
Pagi harinya Li Xuan memperhatikan Xiang yang terdiam.
Li Xuan pun merasa ada yang sedang di pikirkan oleh nya sehingga dia terdiam seperti itu.
"Apa yang sedang kau pikirkan" Tanya Li Xuan yang penasaran karena Xiang terdiam dari tadi.
"Tidak permaisuri..anda minum obatnya sekarang" Ucap Xiang sambil memberikan obat ke Li Xuan.
Li Xuan pun meminum obatnya,dan dia pun bertanya lagi ke Xiang.
"kau terdiam dari tadi,pasti ada yang sedang kau pikirkan sekarang..katakan saja" Ucap Li Xuan.
"Maaf jika saya lancang permaisuri..tapi melihat kondisi permaisuri saya khawatir jika nantinya terjadi hal buruk pada permaisuri" Ucap Xiang.
"Kau ini..selalu saja menghawatirkan aku,aku baik baik saja" Ucap Li Xuan.
"Anda stres dan terlalu banyak yang di pikirkan setiap hari,jika bukan karena bantuan riasan wajah anda ini sangatlah pucat..aku merasa anda tidak bisa setiap hari seperti ini" Mendengar Xiang berkata seperti itu Li Xuan pun merasa yang di katakan nya memang benar.
"Lalu aku harus bagaimana..apa yang ingin kau lakukan sekarang?" Tanya Li Xuan.
"Usia kandungan anda sudah enam bulan,masih harus menunggu tiga bulan lagi untuk anda bisa melakukan pengobatan..tapi dengan keadaan seperti ini aku tidak tahu apa yang akan terjadi nantinya,aku berpikir bagaimana sembari menunggu agar tidak terjadi hal buruk pada Permaisuri sebaiknya anda keluar istana dulu dan kembali saat anda akan melahirkan nanti" Ucap Xiang.
Li Xuan pun terdiam,dia tidak bisa jauh dari pangeran.
Tapi melihat pangeran menghabiskan waktu bersama selirnya pun membuatnya merasa tidak tenang setiap hari,itulah yang membuatnya stres.
Dan Li Xuan merasa karena keadaannya sekarang dia juga tidak bisa melayani pangeran dengan baik.
"Xiang..aku sudah memutuskan,yang kau katakan ada benarnya..aku akan membicarakan ini dengan Ratu" Li Xuan memutuskan untuk mengikuti anjuran dari Xiang.
Li Xuan pun pergi ke tempat Ratu untuk meminta ijin padanya.
"Xuan..kandunganmu sudah besar sekarang,rasanya aku sudah tidak sabar untuk melihat anakmu lahir" Ucap Ratu.
"Xuan juga begitu yang mulia..Yang mulia, sebenarnya ada yang ingin Xuan bicarakan pada anda" Ucap Li Xuan.
"Ada apa..katakan saja" Seru Ratu.
"Yang mulia.. sebenarnya efek racun yang saat itu belum sepenuhnya hilang dari tubuhku" Ratu kaget mendengar pengakuan Li Xuan.
__ADS_1
"Apa?? Bagaimana mungkin..bukankah tabib bilang kau sudah baik baik saja" Ucap Ratu.
"Maafkan Xuan..tapi Xuan yang menyuruhnya untuk berbohong" Ucap Li Xuan.
"Tapi kenapa Xuan" Tanya Ratu.
"Dia hanya bisa menyelamatkan ku tidak dengan bayiku,jadi aku memilih untuk menahannya sendiri..aku sekarat sekarang,tapi itu tidak masalah jika bayiku bisa selamat" Ucap Li Xuan.
"Seharusnya kau mengatakan padaku dari awal,sekarang apa yang bisa aku bantu untukmu..pasti ada alasan untukmu memberitahu ku" Ucap Ratu.
"Keadaan ku semakin memburuk,tadinya aku akan melakukan pengobatan di luar istana setelah melahirkan..tapi melihat keadaan sekarang Xiang khawatir terjadi hal buruk padaku,dia menyarankan aku untuk keluar istana agar aku tidak terlalu stres dan tidak memperburuk keadaanku" Ucap Li Xuan.
"Aku paham sekarang,melihat pangeran yang sering bersama selinya pasti membuatmu sakit hati..lalu bagaimana sekarang?" Tanya Ratu.
"Bisahkah Ratu membantuku keluar istana? Xiang sudah menyiapkan tempat untukku tinggal di luar istana.. tadinya aku meminta tempat itu untuk aku tinggali setelah melahirkan,tapi sepertinya aku harus ke sana sekarang" Ucap Li Xuan.
"Baiklah..kau tidak usah khawatir,aku akan mengurus semuanya..tapi aku minta kau tetap membawa dayang dan penjaga untuk menjamin keamanan mu di luar sana" Ucap Ratu.
"Baik Yang mulia,terima kasih " Li Xuan merasa lega karena sekarang Ratu sudah mengetahui keadaannya.
Ratu pun merasa sedih karena dia amat menyayangi Li Xuan seperti putrinya sendiri,dia pun marah ke dirinya sendiri yang tidak bisa menolak saat kaisar memerintahkan Pangeran untuk memiliki selir.
"Yang mulia..jika anda sedih harus berpisah dengan pangeran,kenapa anda tidak menemuinya dulu sekarang" Ucap Xiang.
"Kau benar..aku ingin bertemu dengannya dulu,tapi..kau harus merahasiakan nya,aku tidak ingin dia tahu aku akan pergi" Ucap Li Xuan.
"Baik Yang mulia " Xiang pun mengantar Li Xuan ke tempat pangeran.
Pangeran sangat senang melihat kedatangan Li Xuan,dia pun langsung menghampiri Li Xuan.
"Xuan..aku senang kau datang" Ucap pangeran.
"tiba tiba Aku sangat merindukanmu,jadi aku datang ke sini..apa aku mengganggumu?" Tanya Li Xuan.
"Tentu saja tidak,aku akan meninggalkan semuanya untukmu..ayo duduk" Ucap pangeran.
Li Xuan menghabiskan waktu bersama pangeran,dia tidak menyia nyiakan nya karena dia tidak tahu kapan akan bisa bertemu dengan pangeran lagi.
Setelah seharian bersama pangeran Li Xuan pun pamit untuk kembali ke paviliun nya.
__ADS_1
"Pangeran..hari sudah sore,aku akan kembali ke paviliun ku sekarang" Ucap Li Xuan.
"Aku ikut denganmu" Ucap pangeran.
"Tidak pangeran,hari ini bukankah kau harus ke tempat Kim Yuri..kau jangan ke tempatku pangeran" Ucap Li Xuan.
"Aku bisa ke sana besok,aku ingin bersamamu sekarang" Ucap pangeran.
"Tidak pangeran..aku mohon" Li Xuan membujuk pangeran untuk tetap ke tempat Kim Yuri hari ini.
"Baiklah..aku akan ke sana,tapi aku akan mengantarmu dulu" Ucap pangeran.
Li Xuan pun kembali dengan di antar pangeran,pangeran merasa sangat senang karena Li Xuan tersenyum seharian saat bersamanya.
Sesampainya di tempat Li Xuan,Li Xuan memeluk pangeran.
"Pangeran..aku sangat mencintaimu,aku harap ke depannya kita bisa bahagia dan hidup bersama selamanya" Ucap Li Xuan.
"Tentu saja..aku juga sangat mencintaimu" Ucap pangeran.
"Aku berharap bisa bertemu denganmu setiap hari,selamat malam pangeran" Li Xuan masuk ke kamarnya.
Pangeran merasa ada yang aneh dengan Li Xuan,dia merasa jika Li Xuan akan meninggalkan nya.
Kim Yuri langsung menyambut kedatangan pangeran,pangeran pun langsung menghampiri Kim Yuri.
sementara itu Ratu Sudah menyiapkan untuk kepergian Li Xuan,Ratu mengantar langsung Li Xuan sampai pintu istana.
"Xuan..jaga dirimu baik baik,kabari aku setiap saat keadaanmu di sana" Ucap Ratu.
"Baik Yang mulia,Xuan pergi sekarang" Li Xuan pun pergi bersama dayang dayangnya dan pengawal.
Li Xuan meneteskan air mata nya karena pergi tanpa memberitahu pangeran.
Pangeran yang sedang bersama Kim Yuri tidak tahu kalau Li Xuan telah pergi dari istana,Pangeran berpikir akan mengajak Li Xuan jalan jalan esok pagi.
Tapi dia tidak tahu yang sedang terjadi sekarang.
Bersambung.
__ADS_1