Menjelajah Waktu Dan Menjadi Permaisuri

Menjelajah Waktu Dan Menjadi Permaisuri
Li Xuan


__ADS_3

Pangeran mulai merasa kalau Li Xuan sengaja menjauh darinya,padahal Li Xuan hanya mencoba untuk tidak egois dan bersikap adil ke para selir.


Kim Yuri yang mulai merasa kalau pangeran hanya mencintai Li Xuan saja mulai merasa kesal.


Dia berniat mencelakai Li Xuan dengan memberikan Racun ke minumannya.


Dia pun menyusun rencana agar nantinya tidak di curigai.


Kim Yuri menggunakan kesempatan saat mereka berkumpul bersama untuk menikmati teh di sore hari.


"Permaisuri..berapa usia kandunganmu sekarang?" Tanya So yong ke Li Xuan.


"Emhh..kalau tidak salah bulan ini usia kandunganku memasuki usia 5 bulan" Ucap Li Xuan.


"Wah..masih sangat kecil,kau pasti sangat kesusahan" Ucap Kim Yuri.


"Itu tidak mungkin Selir Yuri,pangeran begitu sangat perhatian pada Permaisuri,aku sangat iri" Ucap Feiuye.


"Kalian tidak perlu iri,nanti juga kalian akan mengandung anak pangeran" Ucap Li Xuan.


Semua selir terdiam,mereka merasa kalau Li Xuan tidak tahu kalau pangeran tidak pernah menyentuh mereka dan sengaja membuat mereka mabuk lebih dahulu agar mereka tidak sadarkan diri.


Kim Yuri terus memperhatikan Li Xuan yang belum meminum tehnya.


Satu jam yang lalu...


Kim Yuri menyuruh seorang Dayang untuk memasukan sesuatu ke teh yang akan di minum oleh Li Xuan,Kim Yuri ingin Li Xuan keguguran agar pangeran tidak lagi perhatian padanya.


Kim Yuri membayar Dayang itu dan menyuruhnya pergi jika Li Xuan sudah keguguran dan mengancam nya jika memberi tahu orang lain dia akan membunuhnya.


Satu jam kemudian.


Yang di tunggu tunggu Kim Yuri akhirnya tiba,Li Xuan meminum teh nya.


Kim Yuri tersenyum tipis dan menunggu racun itu bereaksi,setelah beberapa saat racun itu mulai bereaksi.


Li Xuan merasakan sakit yang teramat pada perutnya.


"Akhhhh..perutku...akhhh" Li Xuan mengerang kesakitan.


So yong dan Feiuye sangat khawatir .


"Permaisuri..apa yang terjadi,Dayang!! cepat panggil tabib" So yong berteriak agar dayang segera memanggil tabib.


Xiang langsung menghampiri Li Xuan dan memeriksa nya.

__ADS_1


Xiang memeriksa cangkir teh Li Xuan.


"Ini.." Xiang sangat yakin jika Li Xuan telah di racuni "Segera pindahkan Permaisuri ke paviliun,dia harus segera mendapat perawatan" Seru Xiang ke Dayang Shin.


"Xiang..ada apa,,apa kau mengetahui sesuatu?" Tanya Feiuye yang sangat cemas.


"Permaisuri telah di racuni" Sontak semua orang kaget.


"Apa!! Bagaiman bisa hiks..hiks" Seketika So yong dan Feiuye pun menangis.


"Kalian cepatlah! sekarang bukan waktunya untuk menangis,cepat pindahkan permaisuri" Ucap Kim Yuri yang pura pura mencemaskan permaisuri.


Dayang Shin membawa Li Xuan ke paviliun nya,Xiao berlari sambil menangis memanggil tabib.


Saat di perjalanan Xiao tidak sengaja bertemu dengan pangeran,


"Salam pangeran hiks..hiks" Xiao terus menangis.


"Xiao..kenapa kau datang bersama tabib,ada apa?" Tanya pangeran.


"Permaisuri..hiks..hiks..permaisuri telah di racuni" Seketika pangeran langsung berlari untuk menemui permaisuri.


Sesampainya di paviliun permaisuri Xiang sedang mencoba mengobati Li Xuan.


"Permaisuri telah di racuni,dia masih belum sadarkan diri..tabib harus segera memeriksanya" Ucap Xiang.


"Tabib cepat periksa permaisuri" Ucap pangeran meminta agar tabib segera memeriksa Li Xuan.


"Baik Yang mulia,saya mohon ijin untuk memeriksa keadaan permaisuri.


"Baiklah..cepat"


Tabib mulai memeriksa Li Xuan,setelah memeriksa keadaan Li Xuan..tabib menatap Xiang yang dari tadi terus menatapnya.


"Apa kau sudah memeriksanya tadi?" tanya tabib ke Xiang.


"Aku sudah memeriksanya " Ucap Xiang.


Semua orang menunggu dengan cemas di luar.


Pangeran sangat khawatir dan terus berdiri di depan pintu kamar Li Xuan.


Sementara itu di dalam.


"Xiang..ada apa,kenapa tubuhku sangat lemas" Li Xuan sadar dan bertanya tentang keadaan nya ke Xiang.

__ADS_1


"Anda tenang saja Yang mulia,tabib sudah memeriksa anda" Ucap Xiang.


"Yang mulia..maafkan saya,tapi saya harus mengatakan yang sejujurnya ke anda" Ucap Tabib.


"Ada apa tabib,kau katakan saja" Ucap Li Xuan.


"Sepertinya racun ini sengaja di berikan ke Yang mulia untuk menggugurkan kandungan anda" Ucap tabib.


Li Xuan sangat kaget dan menangis "A..apa..hiks..hiks,jadi..apa sekarang bayiku sudah tidak ada? Tanya Li Xuan.


"Bayi anda masih ada,tapi dia sangat lemah" Tabib menjelaskan keadaan Li Xuan.


"Lalu..a..pa sekarang..apa yang harus di lakukan" Tanya Li Xuan.


"Sepertinya pengawal anda tahu yang harus di lakukan sekarang,kalau saya tidak salah kau sudah memberikan sesuatu ke Yang mulia..apa itu benar?" Ucap Tabib itu ke Xiang.


"Benar..aku sudah memberikan nya penawar,terlambat sedikit saja itu bisa berbahaya" Ucap Xiang.


"Jadi bagaimana menurutmu sekarang?" Tanya tabib.


"Sebenarnya aku juga ragu,aku punya dua pilihan yang mulia" Ucap Xiang.


"Apa itu?"


"Jika anda ingin mempertahankan bayi anda,anda harus terus mengkonsumsi obat yang aku buat sampai bayi anda lahir.tapi meskipun setelah melahirkan bayi anda selamat,efek racun itu sangat sulit hilang dan anda harus mendapatkan perawatan lagi setelahnya dan tidak bisa di lakukan di sini" Ucap Xiang.


"Lalu yang kedua?"


"Jika anda ingin baik baik saja,segera keluarkan bayi itu agar anda bisa segera melakukan perawatan dan tidak seburuk setelah anda melahirkan" Ucap Xiang.


Li Xuan tidak berfikir panjang,dia langsung memilih untuk menyelamatkan bayinya " Tabib..kau sudah mendengar semuanya,bisahkah kau rahasiakan semua yang kau dengar tadi" Ucap Li Xuan.


"Saya berjanji akan merahasiakan nya Yang mulia" Ucap tabib.


"Tabib kau harus bilang ke pangeran kalau aku baik baik saja" Pinta Li Xuan.


"Baik Yang mulia " Tabib menuruti permintaan li Xuan.


"Xiang..aku percayakan semuanya padamu" Ucap Li Xuan.


"Aku akan berusaha,meskipun begitu..aku tetap saja khawatir" Xiang tidak yakin dengan yang di lakukannya.


"Kau tenang saja,aku tidak peduli dengan diriku..aku hanya ingin anakku selamat" Li Xuan menangis dan bersyukur karena anaknya baik baik saja.


Bersambung..

__ADS_1


__ADS_2