Menjadi Madu Sahabatku

Menjadi Madu Sahabatku
Bab. 53. Keterkejutan Raja


__ADS_3

"Kau, kau bilang apa?" Raja melangkahkan kakinya untuk lebih dekat dengan Kenan.


"Nyonya pergi dari rumah dan dia tidak kembali sampai hari ini,"


"apa maksudmu? apa dia sedang pergi kerumah temannya? hah!" suara Raja menggelegar kuat keseluruh penjuru kamar, tangannya terkepal erat dengan rahang mengeras karna emosi atas laporan yang diberi oleh Kenan.


Kenan lalu menceritakan apa yang dia dengar dari penjaga, kalau sesaat sebelum Viola pergi, wanita itu tampak menangis bersama dengan Mama Vivi dan Alea di halaman rumah tepat setelah keberangkatan mereka.


Penjaga itu tidak bisa mendengar apa yang Viola dan yang lainnya bicarakan, tapi yang pasti saat itu mereka seperti sedang mengucapkan salam perpisahan. Setelahnya Viola pergi dengan menggunakan taksi dan tidak kembali lagi sampai saat ini.


Darah Raja terasa mendidih saat mendengar cerita dari Kenan, dia lalu berjalan ke arah lemari dan mengambil stelan pakaian memakainya.


"pesan tiket pulang sekarang juga!" perintah Raja kemudian, dia lalu berjalan keluar dari kamarnya tanpa membawa barang-barangnya untuk segera pergi ke bandara.


"apa yang terjadi? kenapa Viola pergi? dan, dan kenapa Mama seakan-akan menyembunyikan kepergiannya?" berbagai pertanyaan terus berputar-putar dalam kepala Raja saat ini.


Kenan menganggukkan kepalanya sembari mengikuti langkah Raja, dia lalu mengambil ponsel untuk menyuruh anak buahnya mengamankan semua barang-barang Raja dan memesan tiket untuk kembali ke Jakarta.


Raja berjalan dengan sangat cepat dan langsung masuk ke dalam mobil, sepanjanh perjalanan dia terus menggeretakkan giginya karna merasa benar-benar emosi dengan apa yang terjadi saat ini.


Kenan melirik kearah Raja yang diam sembari melihat kearah jalanan, dia tau kalau saat ini Tuannya itu sedang marah besar dengan apa yang sedang terjadi.


Keadaan yang hening tiba-tiba berubah saat terdengar dering ponsel Raja, lelaki itu tampak mengambil benda pipih yang ada disaku jasnya dan melihat siapakah yang sedang menelponnya.


"Pas sekali!" Raja langsung mengangkat panggilan telpon dari Alea dengan wajah yang tampak sangat menyeramkan.


"halo, honey! apa aku sedang mengganggumu?" terdengar suara Alea yang riang gembira membuat Raja semakin bertambah murka.


"tidak, Alea! kau tidak pernah menggangguku, bahkan saat tidurpun aku tidak pernah merasa kau menggangguku," jawab Raja penuh makna, dia mencoba untuk menahan amarahnya sebelum bertemu dengan wanita itu.

__ADS_1


"benarkah? apa karna kau mencintaiku?" Alea yang belum sadar kalau saat ini Raja sudah mengetahui semuanya tertawa dengan bahagia mendengar apa yang Raja ucapkan.


"sangat, aku sangat mencintaimu lebih dari diriku sendiri. Bahkan saat ini aku ingin sekali bertatap muka denganmu!"


"benarkah? aku sangat senang mendengarnya, Raja! kalau begitu, cepatlah pulang!"


Raja langsung saja mematikan panggilan telpon Alea karna sudah tidak bisa menahan amarah yang bersarang dihatinya, pikirannya seperti sedang terbakar sampai dia sendiri pun tidak tau apa yang akan dia lakukan setelah ini.


"Tuan, saya telah memerintahkan semuanya untuk mencari keberadaan Nyonya Viola,"


"harus! kau harus memerintahkan semua orang untuk mencari Viola, bahkan mereka harus mencari wanita itu sampai kelubang semut sekalipun, dan pastikan kalau kalian membawa dia kehadapanku!" ucap Raja, dia lalu mengusap wajahnya dengan kasar sembari menyandarkan tubuhnya ke kursi mobil.


"apa yang sebenarnya terjadi, Viola? kenapa kau pergi meninggalkanku?" Raja menghembuskan napas kasar, dia tidak tau sebenarnya apa yang sudah terjadi sampai Viola pergi tanpa memberitahukannya pada Raja.


Sementara itu, dibelahan bumi yang lain. Terlihat seorang wanita sedang bersantai dipinggir pantai dengan ditemani deburan ombak yang saling berkejaran.


Hati dan pikirannya terasa begitu tenang sejak dia datang ketempat itu, lingkungan yang baik serta keramahan dari orang-orang sekitar turut membuatnya bahagia dan sedikit melupakan apa yang telah terjadi dimasa lalu.


Viola beranjak bangun dan berjalan kembali kerumahnya. "Dasar pengganggu!


Vedri tertawa lebar mendengar cibiran dari sang Kakak, dia lalu memutar kursi rodanya untuk masuk ke dalam rumah mereka.


"dari mana saja kalian? Ibu sudah kelaparan ini," seru seorang wanita paruh baya yang sedang sibuk menyusun makanan.


Viola dan Vedri terkikik pelan mendengar omelan dari wanita paruh baya itu, sementara Rio yang juga ada ditempat itu menggelengkan kepalanya melihat tingkah Viola dan juga Vedri.


"bagaimana, Viola? apa kau betah tinggal di sini?" tanya Ibu Mery, wanita yang sudah melahirkan dan merawat Rio.


"betah, Bu. Aku sangat betah!" jawab Viola dengan sangat antusias, terlihat jelas pancaran kebahagiaan yang terpancar diwajah wanita itu.

__ADS_1


"syukurlah kalau kau bahagia, Nak! Ibu harap kau melupakan semua masalah yang terjadi dimasa lalu, agar kedepannya kau bisa hidup lebih bahagia lagi," ucap Ibu Mery.


Viola tersenyum simpul sembari menganggukkan kepalanya, dia lalu menikmati makanan dan minuman yang telah disajikan oleh wanita paruh baya itu.


"benar! saat ini aku merasa bahagia, dan ke depannya aku juga akan sangat bahagia!"





Tbc.


Terima kasih buat yang udah baca 😘


Mampir juga yuk, ke karya temen aku! Dijamin keren dan seru 😍


Blurb.


Apa jadinya seorang casanova berstatus duda itu terjerat cinta pada seorang gadis bar-bar dengan potongan rambut ala mullet.


Pertemuannya itu terjadi saat ia sedang melakukan suatu hal di ruangan kerja kantor miliknya. Namun, sialnya kepergok oleh seseorang yang bekerja di kantornya.


Bahkan gadis tersebut mampu membuat putranya yang berhati dingin bisa tertawa lepas. Setelah tujuh tahun ia mengabaikannya.


Yang mana ia di hadapan kenyataan bahwa gadis yang bekerja di kantornya itu tak mudah ditaklukkan. Mengingat ia sendiri yang mendapat julukan duda casanova.


Bisakah ia mendapatkan hati dari gadis bar-bar yang telah berhasil membuat putranya tersenyum kembali.

__ADS_1


Kisah perjalanan mereka di warnai dengan tingkah laku dari gadis bar-bar yang melekat di dalam dirinya



__ADS_2