
Li Xuan sudah pergi dari istana selama tiga hari,pangeran sangat gelisah karena merindukan Li Xuan.
"He...ehem..sepertinya anda sangat gelisah Yang mulia" Seru pengawal Yul yang memperhatikan Pangeran tidak fokus dengan buku di tangannya.
"Kau tahu apa" Jawab pangeran dengan ketus.
"Baiklah..tapi kemarin aku tidak sengaja bertemu Permaisuri di pasar,dia terlihat sangat bahagia bercengkrama dengan seorang laki laki" Ucap Pengawal sengaja membuat pangeran cemburu.
Karena yang dia tahu pangeran pasti akan memutuskan untuk menemui Li Xuan segera setelah dia mendengar ini.
"Apa kau bilang!! Ah sial!!..aku jadi tambah tidak fokus sekarang!!" Ucap pangeran sambil menutup bukunya.
"Tapi kau jangan khawatir..Setahuku pria itu sepupu permaisuri,tapi kau tidak boleh setenang itu juga..karena aku melihat tatapan yang berbeda dari pria itu ke permaisuri" Mendengar Pengawal Yul yang terus memanas manasinya,pangeran pun beranjak dari tempat duduknya.
"Yul..kau siapkan kudaku sekarang!" Seru pangeran dengan kesal.
"Hei..kau mau ke mana malam malam begini" Ucap Yul sengaja menggoda pangeran.
"Tentu saja aku harus ke rumah istriku,bukankah mertuaku sakit..sudah seharusnya aku menjenguknya" Ucap pangeran,Yul pun tertawa dan membuat pangeran kesal.
"Baiklah..tapi sebaiknya Yang mulia ke sana besok pagi,ini sudah sangat larut..tahanlah sebentar" Ucap pengawal Yul.
"Kau ini!! Aku tidak suka menunda nunda" Ucap pangeran sambil pergi dan mengambil kudanya.
"Hei..Yang mulia,tunggu...aku akan ikut bersamamu" Yul mengejar Pangeran dengan kudanya.
Dia pun tersenyum karena pangeran sepertinya sangat Cemburu.
Malam sudah sangat larut,pangeran pun sampai dan meminta penjaga untuk membuka pintu.
"Yang mulia,anda datang" Xiao tidak sengaja melihat pangeran dan menghampirinya.
__ADS_1
"Tentu saja ..mertuaku sakit,tentu saja aku harus datang" Seru Pangeran.
"Kalau begitu Xiao antar untuk menemui tuan besar Yang mulia" Xiao hendak mengantar pangeran ke Kamar Ayah Li Xuan tapi pangeran menahannya.
"Tu..tunggu,sudah sangat larut..beliau pasti sudah tidur,aku akan menemuinya besok saja" Ucap pangeran.
"Wah..wah tadi kau sangat buru buru,tapi sampai di sini kau berhenti..apa kita pulang sekarang" Yul menggoda pangeran dan mengajaknya kembali lagi ke istana.
"Baiklah..baiklah..aku ingin bertemu Permaisuri. Puasss!" Seru pangeran yang malu karena di goda terus oleh Yul.
"Nah kau sudah dengar kan..antar dia ke kamar permaisuri sekarang" Ucap Yul ke Xiao.
Xiao pun mengantar pangeran ke kamar Li Xuan.
Li Xuan yang sedang merajut kaget dengan kedatangan pangeran.
"Apa kabarmu permaisuri" Pangeran langsung menghampiri Li Xuan yang sedang merajut.
"Aku sangat merindukan istriku,apa aku tidak boleh menemuinya?" Ucap pangeran.
Li Xuan pun langsung memeluk Pangeran karena dia juga sangat merindukannya.
"Aku juga sangat merindukanmu pangeran..tapi.." Li Xuan melepaskan pelukannya dan menatap pangeran.
"Ada apa Xuan? apa yang kau pikirkan" Pangeran bingung dengan Li Xuan yang seperti sedang menghindarinya.
"Seharusnya kau menghabiskan waktumu dengan selir mu pangeran,setidaknya kau lakukanlah saat aku tidak ada di istana" Pangeran langsung berlutut .di hadapan Li Xuan yang sedang duduk.
"Kau jangan bicara seperti itu,aku sama sekali tidak menyukainya..yang aku cintai hanya kau sekarang,ya aku tahu aku dulu pernah meminta padamu untuk meresmikan selir Kim Yuri,,tapi saat itu aku hanya ingin menepati janji masa laluku..dan sekarang aku tidak tahu aku mencintainya atau tidak" Pangeran menjelaskan bahwa dia tidak ingin bersama selir selirnya.
Li Xuan yang mendengarnya pun merasa luluh,dia merasa benar benar di butakan cinta dan sudah melupakan sakit hatinya.
__ADS_1
"Baiklah pangeran..aku percaya padamu,hari sudah larut..kita tidur sekarang" Li Xuan mengajak pangeran ke tempat tidurnya.
Pangeran tidur sambil memeluk Li Xuan,Li Xuan yang tidak bisa tidur dari kemarin karena memikirkan pangeran..akhirnya sekarang bisa tidur dengan lelap karena pangeran ada di sampingnya.
Sementara itu di luar ruangan Xiao menghampiri Yul yang sedang berjaga.
"Tuan..sebaiknya anda istirahat saja,di sini aman..penjagaan sangat ketat,anda tidak usah khawatir" Xiao meminta agar Yul istirahat karena sudah larut malam.
"Mungkin kau benar,aku sangat lelah..seharusnya aku tidur saja sekarang,tapi..apa kau ada makanan? aku sangat lapar" Ucap Yul.
"Anda mau makan tuan,aku akan menyiapkannya..aku akan mengantarmu ke kamarmu,nanti biar aku antarkan makanannya ke ruanganmu" Ucap Xiao yang senang karena bisa bicara langsung dengan Yul.
"Baiklah..terima kasih Xiao" Yul pun pergi ke kamarnya di antar oleh Xiao.
Setelah itu Xiao langsung pergi ke dapur untuk menyiapkan makanan,setelah makanan siap Xiao pun langsung mengantarnya ke tempat Yul.
Yul sangat menikmati hidangan yang di berikan Xiao,Xiao pun sangat senang karena Yul menyukainya.
"Oh iya tuan..apa pangeran akan kembali ke istana besok?" Tanya Xiao.
"Sepertinya tidak..dia akan tinggal,dan pastinya aku juga harus tinggal..tapi apa yang akan aku lakukan di sini,dia pasti melarang ku mengikutinya" Ucap Yul sambil menyantap makanan nya.
"Emh..Bagaimana kalau Xiao tunjukan tempat yang bagus di sini,anda pasti menyukainya..dan tentunya anda juga belum pernah ke sana" Ucap Xiao.
"Benarkah.. kalau begitu kita pergi besok,kita tidak boleh mengganggu kebersamaan pangeran dan permaisuri" Seru Yul.
"Baiklah..kita pergi besok" Xiao sangat senang karena dia bisa bersama dengan yul.
"Aku sudah selesai..terima kasih makanannya,sampai jumpa besok" Yul pergi tidur setelah menghabiskan makanannya.
Sementara itu Xiao membereskan tempat makanan dan terus menerus memikirkan Yul yang akan pergi bersamanya besok.
__ADS_1
Bersambung