MENIKAHI CUCU BILLIONER

MENIKAHI CUCU BILLIONER
MENGALAH DEMI KEBAIKAN


__ADS_3

Irfan dibebaskan dari tahanan, sekarang tuduhan beralih ke Fika tapi karena hubungan mereka membuat Kakek akhirnya memutuskan untuk menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan saja.


Permohonan Firza dan Tasya sebagai adiknya membuat Kakek tidak bisa menutup mata untuk membiarkan kemenakan satu-satunya di penjara. Kakek akan menutup kasus dengan syarat Firza sekeluarga tidak akan pernah lagi mengusik maupun menyakiti Shinta.


Merekapun setuju dengan syarat tersebut, kemudian Kakek menyelesaikan semua urusan hingga mereka semua bisa keluar dari kantor polisi.


Irfan yang merasa menang, memandang sinis kepada Bayu dan juga Faridz lalu dia meminta keduanya agar meminta maaf supaya dia dan keluarga tidak akan menuntut balik Bayu dan Faridz atas pencemaran nama baiknya.


Akhirnya Bayu mengambil kebijakan tidak mau memperpanjang masalah yang akibatnya hanya akan mempermalukan istrinya saja, dia lalu mengajak Faridz untuk meminta maaf kepada Irfan dan juga orang tuanya.


Faridz tadinya tidak terima tapi Bayu dan Kakek memberi kode agar mereka mengalah, lalu Faridz berjalan mengikuti Bayu untuk meminta maaf.


Bayu dan Faridz mengulurkan tangan kepada Irfan tapi Irfan dengan sombongnya mengacuhkan uluran tangan mereka hingga membuat Faridz ingin berbalik pergi namun Bayu mencegahnya.


Papa Irfan yang melihat hal itu segera menyenggol putranya, ia membulatkan mata supaya Irfan menerima permintaan maaf Bayu dan Faridz karena ia ingin mengambil muka di depan Hakim Pradana untuk kelancaran rencana berikutnya.


Melihat Papanya marah, Irfan segera menerima uluran tangan Bayu dan Faridz secara kasar, lalu dia berkata," Kali ini demi Shinta dan Papaku kalian aku maafkan, jika sekali lagi kalian mempermalukan aku maka pengacara kami tidak akan segan-segan mengirim kalian kesini," ucap Irfan dengan congkaknya.


Faridz merasa geram, hampir saja dia meninju Irfan jika tidak di cegah oleh Bayu. Lalu Bayu mengajak Faridz untuk meminta maaf kepada Papanya Irfan.


Papa Irfan menyambut uluran tangan mereka dengan tersenyum dan berkata," Saya sudah memaafkan kalian, biasalah darah panas anak muda, jangan kalian ambil hati ya sikap Irfan tadi," ucapnya demi menjilat di depan Kakek.


Kakek yang paham dengan sifat saingan bisnisnya itu hanya mencebikkan bibirnya saja, kemudian Beliau mengajak Bayu, Faridz dan Shinta untuk pulang.


Mereka berjalan meninggalkan kantor polisi diikuti oleh Firza dan keluarganya, namun sebelum sampai ke parkiran, Irfan menarik tangan Shinta karena ia ingin membicarakan sesuatu sebelum mereka pergi.


Kakek yang melihat hal itu ingin menarik kembali sang cucu namun di cegah oleh Bayu. Bayu meminta Kakek agar membiarkan Shinta sejenak berbicara dengan Irfan, mungkin ada yang perlu mereka selesaikan.


Melihat Bayu bersikap tenang membuat Kakek mengurungkan niatnya lalu mengajak Bayu dan Faridz menunggu Shinta di dalam mobil.


Fika yang melihat Irfan menarik Shinta dan tidak mempedulikan dirinya merasa marah, tapi Tasya segera menarik Fika pergi dan memintanya untuk bersabar dan dia berjanji akan membantu Fika nanti untuk mendapatkan Irfan.


Tasya lalu menarik tangan Firza dan Fika untuk segera pergi dari tempat itu, dia tidak mau putrinya semakin panas melihat Irfan bersama Shinta.


Ketiganya pun meninggalkan tempat itu tanpa berpamitan kepada Kakek Hakim, Faridz yang melihatnya menggerutu dan mengatakan kepada Bayu bahwa keluarga brengsek sudah pergi tanpa tahu berterimakasih.


Bayu yang melihat Faridz masih kesal berusaha menyabarkannya, ia tidak mau Kakek mendengar perkataan Faridz, bagaimanapun bejatnya keluarga itu, mereka harus tetap menghargainya demi Kakek.


Irfan yang membawa Shinta ke balik mobilnya ingin membicarakan kelanjutan hubungan mereka, dia memastikan akan tetap menginginkan Shinta untuk menjadi istrinya.

__ADS_1


Shinta diam, dia ragu, bagaimana dia harus mengatakan kepada Irfan bahwa dirinya sudah tidak suci lagi, karena kejadian kemarin telah membuatnya menjadi istri Bayu.


Dia tidak ingin kejujuran akan membuat Irfan menjauhi dirinya, karena Shinta masih berharap ingin menjadi istri Irfan nantinya.


Irfan yang melihat Shinta diam, kemudian berkata lagi, "Apa kamu sudah berubah dan tidak mau menjadi istriku?" tanya Irfan.


Mendengar pertanyaan Irfan yang meragukan dirinya, Shinta pun memberanikan diri menjawab, "Tidak Fan, aku tidak pernah berubah, aku mencintaimu dan ingin menjadi istrimu. Tapi masih ada sesuatu yang harus aku selesaikan dulu," ucap Shinta hingga membuat Irfan penasaran.


Kemudian Irfan menanyakan masalah apa yang akan di selesaikan Shinta dan Shinta hanya menjawab, "Saat ini aku belum bisa, aku janji setelah aku siap dan menyelesaikan semuanya, aku akan mengatakan semuanya kepadamu."


Mendengar perkataan Shinta, Irfan pun tidak berani memaksa, lalu ia berkata, "Baiklah aku akan menunggu kamu siap mengatakannya, yang penting sekarang kamu harus tahu, aku serius ingin melamarmu, aku akan sesegera mungkin membawa orangtuaku menghadap Kakek," ucap Irfan menegaskan keinginannya kepada Shinta.


Setelah mengatakan semua maksudnya, Irfan kemudian mengantar Shinta kembali ke mobil kakeknya, lalu ia melambaikan tangan dan berkata,


"Aku pasti akan memenuhi janjiku secepatnya."


Shinta kembali masuk ke perangkap Irfan, hatinya berbunga-bunga mendengar Irfan akan segera memperistrinya dan dia bertekat untuk segera meminta cerai dari Bayu sebelum Bayu dan Kakek mendaftarkan pernikahannya.


Irfan membalikkan badan dan melangkah pergi menuju mobilnya, ia tersenyum penuh kemenangan lalu ia bergumam, "Dasar gadis bodoh! mudah sekali kamu masuk ke perangkapku lagi, kamu pikir aku cinta mati sama kamu! tunggu saja tanggal mainnya, aku akan membalas kalian dan mencampakkanmu setelah aku dan Papa mendapatkan apa yang kami mau. Kakekmu akan mati melihatmu sengsara dan kamu pasti akan segera menyusulnya ke neraka."


Papa Irfan yang mendengar putranya ngomong sendirian segera memanggil dan berkata, "Ayo kita pulang! Mamamu sudah cemas menunggu kepulangan kita ke rumah," ucap Papa Irfan yang membuat Irfan buru-buru naik ke mobilnya.


Kakek meminta Faridz untuk segera mengemudikan mobil kembali pulang ke rumah, masalah sementara selesai, tapi karena hal ini Bayu terpaksa mengecewakan kliennya. Ia tidak datang memenuhi janji untuk bertemu, Bayu akan siap menanggung resiko kerugian karena telah mengecewakan klien pentingnya.


Faridz tahu, apa yang sekarang ada di pikiran Bayu, lalu dia berkata, "Bos tenang saja, aku tadi sudah menelephone klien tersebut untuk menunda pertemuan, aku mengatakan bahwa Kakek Pradana sakit dan membutuhkan kita, akhirnya beliau mengerti dan menunggu kedatangan kita sore ini di hotel tempat Beliau menginap," ucap Faridz yang paham dengan ke khawatiran bosnya.


Lalu Faridz melanjutkan ucapannya, "Maafkan aku Kek, yang telah memakai alasan Kakek sakit hingga kami bisa menunda pertemuan dengan klien," ucap Faridz yang merasa bersalah.


"Tidak masalah Ridz, niatmu, kan, ingin menyelamatkan perusahaan dari kerugian. Tapi jangan sering-sering ya mendo'akan Kakek sakit, nanti Kakek di beri Allah sakit betulan," ucap Kakek sembari tersenyum.


Faridz pun mengangguk, lalu ia berkata, "Enggak Kek, Faridz akan selalu berdoa, Kakek tetap sehat dan di beri umur panjang,"


"Jangan terlalu panjang juga Ridz, nanti malah menyusahkan kalian," ucap Kakek lagi sambil tertawa.


Bayu dan Faridz ikut tertawa, cuma Shinta yang tetap diam, tidak mempedulikan obrolan mereka.


Kakek dan Bayu memperhatikannya, tapi mereka sengaja membiarkan Shinta merenung, nanti setelah sampai di rumah dan kondisi Shinta tenang barulah Kakek akan kembali mengajaknya berbicara.


Mereka akhirnya sampai di rumah Kakek, Bayu dan Faridz tidak ikut turun karena mereka akan bersiap untuk menemui klien yang sempat tertunda.

__ADS_1


Kakek mengucapkan terimakasih, lalu masuk ke dalam rumah bersama Shinta yang masih juga diam. Namun sebelum mereka pergi Kakek telah berkata, "Sepulang dari kantor kamu ke sini dulu Nak, jemput istrimu dan bawalah pulang ke rumah, kenalkan kepada orangtuamu. Bagaimanapun masalah kalian, sekarang dia sudah jadi tanggung jawabmu," ucap Kakek yang nyaris membuat mata Shinta membulat dan ingin membantah.


Melihat reaksi Shinta, Kakek tidak ingin terjadi perdebatan, langsung beliau meminta Bayu dan Faridz pergi untuk menemui klien.


Bersambung......


🌻 Jangan lupa tinggalkan jejak ya guys, vote, like sebanyak-banyaknya, coment dan rate bintang limanya πŸ™πŸ˜‰


🌻 Silahkan beri favorit karya dan follow akun saya agar para pembaca kesayangan selalu tahu kapan saya update dan menerbitkan karya baru.πŸ™


🌻 Terimakasih atas semua dukungannya, jangan lupa dukung juga ya guys...karya author yang lain yang berjudul:




TERIKAT CINTA LAIN sudah Up sampai dengan episode 96




DARINYA KU TAHU ARTI CINTA DAN KEHILANGAN yang merupakan karya baru diikutkan lomba masih Up sampai episode 3. Episode selanjutnya masih tahap pembuatan kerangka bab untuk penyerahan ke editor lomba.




Jika sempat mampir juga ya guys....dalam karya perdana author " PERSAHABATAN TELAH MENGUBAH TAKDIR" (karya acak kadul karena pertama kali belajar menulis) namun saya tidak ingin menghentikannya walau Up nya tidak beraturan. Ingin tetap di lanjutkan sampai tamat sebagai karya kenangan πŸ™β˜ΊοΈ. Yang ini sudah Up sampai episode 43




Semoga kita semua tetap di beri kesehatan, kebahagian dan kesuksesan. Aamiin...



__ADS_1


__ADS_2