
Sesampainya di istana pangeran langsung membawa Li Xuan ke kamarnya untuk mengganti pakaiannya yang rusak.
"Kau segeralah mengganti pakaianmu yang sudah ku siapkan,,aku harus ke aula pernikahan sekarang..mereka semua pasti mencariku karena aku sudah pergi sangat lama" Ucap pangeran ke Li Xuan.
"Iya pangeran" Li Xuan langsung di sambut oleh Xiao.
Xiao membantu Li Xuan merias diri sambil menangis karena putri nya itu kembali dengan selamat.
"Hiks..hiks..aku senang putri kembali dengan selamat hiks..hiks" Ucap Xiao.
"Sudah jangan menangis,seharusnya kau bahagia karena aku akan menikah hari ini" Ucap Li Xuan.
"Sudah selesai putri..kau sangat cantik" Ucap Xiao.
Pangeran ketiga dan Li Xuan memasuki ke aula pernikahan dan semua orang menatap ke arah mereka.
"Bukankah mereka sangat serasi ibu" Ucap Ratu ke Ibu Kaisar.
"Benar..kau memang tidak salah memilih"
Mereka berdua memulai acara pernikahan mereka
__ADS_1
Dan pernikahan pun selesai,,semua orang bersorak mengakhiri acara pernikahan pangeran.
Semua orang sedang menikmati pesta,sedangkan pangeran dan Li Xuan pergi ke kamar pengantin mereka untuk istirahat.
"Emh..aku ngantuk,,kalau kau mau minum arak lagi silahkan..aku mau tidur dulu" Ucap Li Xuan.
"Cihh..kau tidak usah gugup,aku juga tidak mau melakukannya denganmu...aku sama sekali tidak ada perasaan padamu jadi kau tidak usah khawatir aku akan tidur di ruangan sebelahmu" Ucap pangeran.
"Siapa juga yang ngarep tidur sama pangeran!!" Ucap Li Xuan kesal karena pangeran berbicara seakan akan Li Xuan sangat menyukai pangeran.
"Oh iya..aku lihat sepanjang acara ibu mu sama sekali tidak tersenyum ataupun sedih karena putrinya menikah" Ucap pangeran.
"Hewh..dia bukan ibuku,,aku puas sekarang karena aku tidak serumah lagi dengannya..setidaknya dia tidak mencoba membunuhku setiap hari" Ucap Li Xuan.
"Entahlah..aku juga tidak tahu,,yang jelas aku juga tidak tahu kehidupan apa yang akan aku jalani di istana ini...belum menikah saja ada orang yang hendak melenyapkan ku,,apa sebenarnya sangat berbahaya menikah denganmu?" Ucap Li Xuan.
"Kau tenang saja,,kehidupan di istana memang tak seindah yang di lihat. selama kau tidak berbuat macam macam..tidak akan ada hal buruk yang terjadi padamu" Ucap pangeran.
"Baiklah..tapi,,pangeran boleh aku bertanya sesuatu padamu?" Tanya Li Xuan.
"Apa?"
"Aku tahu pangeran menikah denganku karena perintah dari ibu ratu,,tapi...apa pangeran tidak ada perasaan dengan wanita lain?? pangeran jujur saja,,tidak masalah untukku karena aku juga tidak suka denganmu" Ucap Li Xuan *Okeh fiks pada dasarnya pangeran memang tampan,,tapi aku ini bukan li Xuan hewhhh*
__ADS_1
"Aku tidak tahu,,yang aku tahu ibuku sangat menyayangimu..mungkin karena kau anak dari sahabatnya,,kau tidurlah..aku pergi dulu" Ucap pangeran sambil pergi meninggalkan Li Xuan.
"Huh dasar!!!" Li Xuan pun pergi tidur.
Pangeran berjalan jalan di taman istana.
pangeran berhenti sejenak menatap daun daun yang melambai karena angin malam itu.
"Yang muli pangeran,,apa anda masih memikirkan gadis itu?" Tanya pengawal ke pangeran.
"Entahlah yul..aku juga tidak tahu,,di mana dia saja aku tidak tahu. apa pantas aku memikirkannya" Ucap pangeran.
"Kita bertemu gadis itu waktu kita masih kecil,,pangeran selalu bilang dia akan menjadi istrimu setiap dia datang dan menyuruhnya menunggumu sampai dewasa...tapi gara gara perang itu pangeran tidak pernah lagi bertemu dengannya" Ucap Seo Yul pengawal sekaligus sahabat pangeran.
"Apa dia masih hidup? Kau tidak tahu kan..sudahlah jangan bicarakan dia lagi" Ucap pangeran tak sadar meneteskan air matanya.
"Maafkan aku yang mulia karena membuat anda sedih" Ucap pengawal Yul.
"Tidak..aku hanya kesal saja karena dia benar benar tidak meninggalkan tanda sedikitpun bahwa dia masih ada" Ucap pangeran.
"Tapi..bukankah Putri Li Xuan sedikit mirip dengannya" Ucap pengawal Yul.
"Tidak!! apanya yang mirip..sudahlah,,oh iya aku besok mau ke desa tetangga..kau ikut denganku"
"Baik pangeran "
__ADS_1
Bersambung.
"