
Di kediaman Li Xuan.
"Xiao..kenapa aku merasa kalau Xiawei itu tidak baik,,sepertinya dia sangat tidak menyukaiku..iya kan"Ucap Li Xuan.
"Emhhh.. Xiao juga merasa seperti itu putri,,sudahlah putri jangan di pikirkan..sebaiknya putri tidur sekarang" Jawab Xiao.
"Baiklah..selamat malam"
Keesokannya Li Xuan berpamitan untuk pulang karena harus mempersiapkan pernikahannya yang tinggal beberapa hari lagi.
"Apa aku harus mengantarmu?" Tanya pangeran ke Li Xuan.
"Tidak usah,,untuk apa kau mengantarku..orang orangku saja sudah cukup" Jawab Li Xuan.
"Baguslah kalau begitu,,aku juga malas" Ucap pangeran sambil meninggalkan Li Xuan.
"Huh dasar"
Li Xuan berangkat pulang,, Li Xuan melamun sepanjang perjalanan.
Li Xuan masih tidak percaya dengan apa yang di alaminya sekarang,dan kenapa dia mengalaminya sekarang.
__ADS_1
Saat masih dalam lamunannya tiba tiba kereta kuda miliknya di hadang oleh para penjahat di jalan yang di lewatinya.
"Serahkan barang bawaan kalian atau akan ku habisi kalian!!"Ucap bandit itu.
"Putri di luar ada penjahat,,putri harus tetap di dalam kereta biar pengawal yang mengurus mereka" Ucap Xiao dengan ketakutan.
"Kau tidak perlu khawatir Xiao" Saat Li Xuan sedang menenangkan Xiao yang ketakutan tiba tiba salah satu penjahat menerobos ke kereta dan menarik Xiao.
"Kyaaa..Tolong aku" Teriak Xiao yang di tarik oleh penjahat itu.
"Xiao" Li Xuan mencoba menarik Xiao tapi gagal dan akhirnya Li Xuan pun keluar.
Dan yang di lihat di luar para pengawal yang bersamanya sudah tewas karena melawan para penjahat itu dan sekarang hanya tinggal Li Xuan dan Xiao saja.
"Ha..ha sebenarnya tugas kami adalah mengantarkan kepalamu ke tuan kami" Ucap ketua penjahat itu.
"Siapa yang menyuruh kalian untuk melakukan ini padaku!!" Ucap Li Xuan.
"Kau tidak perlu tahu,tenang saja aku akan langsung menebas lehermu jadi kau tidak perlu terlalu lama merasakan sakit" Ucap penjahat itu sambil melangkah untuk menyerang Li Xuan.
"Omong kosong..Cihh" Li Xuan mengambil pedang pengawalnya dan melawan para penjahat itu.
__ADS_1
Dan dalam sekejap para penjahat itu di kalahkan oleh Li Xuan.
"Hewhh..kenapa kalian harus jadi penjahat jika selemah ini,,sekarang aku harus bertanya pada siapa jika kalian semua mati!!" Ucap Li Xuan sambil menyarungkan kembali pedangnya.
"Pu..putri" Xiao yang masih ketakutan menghampiri Li Xuan dengan gemetar.
"Xiao..kau baik baik saja kan?" Tanya Li Xuan.
"Xiao..ba..baik baik saja putri,,ba..bagaimana putri bisa mengalahkan mereka semua..dari mana putri belajar bela diri" Tanya Xiao yang kebingungan.
"Emhhh..entahlah"
*Sepertinya yang barusan adalah pemilik tubuh ini yang melakukannya,,tapi bagaimana bisa..bukankah dia di kenal sangat lemah dulu* Ucap Li Xuan dalam hati.
"Putri kita harus melanjutkan perjalanan pulang,,tapi sepertinya kita harus jalan kaki karena kuda kita juga di bunuh oleh mereka" Ucap Xiao.
"Baiklah..tapi bagaimana dengan mayat mayat ini?" Tanya Li Xuan.
"Nanti kita suruh orang rumah untuk membersihkan ini" Ucap Xiao.
"Oh..ya sudah kita jalan sekarang,,kita harua sampai sebelum malam" Ucap Li Xuan sambil berjalan ke arah pulang.
__ADS_1
Bersambung.