Menjelajah Waktu Dan Menjadi Permaisuri

Menjelajah Waktu Dan Menjadi Permaisuri
Istana


__ADS_3

Keesokannya Li Xuan bangun sangat pagi dan langsung bersiap merias diri untuk datang ke istana.


" putri lihatlah..anda sangat cantik" Ucap Xiao.


"Benarkah..apa aku secantik itu" Ucap Li Xuan sambil bercermin.


Saat Li Xuan sedang asyik bercanda dengan Xiao,,pelayan yang bertugas untuk menyiapkan tandu memberitahu bahwa tandu sudah siap.


Xiao segera membawa barang bawaan Li Xuan dan Li Xuan pun keluar dan berpamitan dulu ke ayahnya yang sedang menunggunya di luar.


"Ayah..Li Xuan mohon ijin untuk pergi ke istana" Ucap Li Xuan.


"Baiklah..hati hati dan kau harus menjaga sikapmu di dalam istana" Ucap Ayah Li Xuan.


"Baik ayah"


"Dan kalian para pengawal,,jaga putri Li Xuan dengan baik" Ucap Ayah Li Xuan.


Li Xuan pun menaiki tandu dan langsung menuju ke istana,,sementara itu pangeran ketiga pun sedang bersiap untuk menyambut kedatangan Li Xuan.


"Wah lihatlah ini..apakah kakak benar benar sudah sangat ingin menikah sekarang" Ucap pangeran ke tujuh.


"Benar..kakak bersiap dari pagi padahal jelas jelas kakak ipar akan sampai di sini siang wkwkwk" ucap pangeran ke sembilan.


"Diam kalian..apa kalian tidak ada pekerjaan,,pergi sana" Ucap pangeran ketiga karena di goda oleh kedua adiknya.

__ADS_1


"Kalian berdua hentikan,,apa kalian tidak melihat wajah adikku ini memerah karena malu" Ucap pangeran kedua yang datang bersama pangeran ke empat.


"Ah kakak sama saja,,sudahlah aku pergi saja" Pangeran ketiga pergi meninggalkan pangeran.


Saat pangeran ketiga hendak pergi pangeran ke sembilan teriak memberitahu bahwa putri Li Xuan dan rombongannya sudah sampai.


"Eh lihat itu,,bukankah itu kakak ipar" Ucap pangeran ke sembilan.


Pangeran ketiga pun kembali bersama para pangeran karena putri Li Xuan sudah tiba.


Li Xuan turun dari tandu dan para pangeran terpesona dengan kecantikan Li Xuan.


Li Xuan pun memberi salam dan mereka para pangeran pun tersadar.


"Salam,,aku Li Xuan" Ucap Li Xuan.


"Aku kakak Cha eun Liam pangeran kedua,,aku Cha sangyeon,,dan ini pangeran ke empat Cha tae oh" Ucap pangeran kedua.


"Aku pangeran ke sembilan Cha jimyeon,,Kakak ipar lama sekali lihatlah kakak sampai kering karena menunggumu wkwkw" Ucap pangeran ke sembilan.


"Diam kau,,Putri kita ke balai daejojeon sekarang untuk menemui ibu ratu dan nenek" Ucap pangeran ketiga.


"Baiklah,,semuanya li Xuan permisi dulu"


__ADS_1


"Emhhh..pangeran,,aku menyukai gaun pemberianmu..terima kasih" Ucap Li Xuan.


"Sudahlah kau tidak usah bersikap lembut seperti itu kepadaku,,gaun itu cocok denganmu setidaknya kau terlihat cantik dengan itu tidak seperti biasanya" Ucap pangeran ketiga.


"Apa kau bilang!! Memangnya biasanya aku seperti apa!!" Ucap Li Xuan kesal.


"Kita sudah sampa di istana ratu,,jaga sikapmu" Ucap pangeran ketiga.


"Aku tahu,,kau tidak usah mengajariku" Ucap Li Xuan.


Pangeran ketiga dan Li Xuan masuk ke istana ratu,,di sana ibu ratu dan nenek sudah menunggu kedatangan Li Xuan.


"Ibu ratu..nenek..Li Xuan memberi hormat" Ucap Li Xuan.


"Duduklah,,Lihatlah ibu bukankah menantu pilihanku sangat cantik" Ucap Ratu.


"Hem..memang sangat cantik,,pantas saja para pria dari berbagai negara berebut untuk melamarnya..benarkan pangeran ketiga" Ucap nenek.


"Eemhh..sepertinya tidak secantik itu nek" Ucap pangeran ketiga.


"Kau ini,,masih saja suka seperti ini..nanti kalau sudah menikah kau harus bersikap baik padanya" Ucap Ratu.


"Dan kau Li Xuan kalau Liam ini menyakitimu kau harus beritahu nenek,,biar nenek yang memberinya hukuman" Ucap nenek


"Iya nek..tentu saja" Ucap Li Xuan sambil melirik pangeran ketiga.

__ADS_1



Bersambung


__ADS_2