
setelah selesai makan,Li Xuan pun hendak memberitahu Kim So Yong dan Xing Qi bahwa dia akan kembali ke rumah.
"Selir So Yong,hari sudah larut malam..aku harus kembali ke rumah sekarang" Ucap Li Xuan.
"Ibu mau pergi..aku ingin tidur denganmu ibu" Ucap Xing Qi.
"Kau baru saja kembali,tetaplah di sini permaisuri" Ucap Kim So Yong.
"Jika waktunya sudah tepat,aku pasti akan tetap di sini..hanya saja..aku tidak tahu karena aku tidak ingat apapun semua yang ada di sini" Ucap Li Xuan.
"Baiklah..tapi kau temani lah Xing Qi tidur terlebih dahulu" Ucap Kim So Yong.
"Baiklah" Li Xuan pun menemani Xing Qi tidur,Xing Qi terus memeluk Li Xuan.
Entah kenapa tiba tiba Li Xuan ingat sebuah lagu tidur dan dia menyanyikannya untuk Xing Qi.
Beberapa saat kemudian Xing Qi pun tertidur,Li Xuan melepaskan pelukan Xing Qi perlahan.
Li Xuan menemui Kim So Yong sebelum pergi.
"Xing Qi sudah tertidur,aku akan pergi sekarang" Ucap Li Xuan.
"Tunggu dulu..aku ingin mengajakmu ke suatu tempat" Ucap Kim So Yong.
Li Xuan mengangguk dan ia pun mengikuti Kim So Yong,Kim So Yong mengajak Li Xuan untuk melihat Pangeran.
Pangeran sedang minum bersama Yul.
Li Xuan melihat ke arah pangeran yang sedang menangis di hadapan Yul.
"Siapa laki laki yang menangis itu? "Tanya Li Xuan.
"Dia pangeran..dia seperti ini setiap malam sejak kau di kabarkan meninggal,dia selalu menyalahkan dirinya karena kematianmu" Ucap Kim So Yong.
Tak terasa air mata Li Xuan pun menetes,dia tidak sadar tiba tiba dia berjalan ke arah pangeran.
Yul melihat ke arah Li Xuan yang sedang menghampiri nya dan pangeran,Yul kaget mengira Li Xuan adalah hantu.
Tapi Kim so yong mengajak Yul pergi dari sana dan menceritakan semuanya.
__ADS_1
Li Xuan berdiri di samping pangeran,pangeran menoleh ke arah Li Xuan.
"Xuan..hiks..hiks..apa kau ingin membawaku bersamamu sekarang,aku sudah berusaha untuk tetap hidup tanpamu tapi aku tidak bisa hiks..hiks" Ucap pangeran.
"Aku tidak ingat kau siapa,tapi entah kenapa hatiku sangat sakit melihatmu menangis" Ucap Li Xuan.
Pangeran memeluk Li Xuan dan menangis di pelukannya,
Pangeran tertidur di pelukan Li Xuan,Li Xuan pun membiarkannya.
Kim So Yong dan Yul menghampiri mereka.
"Permaisuri..sebaiknya kau tinggallah saja dulu" Ucap Kim So Yong.
"Yang mulia..aku masih tidak percaya anda ada di sini sekarang,ini seperti mimpi" Ucap Yul.
"Aku juga..tapi aku sama sekali tidak ingat apapun,bisahkah kau tinggal dan menceritakan nya padaku?" Ucap Li Xuan.
"Tentu saja.. sepertinya pangeran memelukmu sangat erat,aku akan menceritakan semuanya pada anda" Ucap Yul sambil duduk di hadapan Li Xuan.
Yul menceritakan semua yang terjadi dan bagaimana Li Xuan dengan pangeran dulu.
"Xiang bagaimana bisa Li Xuan pergi tapi kau tidak tahu!" Seru Lee Joon gi.
"Aku sungguh minta maaf,aku benar-benar tidak tahu.. sepertinya dia sudah merencanakan untuk pergi,aku akan mencari ke hutan tempat dia biasa berburu" Xiang dan Lee Joon gi berpencar untuk mencari Li Xuan.
Yul sudah menceritakan semuanya kepada Li Xuan.
"Aku sudah mengerti sekarang,seharusnya aku memang tidak kembali ke sini" Ucap Li Xuan sambil melepaskan pelukan pangeran.
"Apa maksudmu Yang mulia"
"Mungkin aku yang dulu benar benar tidak bahagia dengannya,aku kehilangan semua ingatanku dengannya karena aku memang tidak mau mengingat nya..aku akan pergi sekarang,dan anggap saja aku tidak pernah datang" Li Xuan pun pergi meninggalkan istana.
Yul hendak mengejar nya tapi dia tidak bisa karena permaisuri pergi dengan sangat cepat.
Li Xuan melajukan kudanya dengan sangat cepat,dia ingin segera sampai ke rumah Lee Joon gi.
Saat di perjalanan pulang tiba tiba ingatan yang ia lupakan tiba tiba muncul dan Li Xuan pun terjatuh dari kudanya.
__ADS_1
"Arghhh..kepalaku..a..apa itu tadi,apa itu ingatanku yang hilang..kenapa aku sangat sedih meninggalkan pangeran,kenapa aku seperti ini" Ucap Li Xuan.
Li Xuan pun mengurungkan niatnya untuk kembali ke lee joon gi,saat Li Xuan sedang duduk tiba tiba Xiang muncul dengan kudanya.
"NONA..." teriak Xiang.
"Nona..bagaimana kau bisa di sini,apa kau baik baik saja?" Tanya Xiang yang cemas melihat Li Xuan yang sedang menangis.
"Xiang..ingatan yang menyakitkan itu muncul,hatiku sangat sakit..apa ini penyebabnya aku terluka sampai tidak mau mengingat semuanya hiks..hiks" Ucap Li Xuan.
"Nona..aku tahu ingatan itu menyakitkan,nyatanya meskipun aku dan tuan Lee berusaha menyembunyikan nya darimu pada akhirnya kau akan ingat sendiri" Ucap Xiang.
"Aku pergi karena penasaran dengan ingatanku yang dulu,aku sudah datang ke istana" Sontak Xiang pun kaget mendengarnya.
"A..apa..nona sudah ke istana?" Tanya Xiang untuk memastikan nya.
"Iya..tapi aku tidak bertemu banyak orang,aku bertemu dengan Seorang Selir..namanya Kim So Yong,seorang pengawal bernama Yul dan Pangeran..ah satu lagi seorang anak kecil,dia bilang dia adalah putraku" Ucap Li Xuan
"Jadi kau sudah bertemu dengan Xing Qi " Ucap Xiang.
"Kau tahu namanya..Xiang aku baru pertama bertemu dengan mereka aku tidak bisa percaya dengan mereka,tapi kau sudah lama ikut denganku..kau harus jujur padaku,apa yang mereka katakan adalah benar? apa aku seorang permaisuri,dan pangeran Liam itu adalah suamiku?" Tanya Li Xuan.
"Itu benar Nona,tapi.."
"Kita pulang sekarang,aku sudah tahu sekarang dan tidak ingin mencari tahu lagi..tadi ingatanku sedikit muncul dan itu saat pangeran menyakiti hatiku,aku tidak mau mengingatnya lagi..itu sangat menyakitkan untukku" Saat Li Xuan hendak menaiki kudanya Xiang menahannya.
"Tapi kau dulu sangat mencintainya" Seru Xiang.
"Apa maksudmu?" Tanya Li Xuan yang tidak mengerti.
"Kau dulu sangat mencintai nya,kau sangat kesal padaku saat aku memintamu untuk tinggal di kuar jauh darinya" Ucap Xiang.
"Tapi rasa itu bisa saja hilang,entahlah..hatiku memang terasa sangat sakit melihat keadaan nya sekarang..tapi aku juga tidak mau menggali lukaku yang dulu lagi,aku tidak mau mendengar apapun tentangnya lagi..kita pergi sekarang" Ucap Li Xuan.
Xiang pun mengikuti Li Xuan dari belakang untuk kembali ke rumah, Sebenarnya selama ini orang yang selalu di temui oleh Xiang adalah Yul.
Yul selalu menceritakan semua hal tentang pangeran dan itu membuat Xiang merasa sangat bersalah karena tidak memberitahu kebenaran nya tentang Li Xuan.
Bersambung.
__ADS_1