
"Akh...aduuh," ucap Shinta sembari menggeliatkan tubuhnya. Matanya masih terpejam namun ia bisa merasakan anggota tubuhnya sakit semua, kepala pusing, kaki dan tangan sakit, perut lapar serta area sensitifnya sakit sekali juga perih.
"Aduuh, ada apa ini dengan tubuhku," ucap Shinta lagi sembari memiringkan tubuhnya dan membuka mata.
Matanya membulat saat selimutnya tersingkap, Shinta menjerit sekuat-kuatnya saat melihat dirinya tanpa mengenakan sehelai pakaian pun dan ada sosok pria tidur membelakangi dirinya dalam selimut yang sama.
Bayu terkejut mendengar suara teriakan, ia bangun dan duduk menghadap Shinta sembari mengucek-ucek matanya karena ia belum lama tertidur.
Shinta yang melihat siapa sosok pria di hadapannya semakin histeris, ia marah sembari berteriak menanyakan apa yang telah Bayu lakukan terhadapnya.
Selimut yang masih ada pada Bayu langsung Shinta tarik untuk membalut tubuhnya, ia menangis, marah, lalu mengambil guling yang ada dihadapannya dan memukulkan ke tubuh Bayu.
Bayu hanya diam melihat reaksi, teriakan, cacian dan pukulan guling dari Shinta karena ia tahu Shinta pasti shok saat melihat dirinya tanpa mengenakan pakaian berada satu tempat tidur dengannya.
Shinta semakin kesal melihat Bayu yang tidak bereaksi, kemudian ia menampar dan memukul dada Bayu sepuasnya sembari terus menangis, menahan sakit di tangan dan di area sensitifnya akibat banyak bergerak.
Ketika Shinta hendak menampar lagi, Bayu segera menahan tangan Shinta sembari berkata,"Tenang! dan dengarkan penjelasanku dulu!," bentak Bayu.
"Kamu jahat! Kamu telah menodai ku!," teriak Shinta lagi yang semakin menangis histeris saat dia melihat di atas seprai yang berwarna putih itu terdapat noda darah."
"Tenanglah! aku berharak atas dirimu! Kamu itu istriku!," ucap Bayu dengan lantang.
Shinta membelalakkan matanya, ia tertawa di sela tangisnya lalu berkata," Jangan mimpi kamu, kapan kita menikah haahh! lagipula aku tidak sudi menikah denganmu, kamu bukan level ku, aku tidak pernah mencintaimu!", ucap Shinta lagi dengan lebih garang karena mendengar pengakuan Bayu.
"Terserah jika kamu tidak percaya, lagipula bukan aku yang ingin menidurimu tapi kamu yang meminta dan memohon padaku agar mau tidur denganmu," ucap Bayu yang terlihat kesal karena ucapan Shinta semakin menjatuhkan harga dirinya.
Bayu bangkit, dia hendak ke toilet, namun Shinta menyangka Bayu akan keluar kamar, kemudian Shinta bangkit menarik lengan Bayu tanpa dia sadari selimutnya tanggal dari tubuhnya. Bayu yang melihat itupun tersenyum, ia sadar keindahan yang ada di hadapannya ini telah membuatnya ketagihan.
Shinta yang melihat arah tatapan Bayu segera menarik selimutnya kembali kemudian berkata,
__ADS_1
"Dasar Kamu bajingan! bukannya memalingkan wajah malah menatapku seperti itu", ucap Shinta yang kesal tapi malu.
Bayu tertawa sembari berjalan ke arah toilet dia berkata,"Jika aku bajingan lantas kamu apa, yang sengaja menggodaku barusan", ucap Bayu yang sudah menghilang di balik pintu toilet.
Shinta terus menangis, dia tidak menyangka Bayu bisa sebejat ini, kemudian dia kembali mengingat terakhir pergi bersama Fika hendak mencari Irfan tiba-tiba kepalanya pusing dan tubuhnya panas, dia sayup-sayup mendengar Fika akan mengantarnya ke tempat Irfan namun setelah itu Shinta tidak ingat apa-apa lagi.
Lantas kenapa dia bisa bersama Bayu, kemana Fika? dan kenapa dia tidak bersama Irfan, apa kejadian ini memang kesepakatan antara Bayu dan Fika, semua pertanyaan itu melintasi di kepalanya hingga membuatnya semakin pusing.
Shinta menggeleng-gelengkan kepala, dia bingung kenapa dirinya tidak bisa mengingat kejadian setelah itu.
Bayu yang baru keluar dari toilet memperhatikan Shinta yang menggeleng-gelengkan kepalanya sembari masih terisak dan memijat keningnya.
Kemudian Bayu berkata," Pergilah mandi, percuma kamu berpikir keras, kamu tetap tidak akan bisa mengingat apa yang nyaris mempermalukanmu."
"Kamu yang telah mempermalukan aku, jadi jangan coba-coba kamu mengalihkan ke masalah yang lain dan memanfaatkan ketidak ingatanku", ucap Shinta lagi.
Shinta berusaha bangkit ingin mengambil pakaiannya yang berserakan di lantai, namun rasa sakit dan perih di bagian sensitifnya membuatnya berhenti bergerak dan iapun menyeringai.
Shinta berjalan terseok-seok menuju toilet, selain sakit ia juga susah berjalan karena selimut tebal yang melilit tubuhnya belum lagi di tambah dia membawa pakaian dan juga handuk.
Bayu yang merasa iba, langsung menggendong Shinta, membawanya ke toilet. Shinta yang terus meronta tidak di pedulikan oleh Bayu.
Ternyata Bayu telah mempersiapkan air hangat untuk Shinta di dalam bathtub, dia segera mengambil baju di tangan Shinta meletakkannya pada gantungan lalu menarik selimut yang melilit tubuh Shinta agar tidak basah, dilemparnya keluar dari toilet.
Lalu Bayu tanpa malu-malu lagi menggendong tubuh Shinta yang sudah tidak berbusana dan menurunkannya ke dalam bathtub.
Shinta marah dan menyiram wajah Bayu dengan air namun Bayu tetap tidak peduli. Kemudian Bayu berjalan hendak keluar sambil berkata," Cepat mandinya biar ku antar kamu pulang," ucap Bayu tanpa menoleh.
Bayu bersiap lalu duduk di tepi tempat tidur, membuka ponselnya dan menelephone Faridz. Panggilannya pun tersambung, Faridz tersenyum saat melihat nama bos nya tertera di ponselnya sedang memanggil, kemudian ia berkata," Ya bos, ada yang bisa aku bantu? atau ingin aku antar lagi pergi berbulan madu?," ucapnya menggoda Bayu.
__ADS_1
"Bulan madu apanya, boro-boro bulan madu, ini saja pipiku sudah kena stempel lima jari dan aku habis kena caci maki," ucap Bayu kesal dengan godaan Faridz.
"Hahaha," Faridz tertawa ngakak sembari berkata lagi, "Tapi kan enak bos, sudah belah duren?"
"Enak sih enak tapi kamu nggak tau aja sih gimana perangai Shinta, aku habis di hajarnya, untung saja di sini tidak ada pisau, jika ada mungkin aku sudah habis di kulitinya," jawab Bayu lagi.
Faridz semakin tertawa ngakak, ia tahu bahwa bos nya tidak akan pernah melawan, atas apapun yang dilakukan Shinta.
Kemudian Bayu berkata, "Cepat Ridz jemput kami, aku akan membawa Shinta ke rumah Kakek, biar Kakek yang akan menjelaskan semuanya, toh Shinta pasti tidak akan percaya jika aku yang menjelaskan," perintah Bayu.
"Baik bos, segera meluncur, di tunggu ya!," ucap Faridz.
Shinta sudah siap mandi, lalu dia berkaca dan betapa terkejutnya Shinta saat melihat beberapa stempel kepemilikan tertera di sana. Kemudian ia menggerutu, "Pasti ini perbuatan si Bayu brengsek itu. Awas Kamu ya bay, Kakek pasti akan mengirimmu kepenjara dan aku akan menuntutmu seberat-beratnya agar kamu menyesal pernah menghancurkan hidupku," ucap Shinta sambil mengepalkan kedua tangannya.
Kemudian Shinta keluar dari toilet, tanpa menghiraukan Bayu lagi, dia pun bersiap hendak meninggalkan tempat itu.
Bayu yang melihat Shinta hendak pergi kemudian mencegah dengan menarik tangannya agar duduk menunggu kedatangan Faridz.
Shinta meronta lalu berkata," Jangan kamu pegang aku lagi atau kamu nanti akan menyesal. Tunggu saja pembalasanku, Kakek pasti akan mengirimmu ke penjara atau mungkin akan membunuhmu!," ucap Shinta.
"Bagaimana mungkin Kakek akan membunuhku, cucu mantunya, Beliau pasti tidak ingin melihat kamu, cucunya jadi janda muda," ucap Bayu dengan yakin.
"Percaya diri sekali kamu! selalu menyebut dirimu itu suamiku. Jika memang kamu suamiku mana bukti surat nikahnya!," tantang Shinta.
"Saat ini aku memang tidak punya bukti karena pernikahan kita yang dadakan, tanpa mengurus surat-surat terlebih dahulu, tapi aku punya saksi salah satunya adalah faridz dan wali nikah kita Kakek sendiri. Sebentar lagi Faridz datang menjemput kita, kamu boleh tanyakan hal ini kepadanya", ucap Bayu.
Belum juga mereka selesai berdebat, tiba-tiba terdengar suara pintu kamar di ketuk, siapakah yang datang? apakah Faridz yang datang menjemput mereka atau tamu lain yang datang?
Silahkan ikuti ceritanya terus ya guys...., jangan lupa tinggalkan jejak, vote, like, comment dan rate bintang limanya. Terimakasih 🙏😉
__ADS_1
🌻 Mohon dukungannya juga ya guys... dalam karya saya yang lain yang berjudul " TERIKAT CINTA LAIN " sudah Up sampai dengan episode 94 dan karya baru dalam event lomba Yang Muda Yang Bercinta dengan judul "DARINYA KU TAHU ARTI CINTA DAN KEHILANGAN" masih Up 3 episode.
🌻 Atas semua dukungan kalian saya penulis mengucapkan banyak terimakasih. Semoga kita selalu sehat, bahagia dan sukses. Aamiin....