Menjelajah Waktu Dan Menjadi Permaisuri

Menjelajah Waktu Dan Menjadi Permaisuri
Li Xuan


__ADS_3

Hari ini Li Xuan bersikap berbeda ke pangeran,dia mulai bersikap manis agar pangeran bisa mencintainya.


"Pangeran..dayang Choi sudah menyiapkan makan siang untukmu,,bisakah kita makan siang bersama sekarang?? biar aku yang melayani mu" Ucap Li Xuan yang membuat pangeran kaget.


"Kau ini kenapa? kenapa sikapmu beda sekali dengan kemarin" Ucap pangeran.


"Pangeran..aku sudah bilang padamu kan,,Satu bulan ini kau harus menurut padaku..aku sedang bersikap layaknya istri ke suaminya,apa ada yang salah?" Ucap Li Xuan.


"Tidak..tidak,,hanya saja aku belum terbiasa..tapi sepertinya kau memang harus bekerja keras jadi aku harus menghargainya,,ayo kita makan" Ucap pangeran sambil beranjak dari duduknya.


Li Xuan pun tersenyum sangat senang.


"Pangeran..makanlah ini,,ini bagus untuk kesehatan" Ucap Li Xuan sambil menyajikan makanan untuk pangeran.


"Terima kasih,,kau juga makan" Ucap pangeran.


Siang itu Li Xuan makan siang bersama pangeran,Li Xuan pun senang karena setidaknya pangeran menurut padanya.


Meskipun tujuan pangeran adalah agar cepat bisa membawa Kim Yuri ke istana.


"Oh iya pangeran,,setelah ini apa yang akan pangeran lakukan?" Tanya Li Xuan.

__ADS_1


"Aku ada pekerjaan,,aku mau ikut pangeran mahkota berburu" Ucap pangeran.


"Apa aku boleh ikut?" Ucap Li Xuan.


"Kau ini perempuan,,menyusahkan saja..kau tidak usah ikut,,aku pergi sekarang" Ucap pangeran sambil pergi meninggalkan Li Xuan.


"Huh menyebalkan..dia pikir aku ini tidak bisa berburu,,kalau Li Xuan saja bisa melawan para penjahat itu..bukankah bukan hal mustahil dia bisa berburu juga kan" Ucap Li Xuan ke dirinya sendiri.


"Yang mulia..apa yang ingin yang mulia lakukan sekarang yang mulia" Ucap Xiao.


"Emh..Xiao bukankah kau bersamaku sejak dulu,,apa kau tahu dulu aku itu pernah berburu atau tidak?? aku lupa he he he" Ucap Li Xuan.


"Huh..gadis ini benar benar melakukannya semua sendiri,,aku bahkan tidak tahu apa yang bisa kau lakukan" Ucap Li Xuan.


"Anu Yang mulia..siapa yang sedang anda bicarakan?" Tanya Xiao yang heran melihat Li Xuan bicara sendiri.


"Aku bicara pada diriku sendiri! Xiao..aku benar benar bosan,,apa yang harus ku lakukan sekarang..yang mulia pangeran saja tidak mengizinkanku ikut dengannya,,padahal aku ingin menempel terus padanya" Li Xuan mengeluh ke Xiao.


"Sebaiknya Yang mulia merajut saja,,bagaimana?" Ucap Xiao.


"Merajut? membosankan..aku mau berkeliling istana saja" Ucap Li Xuan.

__ADS_1


Li Xuan pun berkeliling istana untuk melihat lihat,,tidak sengaja Li Xuan datang ke tempat para prajurit yang sedang berlatih pedang


"Yang mulia..anda mau ke mana? di sini sangat berbahaya,,mereka sedang berlatih pedang yang mulia" Ucap Xiao berusaha menahan Li Xuan.


"Kau tenang saja,,mumpung Dayang Shin sedang keluar aku mau melakukan apa yang ingin aku lakukan..pedang..sangat menarik" Ucap Li Xuan sambil terus berjalan masuk dan tidak menghiraukan Xiao.


Para prajurit yang menyadari kehadiran Li Xuan pun memberi hormat kepadanya.


"Baiklah..baiklah..kalian lanjutkan latihannya,,aku ingin melihatnya" Ucap Li Xuan.


Li Xuan pun benar benar menikmati permainan pedang para prajurit.


Dia pun merasa kalau Li Xuan dulu sangat menyukainya sehingga sekarang dia pun seperti di dorong oleh jiwa Li Xuan untuk melihatnya terus.


"Yang mulia..sudah sore sebaiknya Yang mulia kembali ke kediaman Permaisuri" Ucap Xiao.


"Baiklah..sudah cukup untuk hari ini,,sepertinya Dayang Shin juga sudah kembali..dia pasti akan mengomel kalau tahu aku di sini" Ucap Li Xuan.


Li Xuan pun kembali ke kediamannya.


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2