
"Aduh", ucap Fika, saat dirinya hampir terjatuh ketika ditabrak oleh seorang wanita yang berpakaian sangat seksi di pintu masuk cafe tempat ia dan Irfan berjanji untuk bertemu.
Fika marah lalu menarik lengan dan mencakar wajah wanita tersebut. Lengan baju wanita itupun robek dan di wajahnya terdapat bekas cakaran kuku hingga mengeluarkan darah.
Kemudian wanita itu mendorong tubuh Fika hingga terjatuh ke lantai, lalu menggumulnya. Perkelahian antara kedua wanita pun terjadi, pengunjung cafe hanya tertawa dan bersorak seakan senang melihatnya.
Irfan yang baru saja tiba heran, kenapa ada kerumunan dan suara sorak-sorai seperti menonton perkelahian, lalu ia mendekati kerumunan tersebut.
Matanya seketika membulat saat Irfan melihat wanitanya sedang bergumul dengan Fika, bajunya koyak, rambut acak-acakan dan terdapat bekas cakaran di wajah yang masih mengeluarkan darah.
Melihat kondisi wanitanya yang mengenaskan membuat Irfan harus turun tangan, ia menarik tubuh Fika dengan kasar lalu melayangkan tamparan di kedua pipinya hingga meninggalkan bekas lima jemarinya di sana.
Fika sangat terkejut, kenapa tiba-tiba Irfan menampar dirinya di hadapan para pengunjung cafe, kemudian ia berdiri, memukul dada Irfan berulang-ulang sambil menangis.
Sementara wanitanya Irfan tidak terima saat Fika memukul kekasihnya, lalu ia menarik rambut Fika hingga kesakitan dan terlepas beberapa helai.
Fika semakin marah, ia bermaksud membalas namun Irfan sudah berdiri diantara keduanya sembari berteriak,"Hentikan! apa kalian tidak malu, ditonton banyak orang", ucap Irfan dengan lantang.
Kemudian Irfan membuka jaket, memberikan kepada wanitanya, menghapus darah yang masih menempel di wajah wanita tersebut dengan saputangannya, lalu menarik keduanya agar masuk ke dalam cafe.
Fika yang melihat Irfan sangat perhatian terhadap wanita yang bergumul dengannya merasa heran dan iri, dalam batinnya berkata," Sebenarnya apa hubungan Irfan dengan gadis itu? kenapa ia membelanya padahal Irfan belum mengetahui penyebab mereka bertengkar."
Setelah mereka bertiga duduk, kemudian iapun berkata kepada Fika," Kenapa kamu lukai dia, apa sebenarnya masalah diantara kalian?", tanya Irfan kepada Fika.
Fika yang merasa tidak bersalah lalu menjawab,
"Seharusnya kamu tanya dia, bukan malah menyalahkan aku, sebenarnya ada hubungan apa diantara kalian?", tanya Fika yang merasa kesal dengan sikap Irfan.
Kemudian wanita itu berkata sebelum Irfan menjawab," Oh, ternyata kamu kuper ya? masak kamu tidak tahu jika Irfan adalah kekasihku", ucap wanita itu dengan bangga.
Fika yang mendengar ucapan wanita itu langsung memelototkan mata, ia tidak percaya dengan pendengarannya lalu ia bertanya kepada Irfan,
" Apa benar yang dia ucapkan Fan? berarti selama ini kamu telah membohongi Shinta", ucap Fika.
__ADS_1
Irfan tersenyum mendengar perkataan Fika, lalu ia berkata," Apa menurutmu Shinta itu wanita tipeku?", tanya Irfan balik.
"Jadi selama ini kamu hanya berpura-pura cinta, hanya memanfaatkannya saja?", tanya Shinta lagi.
"Eits-aku lupa, jika kamu sepupunya, kenapa aku sampai keceplosan ya?", ucap Irfan yang sebenarnya memang sengaja.
Kemudian Irfan menyerahkan kunci mobil dan meminta wanitanya agar menunggu di sana sementara ia akan membicarakan sesuatu terlebih dahulu dengan Fika.
Fika merasa cemburu, padahal ia sangat ingin menjadi pacar Irfan namun, kini harapannya harus terhalang lagi oleh wanita lain.
Irfan yang melihat wanitanya sudah keluar segera berkata," Apa yang ingin kamu bicarkan? cepat katakan! waktumu terbatas karena aku harus segera pergi."
Kemudian Fika menjelaskan maksudnya, ia mengajak Irfan bekerja sama untuk menyingkirkan Bayu dari perusahaan.
Fika mau menjebak Bayu dengan cara berpura- pura akan di perkosa oleh Bayu, lalu ia meminta irfan untuk memfotonya dan mengirimkannya kepada Kakek dan juga Shinta.
Dengan begitu Kakek pasti akan malu melihat perilaku Dirutnya yang baru dan Shinta pasti akan mendesak Kakek untuk mengeluarkan Bayu dari perusahaan.
Setelah Bayu di depak dari sana, mau tidak mau Kakek pasti akan mengangkat Shinta sebagai Dirut yang baru, nah barulah tugas Irfan untuk memanfaatkan Shinta menguras seluruh kekayaan keluarga Kakek Hakim.
Irfan setuju dengan rencana Fika, namun di dalam hatinya berkata," Siapa juga yang mau membaginya denganmu, biar saja kamu singkirkan dulu Bayu, setelah itu aku yang akan memiliki semuanya."
Keduanya sama-sama serakah, mereka bekerjasama untuk mencapai tujuan setelah itu akan saling memperdaya.
Setelah Fika selesai menjelaskan semua rencananya, Irfan pun pergi dan melajukan mobil menuju apartemen untuk bersenang-senang bersama wanitanya disana.
Sementara di kediaman orang tua Bayu, mereka sudah mulai mengepak barang, mengepak pakaian dan juga peralatan dapur, rencananya besok Bayu akan menyewa mobil pickup untuk membawa barang-barang tersebut ke rumahnya yang baru.
Sore ini selepas bekerja, Bayu langsung pergi ke rumahnya yang baru untuk mengecek apakah ia perlu membawa semua barang-barang dari rumah orang tuanya atau tidak.
Ternyata saat Bayu tiba disana dan masuk ke dalam rumah, ia sangat terkejut, rumah itu telah di isi lengkap dengan barang-barang baru yang berkualitas mewah.
Kemudian Bayupun memeriksa bagian kamar, terlihat di sana sebuah lemari besar ukuran empat pintu berisi pakaian baru untuknya.
__ADS_1
Setelah memeriksa semua, Bayu langsung menelephone orang tuanya agar mengepak pakaian saja, sementara barang lain biarlah tetap diposisnya semula.
Lalu Bayu memutuskan untuk pergi ke tempat kursus menyetir, sore ini ia akan mendapatkan pelajaran pertamanya dalam hal menyetir mobil.
Bayu belajar dengan tekun dan sabar, sebentar saja ia sudah bisa menguasai materi yang mereka ajarkan, perlahan Bayu mulai memegang stiur, menyetirnya dengan arahan sang guru.
Senyum sang guru mengembang saat melihat kemampuan Bayu, ternyata sangat gampang mengajarinya, cukup memberi beberapa arahan kini Bayu sudah bisa menyetir.
Waktu belajar untuk hari ini selesai, Bayu segera kembali ke rumah orang tuanya, ia ingin memilih barang pribadi miliknya yang akan di bawa ke rumah baru.
Bayu hanya membawa beberapa pakaian kesayangannya beserta buku-buku tentang manajemen yang baru saja di belinya namun belum sempat ia baca.
Setelah selesai berkemas mereka bertiga beristirahat hingga tidak terasa waktu subuhpun tiba.
Ayah dan Bayu berangkat ke mesjid sedangkan ibu sholat di rumah, selesai sholat ibu langsung ke dapur untuk menyiapkan sarapan.
Mobil pickup yang di sewa Bayu telah sampai, mereka lalu menaikkan barang-barang yang akan di bawa pindah.
Untuk sementara, rumah orang tua Bayu di jadikan sebagai gudang penyimpanan barang dan pengerjaan ladang, ayah serahkan kepada temannya.
Ayah dan ibu naik di dalam mobil, sementara Bayu mengikutinya dari belakang dengan mengendarai motornya.
Mobil telah memasuki kawasan rumah Bayu, setelah melewati beberapa blok mereka pun sampai di depan rumah dan langsung menurunkan barang-barang yang mereka bawa.
Ibu tidak percaya, Bayu bisa memiliki sebuah rumah sebesar itu dan lengkap pula dengan isinya.
Beliau lalu berkeliling rumah, melihat keadaan sekitar sembari menikmati suasana taman kecil di halaman belakang.
Bersambung.......
π» Jangan lupa tinggalkan jejak ya guys.... vote, like, comment dan rate bintang limanya.
Terimakasih ππ
__ADS_1
π» Mohon maaf kepada semua pembaca kesayangan author sampai dengan hari minggu author akan telat up karena sedang membantu mempersiapkan pesta keluargaπππ
π» Semoga kita selalu di beri kesehatan, kebahagiaan dan juga kesuksesan. Aamiin....