
Li Xuan sudah di hutan bersama Xiang,Xiang memperhatikan Li Xuan yang sedang melamun.
"Yang mulia,bukankah anda meminta kemari karena ingin berburu..tapi kenapa anda malah melamun di sini?" Xiang menegur Li Xuan yang melamun seperti ada yang sedang di pikirkan.
"Tidak apa apa,kita tinggalkan kudanya di sini..aku akan berjalan ke sana,kau ikuti aku dari belakang" Xiang menuruti perintah dari Li Xuan.
Li Xuan melihat ada seekor harimau yang sedang memangsa Rusa,dia pun menyiapkan anak panahnya dan panahnya meleset dan harimau itu melihatnya.
Xiang pun langsung melindungi Li Xuan tapi Li Xuan sangat ingin mendapatkan harimau itu dan memilih maju menyerangnya.
Xiang pun membantu Li Xuan untuk mendapatkan harimau itu,setelah pertarungan yang lumayan lama akhirnya harimau berhasil di kalahkan.
Li Xuan pun merasa sangat puas.
"Kita istirahat dulu..hah..hah..aku sangat puas,buruan kita sangatlah besar" Ucap Li Xuan dengan nafas yang terengah engah.
"Aku akan ambilkan air untukmu Yang mulia" Ucap Xiang sambil mengambil botol air yang ia bawa.
"Terima kasih" Ucap Li Xuan.
...****************...
Sementara itu di istana Pangeran sudah berada di kamar Feiuye, Feiuye berdandan sangat cantik untuk pangeran.
Feiuye menuangkan arak untuk pangeran "Silahkan pangeran" Ucapnya sambil memberikan gelas arak ke pangeran.
"Kau dulu yang minum" Pangeran memberikan gelasnya ke Feiuye.
Feiuye terus menerus di beri arak oleh pangeran dan tidak bisa menolaknya,akhirnya pun Feiuye mabuk dan tidak sadarkan diri.
__ADS_1
Pangeran sengaja membuat Feiuye mabuk dan tidak sadarkan diri agar dia tidak menghabiskan malam dengannya.
Pangeran memindahkan Feiuye ke tempat tidurnya dan meninggalkannya untuk melihat Li Xuan di kamarnya.
Dayang Shin yang kaget melihat kedatangan pangeran ke kamar Li Xuan sangat cemas karena Li Xuan sedang tidak ada.
"Dayang Shin,kenapa kau menghalangi jalanku!" Seru pangeran sambil menatap Dayang Shin.
"Ma..maaf Yang mulia" Dayang Shin pun membukakan pintu untuk pangeran.
Pangeran masuk dan mencari keberadaan Li Xuan
.
"Di mana permaisuri?" Tanya pangeran.
"Pergi? malam malam begini,kemana dia" Tanyanya lagi.
"Anu Yang mulia..Permaisuri tadi menaiki kudanya untuk berburu ke hutan bersama Xiang yang mulia" Ucap Dayang Shin.
"Ke hutan? Kenapa dia tidak bilang padaku" Pangeran sangat khawatir.
Pangeran menunggu Li Xuan tapi tidak kunjung kembali,Matahari sebentar lagi akan terbit dan Yul meminta pangeran untuk kembali ke kamar Feiuye.
Pangeran yang masih menghawatirkan Li Xuan pun terpaksa kembali ke kamar Feiuye.
Feiuye terbangun dan menatap pangeran di sampingnya,dia merasa sangat bersalah karena minum terlalu banyak dia jadi tidak melayani pangeran tadi malam.
Pangeran yang pura pura tidur Pun membuka matanya dan pura pura baru bangun dari tidurnya.
__ADS_1
"Ada apa selir Fei?" Tanyanya yang melihat Feiuye yang sedang menatapnya.
"Maaf pangeran,tadi malam aku sangat mabuk..aku tidak melayani anda dengan baik" Ucap Feiuye merasa sangat bersalah.
"Tidak apa apa,masih ada hari lain..aku akan bangun sekarang" Ucap pangeran.
Pangeran keluar bersama Feiuye,Kim Yuri yang melihatnya sangat kesal.
Kim Yuri menghampiri pangeran.
"Pagi pangeran,aku ingin bicara denganmu!" Seru Kim Yuri.
"Aku ada pertemuan pagi ini,Jika kau ingin bicara nanti saja" Ucap pangeran.
Kim Yuri merasa pangeran sangat berbeda,dia merasa pangeran tidak mencintainya lagi.
Saat itu Li Xuan dan Xiang kembali dari hutan,Xiang menggendong harimau yang Li Xuan dapatkan.
Pangeran yang melihatnya langsung menghampiri Li Xuan.
Feiuye dan Kim Yuri pun mengikuti di belakang pangeran.
"Permaisuri..kau..ini" Pangeran sangat kaget dengan harimau yang di bawa Xiang.
"Pagi pangeran,ah..ini harimau yang aku dapatkan tadi malam..sangat besar bukan,aku ingin menjadikan kulitnya jadi selimut..ah aku permisi dulu aku ingin mandi sekarang" Li Xuan mengabaikan pangeran dan pergi meninggalkan nya.
Feiuye dan Kim Yuri tidak menyangka kalau Li Xuan sangat hebat dalam berburu,mereka terus memandangi harimau besar itu.
Bersambung
__ADS_1