Menjelajah Waktu Dan Menjadi Permaisuri

Menjelajah Waktu Dan Menjadi Permaisuri
Selesainya Balas dendam Seon tak


__ADS_3

Hari yang di tunggu tunggu oleh Seon tak tiba,kini dia sudah membawa pasukannya di depan istana.


Dia pun memaksa masuk bersama pasukannya,penjaga pintu berusaha menghalangi tapi kalah jumlah.


Prajurit istana yang mendengar ada pemberontak yang masuk istana pun mulai menghadang dan menyerang mereka.


Pertarungan sengit pun terjadi,Li Xuan dan Xiang muncul ke pertarungan dan menghampiri Seon tak.


Mereka saling memberikan kode,Seon tak pun menuju istana kaisar dengan Li Xuan dan Seon tak.


Para pangeran yang mendengar Penyerangan itu pun ikut bertarung melindungi Istana.


"Liam..aku akan menghalau mereka di sini,kau pergilah ke kediaman Kaisar sekarang..lindungi dia" Ucap pangeran Seonan.


"Baik kak,aku pergi sekarang" Pangeran ketiga pun menuju kediaman Kaisar untuk melindungi nya.


Sementara itu para permaisuri dan selir hanya bisa bersembunyi di kediaman mereka agar mereka aman.


Li Xuan dan Xiang menghabisi prajurit yang berusaha menghalau mereka, sebenarnya Li Xuan tidak ingin menyerang Kaisar..hanya saja dia hanya menepati janjinya,dan dia juga sudah tidak ingin tinggal di istana.


Saat sudah sampai Di kediaman Kaisar,prajurit Kaisar menghalau dan menyerang mereka.


Pangeran Liam datang dan ikut bertarung,Kini Pangeran Liam berhadapan dengan Li Xuan.


Dia tidak tahu yang sedang bertarung dengannya adalah Li Xuan karena Li Xuan memakai Topeng.


*Aku tidak pernah menyangka akan bertarung dengan suamiku sendiri*Gumam Li Xuan di dalam hatinya.


Pangeran yang tidak mengetahui dengan siapa dia bertarung sekarang,dia pun mengeluarkan seluruh tenaganya untuk bertarung.


Pangeran berhasil melukai lengan Li Xuan.


"Akhhh" Seru Li Xuan yang kesakitan.


Seon tak yang melihat Li Xuan terluka tidak bisa berdiam diri,dia ingin membantu Li Xuan tapi dia tidak bisa karena di halau prajurit.


Pangeran Liam yang melihat lawannya terluka pun hendak menggunakan kesempatan itu untuk menyerangnya.


Li Xuan berhasil menghindar, prajurit yang menjaga Kaisar sudah di habisi oleh Seon tak dan Xiang.


Kini hanya tinggal pangeran Liam saja.


"Anda tidak apa apa Yang mulia" Tanya Seon tak yang menghawatirkan keadaan Li Xuan.

__ADS_1


"Aku tidak apa apa,cepat selesaikan urusanmu..aku dan Xiang akan menghalau Pangeran Liam sekarang" Ucap Li Xuan.


Seon tak pun masuk ke tempat Kaisar berada,Kaisar ketakutan karena dia hanya sendirian sekarang.


Seluruh pengawal dan prajuritnya sudah tewas.


"Si .siapa kau,apa tujuanmu ke sini..dan kenapa kau hendak menyerangku" Ucap Kaisar yang ketakutan.


"Apa kau lupa,tentu saja kau melupakan nya..karena kau sudah terbiasa melakukannya,aku anak dari keluarga yang kau habisi beberapa tahun lalu" Ucap Seon tak yang melepaskan topeng penutup matanya.


Kaisar terkejut saat Seon tak melepas topengnya,selama ini dia hanya melihat Seon tak yang selalu mengikuti Li Xuan kemanapun Li Xuan pergi.


Meskipun Dulu kaisar penasaran dengan Seon tak yang menutup sebelah matanya,tapi dia tidak pernah mencoba untuk mencari tahunya.


Kini Seon tak melepas sendiri topengnya di hadapannya.


"Aku adalah anak dari keluarga yang sengaja kau bunuh karena adikku bunuh diri dan tidak mau menjadi selirmu!! hidupku hancur,dan kau baik baik saja itu membuatku kesal!!" Seru Seon tak.


"Selama ini aku hidup dengan kebencian karenamu! aku kehilangan semuanya,dan sekarang aku ingin menghapus rasa itu sekarang!" Seru Seon tak yang sudah tidak bisa menahan amarahnya lagi.


"Kau tidak bisa membunuh ku,aku adalah Kaisar yang sangat di hormati!" Ucap Kaisar.


"Kekekke..lalu kau mau apa sekarang,bahkan jika setelah ini aku mati aku tidak akan keberatan..bagiku setelah kau tiada,apapun yang akan terjadi padaku aku tidak akan menyesal" Ucap Seon tak.


Kaisar berusaha melindungi dirinya tapi Seon tak terlalu kuat untuknya,dan setelah beberapa saat Kaisar melindungi dirinya..Seon tak menusukan pedang di jantungnya.


"Ini semua balasan atas keserakahan mu" Ucap Seon tak sambil menarik pedangnya.


Seon tak menatap Kaisar yang tergeletak tak bernyawa di depannya, dendamnya sudah terbalaskan.


Sekarang dia merasa beban di pundaknya hilang,dia menghirup nafas dengan lega.


Seon tak keluar sambil menyeret Kaisar yang sudah tewas,Li Xuan yang sedang menghalau pangeran menoleh ke arah Seon tak.


*Dia sudah menghabisi kaisar*Ucapnya dalam hati.


"AYAH" teriak pangeran yang melihat Seon tak sedang menyeret ayahnya.


Pangeran Liam langsung berlari untuk melihat keadaan Ayahnya.


"Ayah..hiks..hiks maafkan aku ayah" Ucap pangeran yang sedih karena tidak bisa melindungi ayahnya.


Li Xuan dan Xiang menghampiri Seon tak.

__ADS_1


"Apa kau sudah selesai?" Tanya Xiang.


"Aku sudah menyelesaikan nya,tapi..tinggal satu orang lagi" Ucap Seon tak sambil menatap pangeran.


"Tidak,biarkan dia hidup..aku ingin hidupnya penuh dengan penyesalan"Ucap Li Xuan.


Li Xuan menghampiri Pangeran dan menusuk kakinya agar dia tidak bisa mengejar mereka saat pergi.


"AKHHH" teriak pangeran yang kesakitan.


"Lalu bagaimana sekarang?" Tanya Xiang.


"Aku sudah membakar kediaman Permaisuri dan menaruh dua mayat di sana,mereka akan mengira kalau kalian sudah meninggal terbakar" Ucap Seon tak.


"Lalu bagaimana dengan dirimu?" Tanya Li Xuan.


"Aku akan menaruh topengku ke mayat seseorang,mereka tidak pernah melihat wajah asliku..mereka tidak akan curiga,ayo..kita pergi sekarang,anda sudah bebas Yang mulia " Ucap Seon tak.


Istana sangat kacau hari itu,para pangeran ada yang tewas dan ada juga yang terluka.


Para selir Kaisar pun porak poranda karena penyerangan itu.


Kini Li Xuan,Xiang dan Seon tak pergi untuk selamanya dari istana.


Meskipun Li Xuan tahu apa yang di lakukannya salah,tapi dia tidak berfikir untuk melakukannya dengan cara lain karena dia sudah sangat kecewa dengan pangeran.


Kini dia hanya ingin menjauh dari istana.


Kim Yuri mendengar tentang hal yang terjadi di istana.


"A..ap yang terjadi, bagaimana keadaan pangeran?" Tanya Kim Yuri.


"Pangeran baik baik saja,hanya saja kakinya terluka..tapi Yang mulia kaisar dan para pangeran tewas" Ucap Pelayan.


"Aku harus melihat keadaan Pangeran sekarang" Ucap Kim Yuri.


"Itu tidak mungkin Yang mulia,anda masih di hukum sekarang" Ucap pelayan itu.


"Aku tidak perduli,aku ingin melihat pangeran sekarang" Kim Yuri tidak mendengarkan Pelayan nya,dia tetap pergi karena sangat menghawatirkan pangeran.


Sementara itu Kim so yong menangis saat melihat kediaman Li Xuan terbakar.


"Hiks..hiks apa Permaisuri ada di dalam,kalian cepat periksa ke dalam" Ucap Kim So Yong.

__ADS_1


Api berhasil di padamkan,para prajurit dan pelayan pun memeriksa keadaan di dalam kediaman Li Xuan.


Bersambung.


__ADS_2