuk-nunjuk ke arah Yasmin.


Lalu tanpa diduga, tiba-tiba saja Marsya terlihat menerjang Yasmin dengan kekuatan penuh. Namun dengan tepat waktu Yasmin menghindar. Jika pada saat itu Yasmin tidak menghindar, pukulan Marsya pasti akan mengenainya. Karena Yasmin menghindar, Marsya yang tidak sempat menghentikan gerakannya kehilangan kendali atas dirinya dan terjatuh. Sayangnya bagian perutnya yang buncit justru terbentur terlebih dahulu. Marsya kehilangan kesadarannya langsung begitu ia jatuh. Darahpun terlihat menggenang tak lama kemudian.


Semua orang terlihat terkejut sekaligus panik. Lalu Yasmin berbicara pada Surya yang segera mengangkat Marsya dan membawanya pergi. Dalam rekaman dari bagian luar toko terlihat jika Surya dan Yasmin masuk ke dalam mobil Yasmin dan pergi dari sana. Sudah dapat ditebak jika tujuan mereka selanjutnya adalah rumah sakit.


Dari rekaman CCTV dengan jelas terlihat memang Marsya jatuh karena kesalahannya sendiri. Sementara Yasmin hanya melakukan tindakan penyelamatan diri.


"Dari rekaman CCTV ini dapat diketahui jika korban jatuh atas kelalaiannya sendiri. Tidak terbukti jika nyonya Grayson yang melakukan tindakan apapun padanya." Ucap polisi saat rekaman itu selesai ditonton.


"Di dalam rekaman tadi keduanya terlibat percakapan. Aku mengenal istriku yang tidak mungkin marah tanpa sebab. Tapi di dalam rekaman sejak awal hingga akhir istriku terlihat marah. Dia adalah wanita hamil, kenapa dengan sengaja beberapa orang malah terus memprovokasi dia dan membuatnya marah? Ini pasti ada unsur kesengajaan."


Sammy tidak mau menerima kekalahannya. Bagaimana pun juga, dia harus menghukum Yasmin hari ini. Lalu dia akan menunggu Noah datang padanya dan memohon untuk membebaskan Yasmin. Dengan begitu dia akan bisa meminta apapun pada laki-laki itu, mungkin beberapa persen saham di dalam Grayson Grup. Dia baru akan hidup dengan tenang selama beberapa generasi.


"Tidak akan marah tanpa sebab? Tuan Sammy, apa anda benar-benar mengenal istri anda dengan baik? Hanya beberapa bulan saya mengenalnya, sudah berapa kali dia marah-marah di depan umum?" Noah tidak menyangka Sammy masih akan berkelit. Istrinya tidak pernah marah tanpa sebab apa? Siapa yang akan percaya omong kosong seperti itu?


"Pak polisi, kami masih memiliki saksi yang berada di lokasi kejadian. Semuanya adalah orang yang terlihat di dalam rekaman CCTV tadi. Terdiri dari pelanggan toko dan juga pegawai toko." Evan berkata seraya menghubungi orangnya untuk membawa masuk semua orang yang berhasil mereka temukan.


Hanya berselang beberapa menit, beberapa orang masuk dan memenuhi ruangan pemeriksaan. Dua Polisi yang bertugas menerima laporan kasus itu melihat ini dan kepala mereka mulai berdenyut. Untuk apa semua orang datang? Saksi yang dibutuhkan beberapa orang saja sudah cukup.


"Ini semua adalah orang-orang yang berada di tempat kejadian. Pak polisi, mereka dapat memberikan kesaksian mereka tentang bagaimana kejadian tadi terjadi."


Lalu polisi memindai semua orang dan menemukan Rani yang terlihat dimarahi oleh Marsya ada awalnya.

__ADS_1


"Bukankah kamu yang melayani korban tadi sore? Apa yang membuatnya marah?" Tanya polisi itu pada Rani.


"Tadi nyonya itu datang untuk memberi roti, namun roti yang diinginkannya sudah habis. Namun saat melihat roti yang dia inginkan ada di etalase, dia segera marah dan menuduh saya berbohong. Roti itu memang ada tetapi semuanya sudah dipesan dan menunggu pembeli nya. Saya sudah menjelaskan tetapi nyonya itu terus marah dan membuat keributan." Jawab Rani dengan jelas.


"Apakah ada yang bisa memberi kesaksian tentang pernyataan ini?" Polisi itu memindai semua orang yang datang untuk memberikan saksi.


"Itu benar pak. Kami semua melihatnya. Lalu Bu Yasmin ini datang. Entah kenapa wanita itu malah marah setelah melihat Bu Yasmin. Bahkan setelah Bu Yasmin mengatakan padanya bahwa dia akan memberikan roti itu padanya, dia malah semakin marah dan mengatakan jika Bu Yasmin menghinanya."


"Ya pak polisi. Memang seperti itu kejadiannya." Satu persatu orang-orang membenarkan.


"Baiklah kalau begitu. Karena sudah jelas, korban memang terluka karena kelalaiannya sendiri dan tidak ada hubungannya dengan nyonya Grayson." Polisi itu memutuskan.


"Tidak bisa. Mereka dibawa oleh pihak Yasmin. Mereka pasti sudah mengatur agar mereka memberikan kesaksian yang tidak benar." Sammy berkata dengan marah.


"Baiklah. Kalau begitu sudah dapat dipastikan jika nyonya Grayson tidak bersalah."


"Ini tidak bisa. Saya ingin kasus ini diselidiki sampai tuntas."


"Tuan Sammy, kami mengerti anda pasti terluka atas kejadian yang menimpa istri anda. Namun ini adalah musibah yang tidak dapat disangka. Namun Anda tidak dapat memaksa orang lain yang tidak bersalah disalahkan atas kesalahan istri anda sendiri untuk melampiaskan amarah. Kami juga memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan, jadi kami mohon untuk tidak lagi memperpanjang masalah ini karena bagaimana pun nantinya, masalah ini tetap sama bahwa nyonya Grayson tidak bersalah." Ucap Polisi dengan tegas.


Dengan ucapan tegas polisi, Sammy mengurungkan niatnya. Apalagi di dalam CCTV memang terlihat jelas bahwa Yasmin memang tidak bersalah. Ditambah dengan kesaksian beberapa orang yang datang itu. Tidak ada gunanya untuk terus memaksakan kehendaknya. Jika tidak, keadaan mungkin akan menjadi semakin buruk. Pikirkan saja Noah, dia tidak akan membiarkan dirinya terus mendesak Yasmin. Hasil yang didapatkan tidak akan sepadan dengan resiko yang harus dia tanggung. Jadi dengan kesal Sammy berdiri dari kursinya. Mendorongnya hingga jatuh ke lantai dan segera pergi keluar dari ruangan itu di bawah tatapan semua orang .


"Kalau begitu pak polisi, karena semuanya sudah jelas kami akan pamit. Terima kasih atas kerja keras anda." Evan mewakili Noah dan yang lainnya untuk segera pergi mengulurkan tangannya untuk menjabat tangan polisi itu.

__ADS_1


"Sama-sama tuan. Sudah menjadi tugas kami untuk melindungi masyarakat. Apalagi nyonya Grayson memang tidak bersalah." Polisi itu menjabat dengan senang Hati. Kapan lagi dia bisa bertemu dengan orang penting seperti Noah.


"Sebagai ucapan terima kasih kami, kami akan segera mengirimkan hadiah sebagai bentuk ketulusan." Lanjut Evan.


"Ini sepertinya tidak pantas tuan. Jika ada orang yang melihatnya, mereka mungkin akan menyalahgunakan hal ini untuk menyakiti orang lain." Tolak polisi itu dengan bijaksana.


Evan melirik Noah sebelum ia menyerah. "Baiklah kalau begitu. Jika ada sesuatu yang bisa kami bantu, jangan sungkan memberitahu."


"Tentu." Polisi itu tersenyum puas. Lalu menggoyang genggaman tangan mereka.


*


*


Menikah Dengan Saingan Mantan Suami #46


Terima kasih sudah mampir 😘


Jangan lupa Like, vote dan komen ya...👍


Follow juga akun Author nya.


☘️Queen_OK☘️

__ADS_1


__ADS_2