
Kim Yuri masih bersama dengan Kim So Yong,Kim So Yong makin termakan dengan kata kata Kim Yuri yang menghasutnya.
"Jadi Selir So kau tahu kan apa yang aku rasakan,dulu sebelum bertemu dengan Permaisuri pangeran juga sangat mencintaiku..bahkan dia akan melakukan apapun untukku saat itu meskipun aku belum menjadi selir nya,tapi Permaisuri sangat Licik..dia membuat pangeran menjauh dariku" Ucap Kim Yuri.
"Aku juga ingin mendapatkan hak ku sebagai istri, meskipun aku hanya selirnya apa aku salah jika aku mengharapkan Cinta dari Pangeran" Ucap Kim So Yong.
"Tentu saja tidak Selir So,kau berhak sepenuhnya..hanya saja kita tidak di beri kesempatan sedikit pun untuk dekat dengan pangeran" Kim Yuri merasa sangat puas,dia pun berencana untuk membuat Kim So Yong membenci Li Xuan.
"Bagaimana kalau kau bicara dengan Permaisuri dan minta padanya untuk mendekatkan mu dengan pangeran,kita lihat dia akan membantumu atau tidak" Ucap Kim Yuri.
"Baiklah..aku akan bicarakan ini dengan permaisuri" Kim So Yong pun ingin membicarakan nya dengan Li Xuan,dia ingin hak nya sebagai istri terpenuhi.
"Kalau begitu aku pergi sekarang,masih ada yang harus aku kerjakan" Kim Yuri pamit pergi.
"Terima kasih Selir Yuri,datanglah lagi lain kali" Ucap Kim So Yong.
Kim Yuri mengangguk dan pergi,Kim Yuri mulai menyusun rencana karena dia merasa Li Xuan sudah tahu tentang apa yang ia lakukan padanya.
Kim Yuri mencari seseorang untuk membantu menjalankan rencananya menyingkirkan Li Xuan.
Sementara itu Xiang dan Seon tak pergi mencari tahu siapa orang yang selalu membantu Kim Yuri untuk menyakiti Li Xuan,Yul yang curiga dengan Xiang dan Seon tak yang selalu bersama Pun diam diam mengikuti mereka dari belakang.
Seon tak menyadari kalau mereka seperti di ikuti,Dia pun memberi tanda ke Xiang dan mereka pergi secara terpisah.
Yul yang melihat mereka pergi berbeda arah Pun merasa bingung dan tidak tahu harus mengikuti siapa,saat hendak mengejar Seon tak..tiba tiba dia terkejut dengan seseorang di belakangnya.
"Apa yang sedang kau lakukan" Ucap Xiang yang menghindar saat Yul hendak menyerangnya.
"Kau..apa yang kau lakukan di belakangku" Ucap Yul.
"Seharusnya aku yang bertanya padamu,apa mengikuti orang secara diam diam adalah hobimu" Ucap Xiang.
"Ah..apa maksudmu" Yul berusaha mengelak.
__ADS_1
"Tidak usah pura pura" Xiang menatap Yul yang sedang berbohong.
"Baiklah..iya..iya,aku memang mengikuti mu tadi,aku hanya penasaran dengan apa yang kau lakukan jadi aku mengikutimu..kau tidak mungkin memberi tahuku jika aku bertanya langsung padamu" Ucap Yul .
"Apa yang aku dan Seon tak lakukan kau tidak perlu tahu,kita punya tugas masing masing dan kau tidak berhak tahu apa yang kami lakukan..kita mempunyai tuan masing masing dan ku harap kau jangan melampaui batas" Setelah mengatakan itu Xiang meninggalkan Yul.
Yul merasa kesal karena sikap Xiang yang seperti itu padanya,dia pun memutuskan untuk kembali ke istana dan tidak ikut campur dengan urusan mereka lagi.
Di perjalanan pulang nya Yul merasa kalau Seon tak itu sangat mencurigakan,dia selalu memperhatikan sikap Seon tak yang berbeda.
"hanya perasaanku saja atau memang aku benar benar merasa kalau Seon tak ada tujuan lain di istana" gumam Yul.
"Ah sudahlah,bukan urusan ku selama itu tidak ada hubungan nya dengan pangeran" Yul pun berhenti sejenak karena melihat Xiao yang sedang berbelanja.
"Xiao..kau ada di sini?" Tanya Yul yang menghampiri Xiao.
"Tuan Yul..ah aku sedang membeli sesuatu,apa yang sedang kau lakukan di sini juga?" Tanya Xiao .
"Ah dia..entahlah,aku tidak pernah bicara dengannya..dia hanya bicara dengan Xiang dan Permaisuri saja,sikapnya sangat kasar dan pemarah..dia selalu saja marah padaku jika aku memperhatikan nya" Ucap Xiao.
"Apa kau tidak melihat sesuatu yang mencurigakan darinya?" Tanya Yul lagi.
"Emhh..entahlah, seperti tidak..hanya saja dia selalu hilang tiba tiba dan muncul secara tiba tiba"Ucap Xiao.
"Jadi hanya itu saja yang kau tahu" Ucap Yul yang tidak puas dengan jawaban dari Xiao.
"Ah iya aku ingat,waktu itu aku tidak sengaja mendengar pembicaraan Xiang dan Seon tak..mereka seperti beberapa kali menyebut kaisar,dan aku pernah melihat Seon tak melihat Kaisar dengan tatapan matah yang mengerikan hiiii" Ucap Xiao.
"Baiklah..terima kasih atas jawabanmu" Yul semaki penasaran dengan Seon tak,apalagi dengan kejadian kemarin di istana kaisar.
Sebelum nya tidak pernah terjadi tapi hal itu terjadi saat ada Seon tak di istana.
Yul pub kembali ke istana bersama dengan Xiao,Xiao merasa sangat senang karena bisa sedekat itu lagi dengan Yul.
__ADS_1
"Emh..Xiao..maukah kau membantuku " Ucap Yul tiba tiba.
"Tentu saja,jika aku bisa aku pasti akan melakukan nya untukmu" Ucap Xiao senang.
"Bisahkah kau mengawasi apapun yang di lakukan oleh Seon tak,dan kau harus memberi tahu ku apapun yang di lakukan oleh nya " Ucap Yul.
"Itu saja..baiklah,aku akan melakukan nya untukmu" Xiao merasa sangat senang karena Yul meminta tolong padanya.
Sementara itu Seon tak dan Xiang sudah bersama lagi, mereka mendatangi sebuah toko obat yang menurut informasi sering kali di datangi oleh Kim Yuri.
Mereka berdua pun menyamar agar tidak di kenali oleh nya.
"Permisi..apa ada orang"Teriak Seon tak.
"Siapa..ah ada pengunjung,masuklah" Pemilik toko itu mempersilahkan mereka berdua masuk.
Sesampainya di dalam toko Seon tak memperhatikan keadaan sekitar.
"Apa yang kalian butuhkan?" Tanya pemilik toko itu.
"Emh.. sebenarnya kami ingin mencari sesuatu yang bisa menghilangkan nyawa bayi yang masih di dalam perut" Ucap Xiang.
Sontak pemilik toko itu pun kaget "Ah..apa yang nyonya katakan,mana ada obat seperti itu" Ucap pemilik toko.
"Tapi menurut kenalanku kau menjual obat apapun,bahkan dia pernah membeli nya di sini" Ucap Xiang.
"Siapa yang anda maksud? Sebenarnya banyak pelanggan ku dari segala penjuru yang datang..tapi baru anda saja yang datang mencari obat seperti itu" Ucap Pemilik toko.
"Saudaraku tinggal di istana,dia sering sekali mendapatkan obat darimu" Seon tak berusaha memancing pemilik toko itu agar mau mengakui obat yang dia cari itu sebenarnya ada.
"Istana?"Pemilik toko berpikir sejenak,dia hanya mengenal Kim Yuri saja dari istana..tapi dia merasa tidak yakin jika mereka di beri tahu oleh Kim Yuri tentang apa yang mereka cari sekarang.
Bersambung.
__ADS_1