Menjelajah Waktu Dan Menjadi Permaisuri

Menjelajah Waktu Dan Menjadi Permaisuri
Di desa Part 1


__ADS_3

Sesampainya di pasar Xiao segera membeli yang dia cari.


"Kau cepatlah,kita harus segera kembali" SeRu Xiang.


"Kau ini..kita itu baru saja sampai!" Gerutu Xiao karena Xiang terus menyuruhnya untuk buru buru.


"Kau bantulah aku,jangan diam saja" Ucap Xiao.


"Sepertinya aku memang harus membantumu,kau ini sangat lamban!" Seru Xiang.


Saat mereka berdua sedang sibuk memilih,tiba tiba keadaan pasar sangat ramai.


"Ada apa..kenapa tiba-tiba orang orang berkumpul" ucap Xiao.


Xiang menghentikan orang yang lewat untuk bertanya ada hal apa yang membuat semua orang berkumpul.


"Permisi..ada apa..kenapa kalian semua terlihat buru buru untuk melihat sesuatu?" tanyanya.


"Pangeran ketiga dan selirnya datang ke desa,tentu saja kami akan menyambutnya" ucap orang itu dan langsung pergi meninggalkan mereka.


"Pangeran ketiga dan selirnya,aku pikir dia akan bersedih karena permaisuri pergi tanpa pamit kepadanya" Seru Xiao.


"Aku akan memeriksa nya,kau tunggulah di sini" Ucap Xiang.


Xiang pun pergi memeriksa nya .


Dia melihat pangeran bersama rombongan nya,dia melihat Selir Kim Yuri ada di tandu.


Xiang sangat kesal,dia dari awal tidak menyukai Kim Yuri.


Dia menduga kalau Kim Yuri lah yang meracuni Li Xuan.


Saat sedang memperhatikan pangeran,tidak sengaja Yul melihat Xiang di kerumunan.


Xiang dan Yul bertatap mata,Yul langsung turun dari kudanya dan mengejar Xiang.


Xiang yang sadar kalau Yul mengejarnya,dia langsung kembali ke tempat Xiao dan mengajaknya pergi dari pasar segera.


Dia tidak mau kalau sampai mereka bertemu dengan Yul.


"Hei..kau kenapa tergesa-gesa,ada apa?" Xiao bingung karena Xiang menarik tangannya dan langsung membawanya pergi dari sana.


Yul kehilangan jejak karena Xiang sangat cepat menghilang dari pandangannya,dia pun kembali ke rombongan.


Pangeran menyadari kepergian Yul,saat Yul kembali dia pun langsung bertanya padanya.

__ADS_1


"Kau dari mana?" Tanya pangeran.


*Sebaiknya aku tidak memberitahu pangeran* Gumamnya dalam hati "Ah..aku tadi melihat seseorang yang ku kenal,tapi sepertinya aku salah" Ucap Yul.


Pangeran mempercayai nya dan melanjutkan perjalanan mereka.


Sementara itu Xiang terdiam sepanjang perjalanan pulang.


Xiao pun penasaran dengan apa yang terjadi.


"Hei..kenapa kau diam saja,apa yang sebenarnya terjadi" Tanya Xiao.


"Kita tidak perlu membicarakan nya,jangan beritahu permaisuri..aku tidak mau keadaannya semakin memburuk" Ucap Xiang.


"Melihat kau yang serius seperti ini..apa pangeran bersama selir Yuri? sepertinya iya,apa dia tidak berusaha mencari tahu tentang Permaisuri..atau sebenarnya pangeran sama sekali tidak peduli dengan keadaan permaisuri " Xiao sangat sedih karena pangeran seperti tidak peduli dengan keadaan Li Xuan.


"Entahlah..itu bukan urusan kita juga,kita hanya perlu melayani Permaisuri dengan baik saja..dan menjamin kesehatan nya" Ucap Xiang .


Di tempat pangeran Kim Yuri sedang melihat keadaan tempat yang akan mereka tinggali.


"Di sini cukup nyaman,walaupun kecil tapi aku senang bisa bersama denganmu..kau juga kan pangeran" Ucap Kim Yuri.


"Ah..iya,aku juga menyukai tempat ini..kau istirahat lah,aku harus menemui penduduk sekarang juga" Ucap pangeran.


Pangeran mengajak Yul ke tempat para penduduk.


Pangeran melihat keadaan penduduk dan mencari tahu tentang apa yang terjadi dan mencari solusinya.


"Kalian semua bicaralah padaku apa yang sedang kalian keluhkan.. siapa tahu aku bisa memberikan jalan keluar nya untuk kalian" Ucap pangeran ke para penduduk.


Seorang lelaki tua pun maju ke hadapan pangeran"Yang mulia aku ingin meminta solusi darimu Yang mulia " Ucap lelaki tua itu.


"Katakan lah" Ucap pangeran.


"Yang mulia aku mempunyai hutang ke saudagar kaya di sana,aku belum bisa membayar hutangku dan dia terus saja mengirim seseorang untuk menagihnya padaku..kemarin mereka datang lagi,mereka membawa putriku yang masih berusia lima belas tahun untuk di jadikan budak..aku benar benar khawatir tentang keadaan putri ku yang mulia " Ucap Lelaki tua itu sambil menangis.


"Keterlaluan!! ini tidak bisa di biarkan..kau tenang saja aku akan segera membawa putrimu kembali padamu!" Ucap pangeran marah karena masih ada orang kaya yang memperdaya orang miskin di wilayah nya.


"Terima kasih yang mulia..terima kasih" Ucap lelaki tua itu,dia berlutut di hadapan pangeran.


"Sudah..bangunlah,kau jangan khawatir..aku pastikan putrimu akan pulang,dan kalian semua jangan ragu untuk memberi tahuku tentang masalah kalian.. kaisar mengutus ku kemari untuk membantu kalian,jadi kalian tidak perlu sungkan padaku" Ucap pangeran.


Akhirnya para penduduk bergantian untuk memberi tahu pangeran tentang masalah mereka.


Pangeran pun membantu para penduduk untuk menyelesaikan masalah mereka.

__ADS_1


Hari sudah malam, pangeran sudah sangat Lelah..dia pun memerintahkan mereka untuk melanjutkan nya besok.


Pangeran pun kembali ke penginapan,Kim Yuri menyambut kepulangan nya.


"Pangeran kau mandilah dulu agar badanmu segar,aku akan siapkan makanan untukmu" Ucap Kim Yuri.


Pangeran pun membersihkan dirinya, sementara itu Kim Yuri menyiapkan makan malam untuk pangeran.


"Pangeran aku menyiapkan makanan kesukaan mu..kau cicipi ini" Kim Yuri menyuapi pangeran.


"Emhh..kau sendiri yang memasaknya?" Tanya pangeran.


"Tentu saja,kau cicipi juga yang ini" Kim Yuri menyuapi makanannya yang lain.


"Emh..enak..aku akan makan sendiri,kau juga harus makan" Ucap pangeran.


"Baiklah" Kim Yuri menikmati makan malam itu bersama pangeran.


Setelah selesai makan pangeran langsung beranjak dari tidurnya dan bersiap untuk tidur.


Saat pangeran sedang berbaring,Kim Yuri mendekati nya.


"Aa..Yuri..aku sangat lelah,bisahkah kita langsung tidur saja" Ucap pangeran.


"Ah..tentu saja pangeran,aku juga sudah mengantuk..selamat malam pangeran" Ucap Kim Yuri.


Pangeran pun menutup matanya dan langsung tertidur lelap.


Kim Yuri belum tertidur,dia melihat pangeran sudah tertidur sangat pulas.


Kim Yuri bangun dari tempat tidur nya,dia menyelinap pergi keluar dan mendatangi sebuah toko.


" Kenapa kau baru datang ke sini,aku sudah menunggumu" Ucap pemilik toko itu.


"Aku harus menunggu keadaan aman agar bisa ke sini,kau sudah siapkan barang yang ku minta" Tanya kim Yuri.


"Tentu saja..ini,berikanlah padanya setiap pagi dan malam..aku yakin dalam beberapa hari saja dia akan takluk padamu" Ucap pemilik toko itu.


"Bagus..ini bayaran nya,aku pergi sekarang " Kim Yuri bergegas pergi dari toko itu.


Dia lega karena pangeran masih tertidur Pulas saat dia kembali,dia pun menyimpan ramuan yang baru saja dia beli di barang barangnya agar tidak ketahuan oleh orang lain.


Kim Yuri berbaring di sebelah pangeran kembali,dia pun memeluk pangeran dan tidur sambil memeluk pangeran.


Bersambung..

__ADS_1


__ADS_2