MENIKAHI CUCU BILLIONER

MENIKAHI CUCU BILLIONER
KENA BATUNYA


__ADS_3

"Masuk! Pintunya tidak di kunci," ucap Bayu.


Ternyata yang datang adalah seorang pelayan yang mengantarkan makanan, kemudian Bayu meminta pelayan tersebut agar meletakkannya di atas meja dekat nakas.


Setelah pelayan itu keluar, Bayu segera meminta Shinta untuk menyantap hidangan mumpung Faridz belum tiba.


Bayu tahu jika Shinta kelaparan karena tadi dia mendengar perut Shinta berbunyi, makanya saat Shinta ke toilet Bayu segera menelephone pihak penginapan untuk mengantarkan seporsi makanan ke kamar.


Namun kemarahan telah membuat selera makan Shinta hilang, hingga dia mengabaikan permintaan Bayu.


Bayu yang tidak ingin makanan lezat di hadapannya mubazir tak tersentuh, kemudian segera menyantap hidangan tersebut dan takut keburu Faridz datang Bayu pun makan dengan cepat.


Melihat cara Bayu makan membuat Shinta menelan air liur, perutnya pun kembali berbunyi, lalu ia mengesampingkan rasa malunya dengan menarik piring ikan gurami bakar serta tumis kangkung di hadapan Bayu hingga membuat mereka saling tarik.


Lalu Bayu berkata," Tadi kamu menolak! giliran aku makan kamu ganggu, ya sudah ayo kita kongsian makannya, jika tidak mau kongsi, sana! kamu pesan lagi, yang penting saat Faridz tiba sudah harus selesai makan, jika tidak kamu akan pulang sendiri karena kami masih ada urusan penting yang akan di kerjakan," ucap Bayu.


"Baiklah kita kongsi," ucap Shinta.


Mendengar Shinta setuju, Bayu mengulurkan tangannya, ia ingin menyuapi Shinta, namun Shinta menolak, lalu ia berkata", Tidak perlu, aku bisa sendiri," ucap Shinta.


"Cuci tanganmu jika ingin makan sendiri, aku tidak mau makanan ini terkena bakteri dari tanganmu," jawab Bayu tanpa menoleh sedikitpun ke arah Shinta.


"Sok pembersih kamu," ucap Shinta kesal sembari berlalu ke toilet.


Bayu tersenyum melihat Shinta kesal, ia sengaja ingin mengerjai Shinta. Dengan sangat lahap Bayu menyantap lebih dari separuh ikan bakar tersebut.


Saat Shinta kembali dia sangat terkejut melihat ikan bakar tinggal sedikit, lalu ia menarik piring dihadapan Bayu, dengan segera ia menyantapnya.

__ADS_1


Kembali Bayu tersenyum sembari memperhatikan Shinta yang sedang makan, dalam batinnya dia berkata, "Aku akan meluluhkan hatimu, kamu milikku, aku tidak akan membiarkan pria manapun mengambilmu."


Shinta yang merasa diperhatikan lalu berkata, "Mengapa senyum-senyum, senang ya jika aku kelaparan?" ucap Shinta.


Bayu tidak menanggapi ucapan Shinta, lalu ia ke toilet ingin mencuci tangannya. Begitu ia kembali terdengar suara ketukan pintu, Bayu segera membuka pintu dan ternyata Faridz.


Faridz menyeringai lalu berkata, "Pagi bos, apakah Nyonya Bayu sudah siap?," ledek Faridz terhadap Bayu.


Bayu mengerlingkan mata, pertanda Faridz jangan meneruskan ucapannya, Bayu tidak ingin candaan Faridz membuat Shinta menghentikan makannya.


Ternyata Shinta mendengar ucapan Faridz, lalu ia menggerutu, "Siapa juga yang mau menjadi Nyonya nya."


Shinta yang sudah selesai makan langsung membersihkan tangannya, ia tidak sabar ingin mengetahui kejadian yang sebenarnya karena ia tidak mau Bayu terus menyebut dirinya sebagai istri.


Kemudian Shinta pergi menemui Faridz, langsung ia bertanya, "Ridz aku mau tanya sesuatu tapi kamu harus jujur, jangan kamu bela tuh bos brengsek mu," ucap Shinta yang masih saja dengan nada ketus.


"Silahkan Nyonya, eh-Nona, dengan senang hati dan jujur saya akan menjawab semua pertanyaan Nona," ucap Faridz yang hampir saja membuat Shinta marah.


Faridz mengalihkan pandangannya ke arah Bayu, ia ingin menjelaskan semuanya namun ia butuh persetujuan dari Bayu.


Bayu menggelengkan kepala, ia ingin hanya Kakek yang menjelaskan kebenarannya. Jika mereka yang menjelaskan toh percuma, hal ini ada hubungannya dengan Irfan, Shinta bakalan tidak percaya dan mereka akan berdebat terus, sementara waktu mereka tidak banyak karena ada janji dengan klien yang tidak bisa di tunda lagi.


Kemudian Shinta berkata lagi, "Ayo jawab Ridz, kenapa kamu malah melihat dia, kamu jangan coba-coba sekongkol ya, aku bisa saja meminta Kakek untuk memecatmu bila kamu ikut mempermainkan aku."


"Maaf Non, aku hanya menjalankan tugas, aku mengantar kalian kesini untuk berbulan, eh-untuk malam pertama," jawab Faridz jujur sembari menyeringai, ia juga ingin mengerjai Bayu.


Plaakk, sebuah tamparan mendarat di pipi Faridz, Shinta marah, berarti yang membuatnya menginap di sini bersama Bayu adalah Faridz. Menurut Shinta Faridz dan Bayu sekongkol, mereka telah bekerja sama hingga dirinya mengalami hal yang memalukan tadi malam.

__ADS_1


Bayu yang melihatnya pun tertawa ngakak, cap lima jari Shinta juga menempel di pipi Faridz, padahal Bayu telah mengingatkan dengan memberikan kode kepada Faridz agar jangan menjelaskan apapun.


Faridz mengelus pipinya, ia berniat ingin mengerjai bosnya eh malah dia yang terkena batunya.


Setelah menampar Faridz, Shinta bergegas keluar, dia ingin segera pergi dari tempat yang menurutnya telah membuat harga dirinya hancur. Shinta berlari ke parkiran, diikuti oleh Bayu dan Faridz, Faridz menyesal kenapa dia harus usil hingga membuat Shinta semakin marah.


Mereka bertiga sudah berada di dalam mobil, Shinta hanya diam menatap ke jalanan dari kaca mobil, terlihat air mata mengambang di kedua matanya.


Shinta tidak habis pikir kenapa semua ini bisa menimpanya, bagaimana dia akan menghadapi Irfan, ia sudah tidak suci lagi. Apa yang selama ini di jaganya dari permintaan Irfan ternyata malah di renggut oleh pria lain yang bukan siapa-siapa baginya.


Bayu yang melihat Shinta diam dan menahan tangis merasa menyesal, apakah keputusan menikahi Shinta yang telah diambilnya memang salah, ternyata tidak ada sedikitpun rasa cinta di hati Shinta untuknya.


Faridz juga tidak berani membuka suara, dia hanya memperhatikan kedua majikannya dari kaca spion. Kediaman mereka menyimpan sesuatu yang siap meledak jika dirinya salah bicara, daripada Faridz kena imbasnya lebih baik dia memilih diam.


Mereka tiba di rumah kediaman Kakek Hakim, Shinta berlari sembari menangis mencari keberadaan sang Kakek, sementara Bayu dan Faridz masuk dan menunggu di ruang tamu.


Kakek yang melihat kedatangan Shinta sembari menangis sudah menduga bahwa cucunya shok mengetahui kebenaran bahwa dia sekarang sudah menjadi istri Bayu dan datang untuk menuntut penjelasan darinya.


Kakek menghampiri Shinta, ia mengajak Shinta menemui Bayu, Beliau akan menjelaskan semuanya di hadapan Bayu.


Shinta tadinya menolak karena ia tidak ingin melihat Bayu lagi, sebisanya setelah hari ini dia akan menghindari Bayu.


Kakek menarik tangan sang cucu ke arah ruang tamu hingga Shinta tidak bisa menolak.


Setelah mereka duduk berempat di sana, Kakek pun berkata, "Kamu benar sudah menjadi istrinya Bayu, jadi apapun yang terjadi diantara kalian malam ini adalah sah menurut agama, hanya belum terdaftar saja di catatan sipil hingga di akui negara," ucap Kakek dengan tegas.


Apakah reaksi Shinta setelah mendengar pengakuan Kakek? ikuti terus kelanjutannya ya guys dalam episode selanjutnya 🙏😉

__ADS_1


Authornya mau jalan-jalan dulu deh... 😜🙏, mau fresh kan pikiran biar nggak stuck ide 😉 kabur dulu ya....🙏🙏🙏. Selamat menikmati akhir pekan kepada seluruh pembaca kesayangan author dan jangan lupa dukung terus karya-karya ku ya guys....


Silahkan Favorit karyaku, follow akun, vote, like, comment dan rate bintang limanya, agar para pembaca selalu tahu kapan author update dan menerbitkan karya baru. Terimakasih 🙏😉


__ADS_2