MENIKAHI PERAWAT LANSIA

MENIKAHI PERAWAT LANSIA
RAJA DAN REZA


__ADS_3

Begitu Raja dan Naysila tiba, Dian Melinda selaku sang Tuan Rumah telah berdiri menyambut kedatangan Raja dan Naysila si upik abu dengan istimewa.


Berdiri didepan teras tersebut, Dian Melinda rupanya tidak sendirian, karena tepat disebelahnya Reza Adiguna juga terlihat berdiri di sana bersama sang istri yang bernama Utari.


Reza adalah kakak tiri Raja. Hal tersebut dikarenakan saat Dian Melinda menikah dengan Prabu Adiguna, wanita itu merupakan seorang single parent dari seorang anak laki-laki berusia lima tahun.


Saat itu Prabu Adiguna dengan bangga memberikan nama belakang Adiguna untuk disematkan kepada Reza, sebagai bukti penerimaan Prabu atas bocah lelaki yang dilahirkan Dian Melinda tanpa pertanggungjawaban pria yang seharusnya bertanggung jawab, sebelum mereka saling mengenal.


Sejak awal semua keputusan Prabu telah ditentang oleh Rafly Adiguna habis-habisan. Mengingat bahwa Reza bukan merupakan keturunan asli Adiguna sehingga Rafly Adiguna menolak keinginan Prabu yang pada waktu itu begitu gigih mengusahakan agar Reza bisa menyandang nama besar Adiguna.


Penolakan Prabu atas saran Rafly Adiguna yang merupakan ayah kandungnya itu secara otomatis telah membuat hubungan antara ayah dan anak kandung itu sedikit merenggang.


Sayangnya, Prabu tetap keukeuh pada pendiriannya, sementara Rafly Adiguna meradang oleh karena keputusan Prabu yang untuk pertama kalinya berani menentangnya.


Bukan tanpa alasan mengapa Rafly Adiguna tidak menyukai Dian Melinda.

__ADS_1


Penyebabnya adalah karena Rafly Adiguna telah menelusuri seperti apa latar belakang wanita yang telah membuat putra semata wayangnya itu jatuh cinta setengah mati.


Terdapat beberapa bukti akurat yang mengarah pada sebuah kenyataan bahwa Dian Melinda beberapa kali mengincar pria mapan demi memenuhi standar hidupnya yang hedon.


Bahkan pada hubungan terakhir, wanita itu terlibat dengan pria mapan beristri, yang juga disinyalir kuat merupakan ayah biologis dari Reza.


Tahun demi tahun berlalu, dan Rafly Adiguna semakin dibuat tidak suka dengan kehadiran Dian Melinda.


Feeling seorang Rafly Adiguna yang sejak awal mencurigai kepribadian Dian Melinda sebagai wanita yang tidak baik ternyata benar adanya, dan semuanya terbukti seiring waktu.


Angkuh, licik, manipulatif, juga gila harta merupakan sifat asli Dian Melinda.


Satu-satunya hal baik yang bisa Rafly Adiguna terima dari seorang Dian Melinda hanyalah kehadiran Raja Adiguna, sebagai cucu satu-satunya, pewaris tunggal yang sah, yang hendak ia serahkan keseluruhan bisnis juga harta warisan sepeninggal dirinya kelak.


Saat Raja mulai beranjak remaja, Raja menjadi semakin dekat dengan sang kakek Rafly Adiguna. Kemudian entah darimana awal mulanya, tiba-tiba Raja mulai mengalami kondisi sensitive atas apapun yang berada disekitarnya.

__ADS_1


Menurut diagnosa dokter saat itu, bisa jadi hal tersebut dipicu oleh karena Rafly Adiguna yang sangat menjaga sekaligus mengistimewakan cucu kesayangannya, sehingga Raja terbiasa berada dalam kondisi yang serba terbaik dan steril.


Namun karena merasa nyaman dengan kondisi tersebut, Raja remaja justru tidak keberatan dengan apa yang ia alami sehingga membuat kondisi sensitive Raja mulai berubah menjadi paranoid yang semakin parah.


Tanpa dipaksa, Raja pun lebih memilih tinggal bersama Rafly Adiguna dengan segala kemewahan terlebih kenyamanan yang ditawarkan sang kakek, yang tentu saja jauh lebih berlipat ganda dari yang ia dapatkan dari kedua orang tuanya sendiri.


Sesungguhnya bukan karena harta semata yang membuat Raja memilih tinggal dengan sang kakek. Melainkan semata-mata karena sebelum Raja menyadari bahwa dirinya juga merasa aman bersama Naysila, hanya ada Rafly Adiguna satu-satunya orang yang bisa membuat Raja tidak mengalami reaksi alergi saat berdekatan dan bersentuhan.


Selain dari kondisi tubuhnya yang sensitive semakin bertambah dewasa, Raja juga semakin tidak se-visi misi dengan kedua orang tuanya, terlebih dengan sang ibu yang begitu suka mengatur dan menyetir kehidupan Raja, begitupun juga dengan Reza.


Raja bukanlah Reza sang kakak tiri, yang terus-menerus patuh pada kehendak sang ibu sekalipun itu bertentangan dengan keinginannya sendiri.


Raja juga bukan ayahnya Prabu yang selalu tunduk oleh keinginan Dian Melinda yang sering tak masuk diakal, terlebih jika sudah bicara tentang penguasaan harta warisan yang ingin segera dikuasai secepatnya meskipun Rafly Adiguna belum memutuskan apa-apa.


Alhasil saat mendapati kenyataan bahwa pada akhirnya dirinya gagal mewujudkan ambisi pribadinya serta tidak mendapat apa-apa pasca tragedy kecelakaan mendadak yang merenggut nyawa Prabu suaminya, seluruh harta warisan milik Rafly Adiguna otomatis jatuh ke tangan Raja yang meskipun merupakan anak kandungnya, namun berbeda dengan Reza, Raja adalah sosok yang sama sekali tidak bisa diintimidasi apalagi ditaklukkan oleh dirinya.

__ADS_1


Semua itu telah membuat Dian Melinda pada akhirnya harus memutar otak, bagaimana caranya agar dirinya bisa melakukan pendekatan kembali dengan Raja, usai kepergian Rafly Adiguna, sehingga muncullah ide untuk sesering mungkin mengajak Raja melakukan aktifitas bersama, salah satunya dengan makan malam seperti saat ini ...


.Bersambung ...


__ADS_2