Menikahi Calon Kakak IparKu

Menikahi Calon Kakak IparKu
Malam Yang Syahdu


__ADS_3

๐ŸŒบ๐ŸŒบ*Saat Aku dan Kamu menjadi Kita...


* Haidar Permana*,,


Lalu...


Aku menjeda sejenak pagutanku memberi kesempatan untuk kami meraup pasokan oksigen yang hampir menipis sebanyak mungkin.


Kening kami saling menyatu dengan nafas yang masih memburu dan tersengal.


" I Love You Aisyah. I Love You So much." Tungkasku seraya mengusap bibir Aisyah yang basah dengan ibu jariku.


Aisyah mengulum senyum dan balas mengucapkan tiga kata sakti itu. " I Love You too Haidar, Suamiku, Imam ku."


Tak lama bibir kami kembali saling memagut dengan panasnya. Mencurahkan segala rasa yang membuncah didada. Akhirnya aku bisa menyatakan perasaan ku pada Aisyah. Dan lebih membahagiakan lagi, jika Aisyah memiliki perasaan yang sama terhadapku.


Jadi, bisa aku simpulkan kalau mulai detik ini hanya Aisyah wanita satu-satunya dalam hidupku. Meskipun aku terlambat menyadari bahwa aku benar-benar sudah jatuh cinta pada mantan calon Kakak ipar ku sendiri. Yang mendadak menjadi istriku.


Aku berbisik ditelinga istri cantik ku ini. " Apa kamu benar-benar sudah siap sayang? Kali ini kita tidak bisa mundur lagi, untuk melangkah ketahap berikutnya kamu dan aku perlu melaksanakan kewajiban ini. Aku harap, setelah ini kita bisa saling lebih mencintai satu sama lain. Sampai usia kita menua dan Jannah menyapa." Ku kecup bagian belakang telinga Aisyah, kuhirup dalam aroma tubuh yang kini menjadi candu bagiku.


Aisyah hanya mengangguk dan mengeratkan pelukannya sambil berkata. " InsyaAllah aku sudah siap Dar. Bukankah ini salah satu ibadah kita dalam menggapai ridho-Nya. Menjalani hubungan pernikahan, saling mencintai dan mengasihi satu sama lain. Sebagai istri aku akan menyerahkan seluruh jiwa raga ku hanya untuk suami ku."


Perlahan aku merebahkan tubuh mungil Aisyah yang malam ini hanya mengenakan gaun malam sexy pemberian Umi.


Kubelai sisi wajahnya yang semakin terlihat cantik menurut ku. Aisyah memejamkan matanya sesekali ia mendesah saat tanganku mulai meraba sisi-sisi sensitifnya.

__ADS_1


Desahannya membuat otakku semakin tak terkendali. Kulepas perlahan gaun malam yang masih menutupi tubuh polos Istriku itu.


Pun begitu juga diriku, yang tak menunggu lama lagi untuk menanggalkan semua pakaian yang menempel ditubuh ku.


Beberapa saat kemudian kamipun sudah polos benar-benar tanpa sehelai benangpun menutupi tubuh kami.


Dan...


Malam ini menjadi malam pertama kami setelah kami menjalani kehidupan rumah tangga selama empat bulan.


Kami berdua semakin larut dan terhanyut dalam suatu rasa yang membuat kami saling mendamba satu sama lain. Bergelung dalam pergumulan hangat yang melenakan. Berpacu seiringan untuk mencapai puncak klimaks yang ber namakan Surga Dunia.


***


" Ini sudah menjadi kewajiban ku sebagai seorang istri. Melayani suami dengan sebaik-baiknya. Menyenangkan hati suami merupakan ibadah yang sangat besar pahalanya. Jadi, semua yang aku lakukan semata-mata hanya mengharap ridho Allah. Suamiku, Haidar Permana. cup!" Hatiku menghangat mendengar perkataan Aisyah. Dan tak kusangka jika ia mulai berani mencium ku lebih dulu.


" Waah... ada yang mulai berani cium- cium nih? " Godaku sambil menaik turunkan alisku.


Aisyah tersipu lantas ia mencubit perut ku. " Apaan sih, kamu itu seneng banget ya godain istrinya." Aisyah mencebik dan terlihat begitu menggemaskan.


" Ya kan godain istri sendiri ngga dosa sayang, kecuali godain istri orang. Itu baru ngga boleh. Iya nggak? hm?" Kupeluk tubuhnya kembali dan kugesek-gesekkan hidung ku keceruk lehernya yang putih. Membuat Aisyah merasa kegelian.


Aku dan Aisyah kembali bergelung diatas ranjang. Setelah beberapa saat menjedanya.


Baru kali ini kami merasakan nikmatnya bercinta, rasanya aku ingin terus mengulanginya lagi dan lagi dengan Aisyah.

__ADS_1


Ya...meski pada awalnya Aisyah menolak, sebab katanya masih terasa nyeri dan agak ngilu.


Tapi bukan Haidar namanya, jika tidak bisa merayunya. Kegiatan panas kami berlangsung cukup lama dan betul-betul membuat ku seolah lupa diri.


Tak lupa kupanjatkan doa didalam hati. Bersyukur kepada Ilahi, yang mana telah memberikan ku jodoh sebaik Aisyah.


Nampaknya malam ini akan menjadi malam terpanjang kami. Dimana aku akan membuat Aisyah mendesah sepanjang malam.


Sungguh malam yang syahdu.


Nikmat mana lagi yang akan engkau dustakan Haidar. Batinku.


_


_


_


_


**Jangan lupa pencet gambar jempolnya ea... Biasakan untuk komentar donk... Biar aku jadi lebih tau kalo kalian sebenarnya seberapa gereget nya ama cerita ini.


Terimakasih buat yang sudah mampir dan memberi dukungan nya ๐Ÿ™ ๐Ÿค—


Salam sayang dari akyuu ๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜**

__ADS_1


__ADS_2