
Masih di dalam paviliun jendral.
"Ayah maafkan aku ayah..hiks..hiks"Li Yuan meminta ampun ke ayahnya dan menangis di kakinya.
"Suamiku,,tenangkan amarahmu..ingat dia adalah putrimu"Ucap Wu Xia.
"Diam kamu!!! Lihatlah karena kau sangat memanjakan putrimu..dan kau" sambil menunjuk Qin murong "Bagaiman kau bisa melakukan ini ke putriku!!" Ucap Jenderal.
"Aku sangat mencintai putrimu,,dan aku akan bertanggung jawab atas semua kejadian ini" Ucap Qin Murong.
"Baiklah tuan besar,sebaiknya anda segera menikahkan mereka..jangan sampai dewa murka karena perbuatan mereka,,kami pergi" Semua warga yang membawa Li Yuan pun pergi meninggalkan kediaman paviliun jenderal.
"Suamiku..kau harus tenangkan dulu hatimu" Wu xia mencoba menenangkan suaminya.
"Baiklah..aku akan menikahkan kalian berdua sebelum Li Xuan menikah,,aku tidak mau keluarga kerajaan tahu hal memalukan ini!!" Ucap jenderal dengan sangat marah sambil meninggalkan mereka semua di sana.
Wu Xia pun menyuruh Qin murong pergi untuk memberi tahu kejadian hari ini kepada ayahnya,,sementara itu Wu Xia membawa Li Yuan pergi ke kamarnya.
PlaKkkk..Sesampainya di kamar Wu Xia menampar Li Yuan.
"Ibu..kenapa ibu menamparku?" protes Li Yuan.
__ADS_1
"DIAM kamu,,bukankah kamu bilang ingin menikah dengan seorang pangeran dan masuk ke istana..tapi kejadian hari ini bagaimana kamu bisa menjelaskannya ke ibu" Ucap Wu xia sangat marah kepada Li Yuan.
"Ibu..aku terpaksa melakukannya karena Qin murong mengancam akan memberitahu ayah bahwa aku juga terlibat dalam rencana pembunuhan Li Xuan"Ucap Li Yuan.
"Lalu kau setuju tidur dengannya?? dasar Bodoh!!" Ucap Wu Xia.
"Ibu..." rengek Li Yuan.
"Sudahlah,,sekarang kau bersiap saja untuk menikah dengan Qin murong. sekarang ibu hanya bisa mengandalkan adikmu,,entah kapan dia kembali" Ucap Wu xia sambil pergi meninggalkan Li Yuan.
Perlu di ketahui Li Yuan memiliki adik perempuan bernama Li tian,,dia sedang belajar di suatu daerah dan belum kembali.
Li Xuan tersenyum puas dengan kejadian hari ini,, Xiao yang memijat kaki Li Xuan memandangi tuan putrinya itu dengan tatapan heran.
Pengawal memberi tahu pangeran ketiga tentang kejadian hari ini.
"Jadi begitu ceritanya pangeran" Ucap pengawal setelah menceritakan semua hal yang terjadi hari ini di paviliun jenderal.
"Hem..jadi Putri Xuan sudah memulai balas dendamnya..sangat menarik,,awasi terus dia dan laporkan padaku jika ada hal lain yang terjadi" Ucap pangeran ketiga ke pengawalnya.
"Baik pangeran,,kalau begitu saya mohon pamit" Pengawal pun kembali ke kediaman Putri Li Xuan.
__ADS_1
"Wah..wah..wah,,kau sudah kembali"
Pengawal tersentak kaget dan jatuh dari pohon karena putri Li Xuan sudah ada di bawah pohon menunggunya.
"Tu..tuan putri"Ucap pengawal dengan terbata.
"Siapa yang menyuruhmu mengawasiku?? pangeran ketiga??" Tanya Li Xuan ke pengawal.
"Itu..aku..."Pengawal ragu menjawabnya.
"Huh..sepertinya pangeran sangat tertarik kepadaku,,sampai menyuruhmu mengawasiku seperti ini"Ucap Li Xuan.
"Pangeran ketiga sangat menghawatirkan tuan putri,,jadi hamba di suruh menjaga tuan putri sampai hari pernikahan" Ucap pengawal.
"Terserah..aku tidak perduli selama itu tidak mempengaruhi rencanaku,,masuklah..pasti tidak nyaman ada di sini,,kau bisa mengawasiku dengan dekat sekarang" Ucap Li Xuan sambil menyuruh pengawal masuk ke paviliunnya.
Pengawal pun mengikuti putri.
"Jadi kau sudah melaporkan semuanya ke pangeran tentang hari ini?" Tanya Li Xuan ke pengawal.
"Su..sudah tuan putri" Jawab pengawal.
__ADS_1
"Aku benar benar muak di sini,,aku ingin segera pergi saja dari sini" Ucap Li Xuan.
Bersambung.