Menikahi Wanita Malam

Menikahi Wanita Malam
Bab 32 ~ Z A D ~


__ADS_3

Keduanya sangat kaget saat mendengar suara bunyi pintu yang menandakan ada tamu yang datang,Savira yang tadi sempat merasa tenang jantungnya kembali berdetak kencang,wajahnya pucat dan dia seperti orang yang ketakutan.


"Kamu kenapa? kamu takut...Aku akan menjaga mu,sekali pun ibuku yang datang." Ucap Lukas penuh percaya diri padahal dia tau jelas seperti apa orang tuanya itu.


Lukas berjalan menuju pintu sambil menarik tangan Savira yang sudah basah karena keringat dingin,dia tau bagaimana Savira kalau sedang ketakutan dan mungkin ini lah yang di rasakan Savira saat ini.


Saat pintu terbuka Jeje,Sinta dan ibunya sudah berdiri di depan pintu,sebenarnya Lukas juga sedikit gemetaran dia takut kalau sampai ibunya melakukan sesuatu yang tidak terduga.


Dewi menatap tajam ke arah tangan Lukas yang menggenggam erat tangan Savira,tiba-tiba saja Dewi menerobos masuk ke dalam ruangan,begitu juga dengan Sinta dan Jeje.


Di sopa Dewi menarik napas berat,rasanya dia begitu kecewa kepada Lukas yang berani membantah peraturan yang sudah dia buat di tengah-tengah keluarganya, mencintai wanita yang tidak sederajat dengan mereka.


"Lukas...


"Ma...Aku minta maaf karena aku tidak bisa menuruti keinginan mama untuk kali ini,ma...Aku menciantai Savira,dia wanita yang sudah membuat jantungku berdebar,aku tidak mau kehilangan dia ma...


" Diam...."Dewi menjerit mendengar ucapan Lukas,dia benar-benar kecewa dan merasa sudah gagal menjadi seorang ibu karena tidak bisa membuat Lukas seperti anak pertama dan kedua.


" Apa kamu sudah bosan menjadi anak mama....Apa ini...Apa...Kamu mencintai pelacur ini....Hah....Jawab mama...Kamu hebat sekali kamu,masih muda tapi kamu sangat licik dari awal aku tidak menyukai kamu dan dari awal aku sudah mengusir mu dari tempat ini." Dewi terlihat sangat marah matanya terus menatap ke arah Savira yang sudah tidak berani lagi berkutik.


"Ma..Aku yang mencintainya..Bukan dia yang mencintai aku,bahkan dia tidak tau kalau selama ini aku mencintai_

__ADS_1


"Persetan omong kosong mu itu,kamu keluar dari tempat ini dan kembali ke asal mu,jual tubuhmu itu kepada setiap lelaki supaya kamu banyak uang dan tidak menggoda anak saya cepat...." Dewi menyeret Savira dari tempatnya berdiri.


"Ma...Hentikan ma...Tolong hentikan." Lukas berusaha keras mencegat ibunya yang menyeret Savira dengan kasar tapi ibunya terus berkeras setelah sampai di pintu wanita kejam itu mendorong Savira sampai dia terpental ke lantai hingga hidungnya mengenai lantai lalu mengeluarkan darah segar.


Dewi dengan kasar menutup pintu,saat itu Lukas berusaha keras untuk keluar dari dalam apertemennya,dan melindungi Savira dari amukan mamanya yang kejam.Sementara itu,Sinta dan Jeje sama sekali tidak peduli dengan keadaan itu Sinta hannya duduk di sopa sambil memainkan Ponselnya sementara Jeje tersu mengikuti Dewi ke mana pun dia melangkah.


"Mam....Buka pintu,dia tidak bisa kemana-mana Bu,dia tidak punya keluarga dan bahkan dia tidak tau jalanan di luar sana ma.." Ucap Lukas memohon kepada mamanya yang sama sekali tidak memberi kesempatan kepada Savira untuk berbicara.


"Memangnya apa peduli ku dengan wanita sampah yang ingin menggoda anakku,apa pun cerita hidupnya aku tidak peduli dan bahkan tidak mau tau,kamu kan sudah tau kalau mama mu sangat membenci orang miskin, kenapa kamu malah nekat...Aku tidak mengampuni mu kalau kamu masih nekat melawan keinginan mama." Ucap Dewi lalu dia beranjak dari depan pintu berjalan meninggalkan Lukas.


"Sekali kamu berani membuka pintu,aku pastikan kamu menyesal seumur hidupmu karena sudah berani melawan kata-kata mama mu." Ancam ibunya membuat Lukas tidak berani berkutik.


Lukas yang sedang berdiri tidak berani sama sekali melawan ucapan ibunya,bukan karena dia takut kepada mamanya tapi dia takut mamanya melakukan sesuatu yang nekat kepada Savira.


Dewi dan Jeje kembali duduk di ruang tamu,Jeje sangat senang karena Savira akhirnya pergi dari apertemen Lukas dan sekarang dia yakin cepat atau lambat Lukas akan membalas cinta tulusnya.


" Mimpi apa lah aku ini hingga anakku yang tampan,mapan dan hebat harus terlena dengan wanita ****** seperti itu,aku tidak terima sampai mati pun kalau sampai ada wanita macam itu yang menjadi menantuku." Ucapnya penuh kesombongan.


Lukas yang mendengar ucapan sombong mamanya hannya bisa menghela napas berat,ini yang dia takutkan selama ini makanya dia berusaha untuk tidak jatuh kepada Safira ternyata semuanya tidak sesuai yang dia harapkan dia tidak bisa mengontrol perasaannya.


Lukas yang sedang duduk di lantai sambil bersandar di dinding tidak bisa berbuat sesuatu untuk saat ini,dia tidak ingin mamanya yang memang kasar melakukan hal yang lebih jauh.

__ADS_1


Lukas beranjak dari tempat duduknya,lalu dia berjalan menuju kamar melewati ruang tamu dimana Jeje dan Sinta dan ibunya masih berada di sana.


"Lukas mama akan mengurus pernikahan mu secepatnya,kamu itu tidak muda lagi menikah adalah jalan terbaik untuk saat ini." Ucap mamanya saat dia lewat dari hadapan mereka.


Lukas menghentikan langkahnya lalu menoleh ke arah mamanya,dia tau tidak ada satu pun dari keluarganya yang bisa melawan peraturannya termasuk kedua abangnya.


"Ma..Aku tidak mencintai Jeje ma,bagaimana orang lain bisa menikah tanpa cinta?"


"Cinta itu akan datang setelah menikah,apalagi setelah kamu punya anak cinta akan semakin tumbuh." Ucap Dewi tanpa peduli perasaan Lukas.


" Tapi ma..


"Sudahlah mama tidak mau tau." Ucapnya lalu Dewi beranjak dari tempat duduknya lalu mengambil tasnya.


"Jeje untuk sementara kamu ikut Tante ke rumah,aku tidak ingin ada keributan lagi." Ucap Dewi lalu pergi melangkah meninggalkan tempat duduknya.


Sinta dan Jeje mengikuti Dewi,keduanya tidak berbicara apa pun begitu juga dengan Jeje,sebelum membuka pintu dan keluar Dewi menoleh ke arah Lukas yang masih berdiri di tempatnya.


"Jika kamu berani melawan kehendak mama,aku tidak segan-segan menyingkirkan wanita itu dari dunia ini,dia terlalu berani menggoda anakku tanpa menyelidiki keluarga kita,apa dia pikir dengan menggoda mu dia tidak perlu sudah payah menggoda para suami orang di luar sana...Dasar pelacur murahan." Ucap Dewi lalu dia keluar dan meninggalkan Lukas yang terlihat frustasi.


Lukas tertawa kecil saat melihat mamanya sudah meninggalkan rumahnya, dia menertawakan dirinya yang begitu malang,sekarang dia merasa malu atas sikapnya selama ini yang tidak jauh bedanya dengan mamanya,angkuh sombong dan merasa paling hebat.

__ADS_1


🌺🌺🌺Bersambung 🌺🌺🌺


__ADS_2