MENIKAHI CUCU BILLIONER

MENIKAHI CUCU BILLIONER
JANGAN PANDANG DARI CASING


__ADS_3

"Yah... sudah tutup, padahal aku ingin makan disitu", ucap Shinta saat melihat sebuah resto mewah.


"Jika disini, tempat makan yang bukanya sampai pagi adalah para pedagang yang jualannya di emperan atau di kaki lima", ucap Satya.


"Aku nggak mau ditempat seperti itu Bay, nggak higienis dan pastinya nggak enak dan nggak nyaman", ucap Shinta.


Bayu hanya diam, ternyata disituasi terdesak seperti inipun Shinta masih bisa sombong memilih- milih tempat makan.


Mereka sudah mengelilingi banyak tempat namun Shinta belum juga mendapatkan tempat makan yang pas sesuai seleranya, Bayu yang masih kepikiran dengan motornya yang hilang juga segan terhadap Pak security karena terlalu lama meminjam motornya tidak lagi mempedulikan kemauan Shinta.


Bayu menghentikan laju motor tepat di depan pedagang bakso kaki lima, aroma kuah bakso mengundang selera makan Bayu dan ramainya pengunjung membuatnya semakin penasaran, ingin segera mencicipi makanan di sana.


Sementara Shinta yang tidak suka makan ditempat seperti itu marah ketika Bayu menarik tangannya, mengajaknya duduk di bangku yang kosong pengunjung.


Tanpa menghiraukan omelan Shinta, Bayu segera memesan dua mangkok bakso komplit dengan bakso besar isian dalamnya telur.


Hanya menunggu sekitar sepuluh menit, bakso pesanan Bayu pun sudah terhidang. Bayu meletakkan semangkok bakso di hadapan Shinta, lalu berkata", Makanlah, nanti kamu sakit."


Setelah menawarkan bakso kepada Shinta namun tidak mendapat tanggapan, Bayu segera melahap bakso di hadapannya tanpa memandang sedikitpun kepada Shinta.


Mangkok di hadapan Bayu nyaris kosong yang tersisa hanya sedikit kuah saja, kemudian Bayu berkata", Ayo cepat makanlah nanti kamu menyesal, baru kali ini aku makan bakso seenak ini. Jika kamu tidak mau makan, ya sudah kita disini saja sampai besok pagi sambil menunggu tempat makan yang kamu inginkan buka kembali."


Shinta yang sejak tadi masih bertahan dengan egonya, mendengar Bayu akan tetap tinggal di tempat itu sampai pagi segera menarik mangkok baksonya dan mulai mencicipinya. Sejenak ia berhenti, merasakan nikmatnya bakso itu, ternyata benar yang di bilang Bayu, bakso itu sangat enak, pantas saja pengunjungnya ramai dan silih berganti.


Tanpa malu lagi Shinta segera melahapnya hingga ludes. Bayu yang melihatnya pun tersenyum, lalu berkata," Makanya kita jangan selalu memandang sesuatu itu dari casingnya saja, belum tentu makanan dari hotel bintang lima itu lebih enak dari makanan yang ada di kaki lima dan soal kebersihan kamu boleh lihat mereka juga tidak kalah bersih dengan yang mangkal di toko", ucap Bayu sambil menunjuk ke sekelilingnya.


Shinta akhirnya sadar penilaiannya terhadap pedagang kaki lima selama ini salah, ia pun tersenyum malu sambil meminta maaf kepada Bayu karena telah menyusahkannya harus berkeliling kesana-kemari mencari tempat makan sesuai seleranya.

__ADS_1


Mereka akhirnya memutuskan untuk kembali, karena sudah terlalu lama pergi meninggalkan sang Kakek.


Setibanya di rumah sakit, Bayu langsung mengembalikan sepeda motor yang dipinjamnya, kemudian mereka menuju ke ruangan Kakek. Di sana terlihat Suster Chyntia baru saja keluar, suster ingin menyampaikan bahwa Kakek tadi mencari mereka dan menyampaikan kabar dari dokter Artha bahwa besok kakek sudah di perbolehkan pulang.


Shinta mengucapkan terimakasih kepada Suster Chintya, ia bersyukur kondisi Kakek sudah stabil dengan begitu ia bisa aktif kuliah kembali dan bisa pergi mencari Irfan untuk meluruskan masalah.


Sementara Bayu sebentar lagi tugasnya selesai, ia belum tahu apakah perjodohannya dengan Shinta nantinya berhasil atau tidak. Jika berhasil ia akan memperjuangkan cinta Shinta dan selamanya akan melindungi keluarganya, jika gagal harapannya hanya ingin bisa tetap menjadi sahabat dan juga keluarga bagi kakek.


Bayu dan Shinta memutuskan untuk beristirahat, mereka duduk di tempat biasa menunggu lalu tidur sejenak sambil menunggu datangnya Subuh.


Seperti biasa mereka melaksanakan kewajiban sholat subuh di mushollah lalu sarapan di kantin dan kembali lagi ke rumah sakit sambil menunggu kedatangan dokter Artha.


Shinta dan Bayu telah membereskan barang-barang sebelum dokter Artha tiba dan Suster Chyntia pun menghampiri mereka lalu berkata," Wah saya bakal kesepian nih, pasien baik dan teman baik seperti kalian sudah akan pergi, susah mendapatkan teman baik seperti kalian lagi", ucapnya sambil tertawa.


"Kita masih bisa tetap jadi teman baik kok Sus, Suster mainlah ke rumah, rumah kami terbuka lebar buat Suster", ucap Shinta.


"Iya Sus, mainlah ke rumah, jika saya punya cucu laki-laki pasti suster akan saya jadikan cucu menantu", ucap Kakek serius.


Saking asyiknya mengobrol, mereka tidak menyadari kehadiran Dokter Artha di sana. Dokter berdehem sembari tersenyum, beliau senang melihat Kakek telah sembuh dan ikut bersenda gurau denngan cucunya.


Kemudian Suster Chintya menyapa Dokter Artha, "Selamat pagi Dok, Kakek telah siap untuk pulang, semua administrasi rumah sakit sudah dibereskan tinggal menunggu resep obat dari dokter yang untuk di bawa pulang."


Dokter Artha pun menjawab," Selamat pagi juga Sus, ini sudah saya buatkan resepnya. Kalian tinggal menebusnya diapotik, namun jangan lupa minggu depan masih harus kontrol", ucap Dokter Artha sembari menyerahkan selembar kertas resep kepada Bayu.


Kakek, Bayu dan juga Shinta mengucapkan terimakasih kepada Dokter Artha dan juga Suster Chintya. Kemudian Bayu dan Shinta pergi menebus obat, sementara Suster Chyntia mengambil kursi roda untuk membawa Kakek keluar dari ruangan menuju parkiran.


Sopir kantor kakek sudah datang menjemput saat mereka keluar dari rumah sakit. Mereka pun pamit kepada Suster Chintya dan kembali mengucapkan terimakasih.

__ADS_1


Mobil terus melaju kearah rumah kediaman Kakek Hakim, Bayu pun ikut mengantar Kakek barulah ia berniat pulang ke rumahnya, namun ia belum tahu apakah dari rumah kediaman Kakek ada angkutan umum yang lewat atau tidak.


Mereka sudah sampai, Bayu dan pak sopir mengangkat barang-barang ke dalam rumah, sementara Shinta menuntun sang Kakek agar masuk ke dalam untuk beristirahat.


Bayu bersyukur Kakek Hakim sudah aman kembali ke rumah, kini tugasnya sudah selesai dan ia ingin segera pamit pulang.


Kemudian Bayu menemui Kakek di kamar diikuti oleh Shinta, lalu Bayu berkata," Kek, Bayu pamit pulang. Alhamdulillah Kakek sekarang sudah sehat jadi Bayu bisa tenang, jika Kakek membutuhkan bantuan Bayu silahkan telephone saja Bayu kek, Bayu siap membantu. Nomor Bayu sudah ada kok di hp Shinta", ucap Bayu.


"Kakek sangat berterimakasih kepadamu Nak, kakek ingin kamu tetap disini menemani Kakek dan Shinta nanti pada saatnya. Besok pagi kakek mohon kamu datang lagi kesini, bantu Kakek pergi ke perusahaan. Perusahaan harus cepat memiliki pemimpin dan yang pasti bukan Shinta karena kakek tahu Shinta tidak mempunyai bakat berbisnis", ucap Kakek tegas.


Kemudian Kakek bertanya kepada Shinta, "Bagaimana menurutmu Nak, apa kamu keberatan jika Kakek meminta Bayu untuk memimpin perusahaan menggantikan almarhum papamu?"


Shinta yang masih bingung mencerna omongan tentang permintaan kakek kepada Bayu untuk tinggal menemani mereka nanti pada saatnya, merasa gelagapan dan tidak fokus dengan pertanyaan kakek. Kemudian Shinta bertanya," Apa tadi Kek?"


Lalu Kakek mengulangi pertanyaannya, barulah Shinta paham, Ia serahkan semua keputusan kepada Sang Kakek karena apa yang dikatakan Kakek tentang dirinya memang benar, bahwa Shinta tidak mengerti sedikitpun tentang bisnis.


Walaupun kakek akan menyerahkan kepemimpinan perusahaan kepada Bayu namun Kakek tetap berharap agar Shinta belajar ikut mengelola perusahaan.


Bayupun pamit, namun sebelum ia sampai ke pintu Shinta berkata," Jadi kamu pulang naik apa Bay? sepeda motormu kan hilang saat di rumah sakit", ucap Shinta dan terdengar oleh Kakek.


"Apa ! Hilang?, dimana kok bisa hilang?", tanya Kakek.


Kemudian Shinta menceritakan kejadian hilangnya sepeda motor Bayu, kakek yang mendengar cerita Shinta pun tersenyum sembari menggelengkan kepalanya.


Bersambung......


________________

__ADS_1


Apakah yang akan dilakukan Kakek dengan hilangnya sepeda motor Bayu? ikuti terus ceritanya ya guys.....🙏😉


🌻 Jangan lupa tinggalkan jejak ya guys....Vote sebanyak-banyaknya, like, comment dan rate bintang limanya 🙏😉


__ADS_2