MENIKAHI CUCU BILLIONER

MENIKAHI CUCU BILLIONER
KEMARAHAN KAKEK


__ADS_3

Bayu dan Faridz kembali ke kantor, sekretarisnya menceritakan perilaku Shinta yang mengobrak abrik ruangannya tapi Bayu tidak mempermasalahkan hal itu, karena dia tahu Shinta sedang kesal padanya.


Lalu sekretarisnya bilang, tadi dia meminta OB untuk membantu membereskan semua, hingga ruangan sudah bersih kembali.


Kemudian Bayu menuju ruangan setelah mengucapkan terima kasih kepada sekretarisnya. Semuanya masih sama, hanya pas bunga yang sudah tidak ada lagi di tempatnya.


Bayu kembali mengerjakan tugas-tugasnya hingga semuanya beres, setelah itu dia menghubungi Faridz menanyakan tentang keluarga gadis yang di RSJ, apakah mereka sudah mendapatkan perawatan yang baik atau belum.


Faridz mengatakan semuanya aman terkendali dan orang-orangnya juga bilang bahwa Irfan sudah gerak tapi kalah cepat dengan mereka. Irfan telah kehilangan jejak dan dia pasti akan terus mencari keluarga itu di tiap rumah sakit.


Lalu Bayu memerintahkan penjagaan yang ketat terhadap mereka, siapa tahu Irfan bisa menemukannya, Bayu tidak ingin mengambil resiko yang bisa membahayakan gadis itu dan keluarganya.


Jam kantor pun usai, semua karyawan sudah meninggalkan tempat itu sementara Bayu bingung kemana dirinya hendak pulang.


Mau pulang ke rumahnya tapi Shinta di rumah Kakek, dia nggak ingin menyusahkan hati Ayah dan Ibu jika mereka tahu bagaimana kondisi rumah tangganya dan Bayu juga kan sudah bilang ke mereka akan tinggal bersama Shinta di rumah Kakek.


Ingin pulang ke rumah Kakek, hari masih sore, Bayu sudah berjanji malam nanti baru kesana untuk menyelesaikan masalahnya dengan Shinta dan yang pasti dia tidak mungkin menginap di sana.


Akhirnya Bayu meminta Faridz agar mencarikan apartemen untuk tempat tinggalnya sementara, sampai Bayu bisa meluluhkan hati Shinta.


Setelah mendapat info dari Faridz, Bayu langsung menuju apartemen yang ternyata satu lokasi dengan apartemen milik Faridz. Dia membersihkan diri, melaksanakan kewajibannya dan rehat sejenak sembari menunggu waktu untuk pergi ke rumah Kakek.


Shinta mengurung diri di kamarnya, dia ragu apakah Kakek akan mengizinkannya bercerai dari Bayu tapi dia harus tetap mengatakannya karena dia sudah berjanji kepada Irfan.


Kakek yang tidak melihat Shinta keluar kamar untuk makan malam lalu bertanya kepada bibi, apa Shinta tadi keluar rumah atau sudah tidur. Sang bibi pun berkata bahwa, sejak pulang dari kampus Shinta langsung masuk kamar dan belum keluar sampai sekarang.


Kemudian Kakek meminta Bibi untuk membawakan makan malam Shinta ke dalam kamar, mumpung masih hangat. Kakek tidak ingin menyusahkan bibi untuk memanaskan masakan lagi.


Bayu pun sudah bersiap, dia menghidupkan motornya lalu melajukannya ke jalan raya menuju rumah Kakek. Bayu lebih senang menggunakan motor untuk menghindari kemacetan dan menurutnya lebih nyaman sembari menikmati suasana dan angin malam.

__ADS_1


Hanya membutuhkan waktu 30 menit saja Bayu sudah sampai, lalu Bayu menemui penjaga gerbang, menanyakan apakah Shinta dan Kakek ada di rumah. Penjaga gerbang pun mengangguk dan mempersilakan Bayu masuk.


Suasana rumah begitu sepi, Bibi yang mendengar bunyi bel pintu segera membukanya dan Beliau mempersilakan Bayu masuk, lalu bergegas ke kamar Kakek dan Shinta untuk memberitahukan jika Bayu ada di sana.


Kakek senang mendengar kedatangan Bayu, dia berharap Bayu bisa kembali membawa Shinta untuk tinggal di rumahnya. Setelah mengganti pakaiannya, Kakek langsung menuju ke ruang tamu untuk menemui Bayu.


Sementara Shinta masih bersiap, dia mengganti pakaian tidurnya yang seksi dengan sebuah blouse dan rok panjang. Malam ini dia bertekad, harus mendapatkan keputusan tentang perceraiannya.


Bayu tersenyum saat melihat Kakek datang menemuinya, kemudian dia memberi salam, mengabarkan tentang keadaan Kakek dan menanyakan Shinta.


Belum lagi Kakek menjawab pertanyaan Bayu yang terakhir, Shinta muncul di sana. Bayu senang setidaknya Shinta perlahan mulai merubah penampilannya walaupun belum mau mengenakan hijab.


Shinta yang tadinya selalu mengenakan jeans dan baju kaos ketat malah terkadang hanya memakai tengtop, kini dia mengenakan blouse dan rok panjang hingga membuat Bayu terpesona. Bayu memandang Shinta tak berkedip hingga membuat Kakek berdehem.


Kakek juga senang melihat perubahan cucunya, setidaknya kehadiran Bayu membawa pengaruh positif, tapi Kakek tidak tahu jika malam ini keduanya ingin memutuskan lanjut atau tidaknya rumah tangga mereka.


Setelah Shinta duduk, Bayu mulai membuka percakapan dengan berkata, "Begini Kek, maksud kedatangan Bayu malam ini adalah untuk mempertegas kelanjutan rumah tangga kami," ucap Bayu.


"Shinta tadi siang datang ke kantor, dia kembali meminta agar Bayu menceraikannya, tapi Bayu tidak mau Kek, sebelum ada keputusan dari Kakek,"ucap Bayu.


"Benarkah itu Shinta?" tanya Kakek dengan suara agak keras kepada Shinta yang sejak tadi hanya menunduk.


Shinta pun mengangguk tanpa berani memandang sang Kakek. Kemudian Kakek bertanya lagi kepada Shinta, "Sekarang coba kamu jelaskan apa alasanmu hingga meminta cerai dari Bayu. Pernikahan bukan mainan Nak, bisa seenak hati nikah, cerai dan nikah lagi,"ucap Kakek.


"Shinta tahu Kek, tapi Shinta tidak mencintai Bayu jadi untuk apa pernikahan ini di pertahankan," ucap Shinta lagi.


"Cinta bisa tumbuh seiring berjalannya waktu, jika kalian sering bersama, saling mengerti satu sama lain, Kakek yakin kalian bisa saling mencintai. Jadi hal ini bukan alasan yang tepat untuk kalian bercerai, "ucap Kakek yang merasa curiga ada alasan lain di balik permintaan cerai Shinta.


Lalu Kakek melanjutkan ucapannya, "Sekarang begini saja, kamu dan Bayu harus tinggal serumah jadi kalian bisa memiliki banyak waktu untuk bersama, belajar memahami hingga bisa saling cinta. Kalian boleh tinggal di sini, bisa juga tinggal di rumah Bayu atau jika kalian ingin mandiri Kakek akan belikan sebuah rumah hingga kalian bisa tinggal berdua saja, "ucap Kakek memberi solusi.

__ADS_1


Mendengar ucapan Kakek Shinta langsung membantah, "Tidak Kek! Shinta tidak mau! pokoknya Bayu harus menceraikanku. Aku mencintai Irfan Kek dan Irfan berjanji akan melamarku setelah aku dan Bayu bercerai, lalu kami akan menikah secepatnya. Irfan tidak mempermasalahkan statusku yang janda," ucap Shinta yang begitu yakin dengan janji Irfan.


"Kamu bodoh! percaya begitu saja dengan tipu daya Irfan. Apa kamu tidak tahu apa tujuan Irfan sebenarnya hah!" bentak Kakek yang marah dengan keputusan Shinta.


"Tapi kami saling cinta Kek!" ucap Shinta nggak mau kalah sambil menangis. Karena Shinta tidak terbiasa dengan kemarahan Kakeknya.


"Cintamu itu buta! kamu tidak bisa membedakan mana pemuda yang baik, mana pemuda yang bejat, mana cinta tulus dan mana cinta pura-pura. Irfan itu hanya akan memperalatmu untuk menghancurkan kita. Jika dia berhasil dengan rencananya, dia akan menendang kita ke jalanan. Dia itu pion dari keserakahan orang tuanya. Jadi Kakek mohon sadarlah Nak, sebelum kamu menyesal," ucap Kakek sembari mengatupkan kedua tangannya.


"Tidak Kek, Shinta tetap ingin bercerai dari Bayu. Kami sudah berjanji akan menikah, ini impian kami sejak lama Kek. Irfan baik, bukan orang yang seperti kakek tuduhkan."


"Pokoknya Kakek tidak setuju! Kamu tidak boleh bercerai dari Bayu. Kakek percaya dengan Bayu, dia pasti bisa membahagiakanmu dan menjaga keluarga kita dari orang licik seperti keluarga Irfan. Jika kamu tidak percaya Kakek akan mencari bukti tentang kebusukan mereka dan akan menunjukkannya kepadamu agar mata hatimu terbuka," ucap Kakek yang sangat merasa kesal karena sifat keras kepala cucunya itu.


Lalu Shinta menjawab, "Tidak perlu Kek, Kakek tidak usah membuktikan apapun karena Shinta percaya dengan Irfan," ucap Shinta lagi.


"Sekarang terserah kamu, jika kamu bersikeras mau menikah dengan Irfan dan tidak mau mempertahankan pernikahanmu, mulai sekarang kamu bukan cucuku lagi. Hak warismu akan Kakek cabut, Bayu lah yang akan menjadi cucuku, 50% dari hartaku akan aku berikan kepada Bayu dan 50% lagi akan aku sumbangkan kepada panti asuhan," ucap Kakek dengan tegas.


Dengan keputusan ini Kakek berharap Irfan lah yang akan menjauh dari Shinta, karena tujuan utamanya menikahi Shinta sudah tidak ada lagi.


Shinta yang mendengar ucapan sang Kakek histeris dan menangis, kenapa Kakek yang dia sayangi tega memutuskan hubungan dengannya dan mencabut hak waris hanya demi Bayu, pemuda yang baru saja di kenalnya.


Kemudian Shinta berniat pergi meninggalkan tempat itu, tapi sebelumnya dia berkata, "Kakek jahat, Kakek lebih membela Bayu yang bukan siapa-siapa ketimbang membela cucu sendiri. Aku benci Kakek, aku juga benci kamu Bayu. Dasar kamu pemuda serakah, kamu yang telah mempengaruhi Kakek hingga membenci Irfan. Padahal kamulah yang berniat menguasai semua harta Kakek, aku tahu itu. Motor, rumah, mobil dan sekarang 50% lagi sudah kamu dapatkan. Dasar kamu bajingan Bayu!" pekik Shinta sembari berlari ke kamarnya.


Kakek menarik nafas dengan dalam, dadanya mulai sesak, hal ini terlihat oleh Bayu, lalu Bayu berusaha menenangkan Kakek dan mengambilkannya air minum. Bayu berjanji akan membuka kedok Irfan di depan Shinta hingga dia akan menyesal telah memperlakukan Kakek seperti ini.


Kakek mulai tenang, tapi mereka dikejutkan oleh kedatangan Shinta yang membawa koper, dia bermaksud pergi dari rumah Kakek.


Bersambung.....


Bagaimanakah kisah selanjutnya? Apakah Shinta jadi pergi meninggalkan rumah Kakek? dan kemanakah Shinta akan pergi? Ikuti terus ceritanya ya guys....🙏😉

__ADS_1


🌻 Jangan lupa tinggalkan jejak ya guys...vote, like, coment dan rate bintang limanya.🙏🙏🙏


__ADS_2