
"Shinta! mau kemana kamu?" tanya Bayu sembari berdiri menghadang jalan Shinta dan menarik kopernya.
"Awas, jangan halangi aku, aku bukan keluarga ini lagi, puas kamu kan! gara-gara dirimu Kakek membuangku!" ucap Shinta ketus.
Kakek yang melihat kesombongan sang cucu pun berdiri dan menarik tangan Bayu lalu berkata, "Biarkan Nak, biarkan dia pergi, biar dia tahu siapa pria brengsek yang di harapkannya itu, dan apakah bajingan itu masih mau menerima dirinya setelah dia bukan lagi bagian dari keluargaku," ucap Kakek lantang dengan penuh keyakinan jika Irfan akan membuang Shinta setelah dia tidak memiliki apapun, termasuk saldo ATM karena kakek akan memblokir semua rekening bank atas nama Shinta.
Bayu tidak bisa mencegah kepergian Shinta karena tangannya masih di pegang oleh Kakek, sementara Shinta terus menarik kopernya sembari menangis meninggalkan rumah sang Kakek.
Kakek telah menelephone penjaga gerbang agar tidak membukakan pintu pagar kecuali Shinta menyerahkan kunci mobilnya. Kakek sengaja membiarkan Shinta pergi tanpa membawa apapun kecuali uang yang ada di sakunya, hingga Beliau berharap Shinta akan segera kembali karena telah kehabisan uang untuk memenuhi kebutuhannya.
Bayu merasa iba terhadap Shinta tapi saat ini dia juga tidak bisa menghalangi niatnya untuk pergi, Kakek kemudian berkata kepada Bayu jangan sampai Bayu dan orang kantor memberikan apapun berupa materi kepada Shinta jika dia datang meminta pertolongan.
Kakek hanya memperbolehkan Bayu mengawasi nya baik secara langsung maupun menggunakan jasa orang-orang kepercayaan mereka untuk memastikan Shinta tidak dalam bahaya.
Bayupun mengiyakan permintaan Kakek, tapi hatinya tetap tidak tenang memikirkan kemana Shinta pergi tanpa mobilnya.
Penjaga gerbang yang mendapat perintah langsung dari Kakek tidak berani membantah, dia menghalangi jalan Shinta. Shinta marah dan turun dari mobilnya, lalu penjaga pun meminta kunci mobil sesuai dengan perintah Kakek.
Shinta kesal, lalu dia mengambil kunci dari dalam mobilnya dan melemparkan kunci itu hingga mengenai kening penjaga gerbang. Setelah itu Shinta menghidupkan aplikasi ojek onlinenya dan tidak lama datanglah seorang driver motor berhenti di depan gerbang.
Sang driver pun segera meminta Shinta naik ke motornya lalu melajukan ke alamat yang Shinta pesan di aplikasi. Alamat tersebut adalah alamat apartemen Irfan.
Penjaga gerbang lalu berlari ke dalam rumah menemui Kakek, lalu beliau memberikan kunci mobil Shinta dan menceritakan kepergian Shinta dengan menggunakan jasa ojek online.
Kakek tersenyum, Beliau berterimakasih kepada penjaga gerbang, lalu meminta penjaga gerbang agar kembali bertugas.
Bayu menduga pasti Shinta pergi ke apartemen Irfan, lalu dia pamit dengan Kakek, Bayu mengatakan kepada Kakek ingin membuntuti Shinta karena Bayu takut terjadi apa-apa dengan Shinta yang berada di luaran pada tengah malam seperti sekarang.
Kakek mengangguk dan menepuk pundak Bayu lalu berkata, "Kakek percaya padamu Nak, kamu pasti bisa meluluhkan hatinya, dan suatu saat kalian pasti bisa hidup bahagia, jadi Kakek mohon bagaimanapun Shinta memaksa meminta cerai, tolong kamu jangan kabulkan permintaannya," ucap Kakek sembari mengatupkan kedua tangannya sembari meneteskan air mata.
Bayu menggenggam tangan tua Kakek sembari mengangguk, lalu dia berkata, "Kakek jangan khawatir, Bayu tidak akan menyerah, Bayu mencintai Shinta Kek dan sampai Bayu mati, Inshaallah tidak akan pernah keluar kata talak dari sini," jawab Bayu sembari menunjuk mulutnya dengan jari telunjuknya.
Kakek senang, Bayu tetap teguh dengan pendiriannya, lalu beliau melepas kepergian Bayu dengan tersenyum dan berharap masalah ini cepat selesai, Kakek ingin melihat keduanya hidup bahagia dan segera bisa memberikan cucu untuknya.
Shinta terus berusaha menghubungi Irfan, namun tetap tidak tersambung, dia bingung hendak kemana. Apartemen Irfan terkunci dan dia tidak mungkin mencari ke rumah orang tua Irfan.
Shinta menunggu Irfan, siapa tahu sebentar lagi dia datang. Dia duduk di bangku security yang telah merelakan tempat duduknya untuk dia duduki.
__ADS_1
Bayu yang menggunakan motor mengejar Shinta sudah sampai di apartemen Irfan, dia hanya memperhatikan Shinta dari kejauhan. Bayu bersyukur Irfan tidak ada di tempat.
Kemudian Bayu menghubungi Faridz, apakah ada kabar terbaru tentang Irfan. Lalu Faridz memberitahu bahwa Irfan sedang indehoy bersama wanitanya di sebuah kamar hotel.
Bayu menarik napas dan membuangnya dengan kasar sembari berkata, "Dasar bajingan, dia memperalat semua wanita untuk kesenangan dirinya, sementara yang disini buta menunggunya, rela meninggalkan orang-orang yang mencintainya."
Mendengar ucapan Bayu, Faridz pun berkomentar, "Apa maksud Bos Non Shinta, apakah dia pergi dari rumah Bos?" tanya Faridz.
"Iya Ridz, tadi Shinta bertengkar dengan Kakek, dan dia memilih pergi meninggalkan rumah untuk mengejar Irfan dan meminta cerai dariku," ucap Bayu dengan raut wajah yang memendam rasa kecewa dan sedih.
"Jadi Bos, apa Bos memerlukan bantuanku? biar aku segera meluncur nih! sebutkan saja dimana sekarang Bos berada," ucap Faridz yang simpatik terhadap nasib Bosnya.
"Terimakasih Ridz, yang penting kalian pantau terus Irfan, jangan lupa kumpulkan foto-foto perbuatannya itu, aku akan mencari waktu yang tepat untuk membuka kedoknya di depan Shinta," perintah Bayu.
"Aman Bos, jadi Non Shinta sekarang tinggal dimana setelah dia keluar dari rumah Kakek?" tanya Faridz.
"Dia sedang menunggu Irfan Ridz, di depan apartemennya dan sekarang dalam pantauanku," ucap Bayu.
"Syukurlah Bos, bisa gawat jika dia tinggal bersama Irfan," ucap Faridz yang ikut khawatir.
"Iya, itu yang aku takutkan Ridz, tidak berhasil mendapatkan harta Kakek, Irfan bisa saja memanfaatkan Shinta untuk memuaskan nafsunya dengan begitu kehidupan Shinta akan hancur seperti gadis malang yang kalian jaga itu."
Bayu mengikuti taksi tersebut, dia belum tahu kemana Shinta hendak pergi, jadi Bayu tidak boleh lengah hingga bisa kehilangan jejaknya.
Ternyata Shinta turun di depan sebuah swalayan, lalu dia menuju ke sebuah mesin ATM, ternyata dia ingin menarik uang karena uang yang ada di dompetnya hanya cukup untuk membeli makanan saja.
Namun Shinta sangat terkejut, karena tidak satupun dari lima kartu ATM yang dia miliki bisa menarik uang. Shinta marah lalu dia keluar dari swalayan tersebut, melemparkan semua kartu ATM nya ke udara sembari berteriak, "Bayu! dasar bajingan kamu! akan aku balas semua perbuatanmu! kamu telah membuatku menjadi gelandangan," ucap Shinta sembari berlutut dan menangis.
Bayu hampir saja berlari dan ingin memeluk istrinya, dia tidak tega melihat Shinta menangis dan berlutut, cucu seorang Billioner demi seorang laki-laki bejat rela menjadi gelandangan sesuatu hal yang sangat miris baginya.
Dia mengepalkan tangannya, kemarahannya memuncak lalu dia menelephone Faridz agar menghubungi wartawan untuk memergoki Irfan di hotel, meliput perbuatannya lalu menyebarkannya ke media massa.
Faridz segera melakukan perintah Bosnya, dia juga sudah tidak sabar ingin melihat kehancuran Irfan.
Sementara Shinta yang sudah bangkit dari berlutut, segera menghapus air matanya, dia berjalan, menarik koper tidak tahu mau kemana. Dia mencoba menghubungi sahabat-sahabatnya tapi tidak satupun yang mengangkat panggilannya.
Hari sudah menunjukkan pukul dua dinihari, tapi Shinta tidak juga menghentikan langkahnya, dia terus berjalan sempoyongan hingga Shinta melihat ada tempat duduk di sudut sebuah taman.
__ADS_1
Shinta meletakkan kopernya, dia duduk melepas lelah sembari kembali menghubungi Irfan, tapi hasilnya tetap sama. Shinta merasa lelah, tak bisa menahan kantuknya, akhirnya dia merebahkan diri dan tertidur di sana.
Bersambung......
🌻 Jangan lupa tinggalkan jejak ya guys, vote, like coment dan juga rate bintang limanya 🙏😉
🌻 Mohon dukungannya juga ya guys...dalam karya author yang lain yang cover dan judulnya bisa kalian lihat di bawah :
Baru saja update episode 44 pagi tadi
Sudah up sampai episode 102 akan lanjut up hari ini.
Sudah up sampai episode 8 akan lanjut up hari ini.
🌻 Terimakasih atas semua dukungannya ya guys... dan terimakasih juga kepada reader yang telah memberikan tips pada karya saya MENIKAHI CUCU BILLIONER. Semoga dukungan kalian berkah dunia dan akhirat.🙏🙏🙏
__ADS_1
🌻 Happy reading ♥️♥️♥️, semoga kita semua selalu di beri kesehatan, kebahagiaan dan kesuksesan. Aamiin....