
Li Xuan sedang beristirahat,pangeran pergi ke tempat buku untuk mengambil bukunya yang tertinggal.
Saat pangeran sampai,dia melihat Kim Yuri sedang membaca..Pangeran pun menyapanya.
"Yuri..kau ada di sini?" Pangeran menyapa Kim Yuri.
"Pangeran..ah..iya,aku sedang membaca buku yang dulu sering kau bacakan untukku..apa kau ingat?" Tanya Kim Yuri.
"Ah..iya,kau masih mengingatnya" Ucap pangeran.
"Tentu saja..bagaimana aku bisa melupakan kenangan indah itu,aku sangat bahagia karena kau dulu sangat baik padaku" Ucap Kim Yuri.
"Hei..kenapa kau bilang begitu,apa sekarang aku tidak baik padamu" Seru pangeran.
"Tidak..kau masih baik seperti dulu,tapi entah kenapa aku merasa kalau kau menjauh dariku" Ucap Kim Yuri.
"Aku tidak pernah menjauh darimu,jangan pernah berfikir begitu aku yang sekarang dan dulu sama saja" Pangeran sedih karena Kim Yuri mengatakan itu kepadanya.
"Maafkan aku pangeran" Kim Yuri memeluk pangeran dan meminta maaf atas perkataannya tadi.
"Yuri duduklah kita baca buku ini bersama" Pangeran mengajak Kim Yuri membaca buku yang dulu mereka baca bersama.
Kim Yuri pun tersenyum senang akhirnya dia bisa menghabiskan waktu bersama pangeran.
Kim Yuri duduk di samping pangeran,pangeran membacakan bukunya seperti dulu.
Pangeran pun mengingat kenangan dulu saat dia bersama Kim Yuri.
Kim Yuri tertidur di bahu pangeran,pangeran pun tidak tega membangunkannya dan membiarkannya seperti itu.
Li Xuan tertidur sangat lama,saat dia bangun dia sadar pangeran tidak ada di sampingnya.
"Xiao..apa pangeran tadi ke sini?" Tanya Li Xuan ke Xiao yang ada di sampingnya.
"Tidak permaisuri..sejak dia pergi tadi siang pangeran belum menemui mu lagi" Ucap Xiao.
"Benarkah..bukankah dia tidak ada kerjaan hari ini,ah Xiao..panggilkan Xiang ke sini" Ucap Li Xuan.
"Baik permaisuri " Xiao pun keluar memanggil Xiang.
"Xiang di sini Yang mulia "
"Xiang..apa kau tahu di mana pangeran sekarang?" Tanya Li Xuan.
__ADS_1
"Sepertinya pangeran berada di ruang buku sekarang" Jawab Xiang.
"Bisa kau antar aku ke sana?" Pinta Li Xuan.
"Baik Yang mulia..ayo" Xiang pun mengantar Li Xuan ke tempat buku.
Saat mereka sampai Li Xuan terkejut melihat pangeran dan Kim Yuri yang tertidur bersama.
Li Xuan pun pergi meninggalkan mereka.
"Aku ini memang bodoh,kenapa aku tidak sadar juga..pangeran dulu sangat menginginkannya,tentu saja dia akan lebih sering bersamanya di istana" Gumam Li Xuan.
Xiang melihat Li Xuan yang tidak bisa menyembunyikan kesedihannya.
Li Xuan duduk di tepi danau dan melamun di sana,saat sedang dalam lamunannya dia bertanya kepada Xiang tentang keadaannya nanti setelah melahirkan.
"Xiang..bukankah kau bilang aku tidak akan baik baik saja setelah melahirkan nanti" Ucap Li Xuan.
"Maaf Permaisuri..aku hanya bisa memberikanmu obat untuk bisa bertahan sampai kau melahirkan,setelah itu aku baru bisa fokus pada anda..aku tidak bisa memberikan obat itu sekarang karena terlalu bahaya untuk bayimu" Ucap Xiang.
"Jadi kita hanya menahan racun itu di tubuhku saja,Dulu hidupku sangat menyedihkan,aku di khianati oleh orang terdekatku. aku pikir setelah aku di sini aku akan mendapatkan kebahagiaanku dengan banyak mendapat cinta..ternyata sama saja" Li Xuan menceritakan kesedihannya ke Xiang.
"Jadi kehidupanmu di dunia modern juga menyedihkan seperti di sini" Xiang tiba tiba mengatakan tentang dunia modern,Li Xuan kaget dengan ucapan Xiang.
"Kau tidak perlu berbohong,aku sudah tahu semuanya..karena aku juga berasal dari sana" Li Xuan semakin kaget karena Xiang ternyata bereinkarnasi sama seperti dirinya.
"Jadi..kau dari mana?" Tanya Li Xuan yang penasaran.
"Guangzhou China" Ucap Xiang.
"Wuaaahhh jadi kau dari China,kalau aku dari Daegu" Ucap Li Xuan.
Li Xuan pun menceritakan semuanya ke Xiang dan merasa nyaman ketika bercerita dengannya.
Sementara itu Karena sudah hampir Sore,pangeran membangunkan Kim Yuri.
"Yuri..bangunlah" Pangeran membangunkan Kim Yuri.
"Eeemhhh..ah pangeran,maafkan aku" Ucap Kim Yuri.
"Tidak apa apa,sudah sore..kau kembalilah ke paviliun mu" Ucap pangeran.
"Ah..iya" Saat pangeran hendak pergi,Kim Yuri menahan tangannya.
__ADS_1
"Pangeran..bisahkah kau bersamaku malam ini" Ucap Kim Yuri dengan nada memelas.
"Aku..aku akan bersama Permaisuri,dia belum sepenuhnya pulih" Ucap pangeran.
"Benar juga,tapi..apa kalau aku yang pada saat itu di racuni,apa kau juga akan memperlakukan aku sama dengan permaisuri?" Tanya Kim Yuri yang membuat pangeran bingung.
"Te..tentu saja" Ucap pangeran dengan terbata.
"Kau saja tidak yakin dengan ucapanmu,bagaimana aku bisa mempercayainya..kau sudah banyak berubah pangeran,aku pikir setelah aku datang ke istana kita bisa bahagia bersama..ternyata hanya anganku saja,kalau kau sudah tidak mencintaiku kenapa kau membawaku ke istana!! seharusnya kau biarkan aku di desa saja,kenapa harus repot repot membawaku ke sini hanya untuk kau campakan saja !!" Kim Yuri meluapkan amarahnya ke pangeran.
"kirim aku kembali ke desa,aku tidak mau lagi di sini!!" Kim Yuri sangat marah dan meninggalkan pangeran.
Pangeran sangat bingung,dia tidak bisa menyalahkan Kim Yuri karena dia juga merasa bersalah.
Semua yang di katakan Kim Yuri benar adanya,dia dulu berusaha mempunyai anak dengan Li Xuan agar dia bisa membawa Kim Yuri ke istana.
Tapi saat dia sudah bisa membawa Kim Yuri ke istana dia malah mengabaikannya.
Pangeran menghentikan langkahnya ke tempat Li Xuan,dia pun bergegas ke tempat Kim Yuri untuk meminta maaf kepadanya.
Yul yang merasa ada yang salah dengan pangeran pun bertanya padanya " Pangeran..bukankah kau ingin menemani Permaisuri,tapi kenapa kau berbalik arah" Tanya Yul.
"Aku ingin menemui Kim Yuri dulu,aku harus mengatakan sesuatu padanya" Ucap pangeran dengan tergesa.
Pangeran sampai di tempat Kim Yuri,dia pun langsung masuk ke kamar Kim Yuri.
Kim Yuri yang sedang duduk menangis kaget dengan kedatangan pangeran,Kim Yuri pun berdiri dan pangeran langsung memeluknya.
"Maafkan aku..aku mohon maafkan aku" Ucap pangeran.
"Pangeran..kau"
"Aku salah,, seharusnya aku tidak begini,tapi..aku akan memberitahumu" Ucap pangeran.
"Apa yang ingin kau katakan padaku pangeran?" Tanya Kim Yuri yang penasaran.
"Sebenarnya aku..aku melakukan ini semua untukmu" Ucap pangeran.
Kim Yuri bingung dengan Ucapan pangeran,Kim Yuri pun mengajak pangeran duduk bersama agar dia lebih tenang saat mengatakannya ke Kim Yuri.
Mohon dukungannya agar Author semangat lagi ya☺️Jangan lupa tinggalkan jejak kalian dengan Like, Coment dan Vote ya.
Jangan lupa Subscribe jug😁
__ADS_1
Bersambung.