
Setelah api padam,semua orang memeriksa keadaan di dalam kediaman Li Xuan.
Setelah beberapa saat menunggu,Prajurit keluar dan Kim So Yong langsung menghampiri nya.
"Bagaimana..apa kalian menemukan sesuatu?" Tanya Kim So Yong.
"Yang mulia,saya menemukan dua mayat yang terbakar Yang mulia" Ucap prajurit.
"A..apa yang kau katakan " Tanya Kim So Yong.
"Sepertinya Yang mulia permaisuri dan pengawal pribadinya terjebak saat api mulai membakar Kediamannya"Ucapnya.
Kim So Yong menangis tidak percaya,dia pun segera menyuruh seseorang untuk membawa Li Xuan dan pengawalnya ke tempat kremasi untuk menyiapkan pemakamannya.
Sementara itu seluruh istana berduka atas kematian Kaisar, permaisuri Li Xuan dan para pangeran yang tewas setelah penyerangan itu.
Kim Yuri yang sudah sampai di istana bergegas menemui pangeran.
"Yang mulia..apa kau baik baik saja?" Tanya Kim Yuri yang sangat cemas dengan keadaan Pangeran.
"Apa yang kau lakukan di sini? kembalilah ke tempat mu" Seru pangeran.
"Aku datang hanya ingin melihat keadaan mu saja pangeran,aki khawatir padamu" Ucap Kim Yuri.
"Aku baik baik saja, sekarang kau kembalilah ke istana dingin" Ucap pangeran.
"Aku pikir kau masih peduli padaku walau hanya sedikit saja, ternyata aku salah" Ucap Kim Yuri.
"Aku hanya ingin bersikap adil atas apa yang telah kau lakukan pada Permaisuri,kau sedang di hukum atas kesalahan mu..jadi jangan membuat posisimu lebih buruk lagi dan kembalilah jalani hukuman mu" Ucap pangeran.
"Baiklah..karena kau yang bicara begitu aku akan menurutimu,oh iya..apa kau sudah dengar tentang keadaan Permaisuri?" Tanya Kim Yuri.
"Aku yakin dia baik baik saja,Xiang bersamanya" Ucap pangeran yang belum mengetahui tentang apa yang terjadi pada Permaisuri.
"Aku harap kau bisa menerima apa yang akan aku katakan" Ucap Kim Yuri.
"Apa maksudmu?" Tanya Pangeran.
"Kediaman Permaisuri terbakar" Pangeran terkejut dengan Ucapan Kim Yuri.
"Permaisuri dan pengawalnya tidak bisa menyelamatkan diri,mereka berdua tewas terbakar" Ucap Kim Yuri.
__ADS_1
Pangeran yang mendengarnya pun tidak sadar meneteskan air matanya,Pangeran langsung bergegas mencari tahu kebenarannya.
Pangeran masih tidak percaya dengan apa yang di katakan Kim Yuri,saat sedang berlari ke arah Kediaman permaisuri..pangeran berhenti saat melihat di depannya para pangeran tewas akibat penyerangan itu.
Pangeran menghampiri Jasad Pangeran Sangyeon,dia pun menangis karena kakak kesayangannya telah tiada.
Hati pangeran sangat hancur karena bukan hanya Kaisar saja yang gugur saat itu,tapi para saudara nyapun banyak yang tidak selamat karena kejadian itu.
Saat masih dalam kesedihannya,Kim So Yong menghampiri pangeran.
"Pangeran..hiks..hiks,aku harap kau bisa menerima kenyataan ini meskipun sulit" Ucap Kim So Yong.
"Semuanya telah hancur,rasanya hidupku terasa berhenti sekarang" Ucap pangeran.
"Pangeran.. bisahkah kau ikut aku sebentar?" Tanya Kim So Yong.
Pangeran pun menatap Kim So Yong saat Kim So Yong menggandeng tangannya dan mengajaknya ke suatu tempat.
Pangeran merasa bingung saat Kim So Yong mengajaknya melihat Jasad yang hangus.
"Siapa mereka?" Tanya Pangeran.
"Mereka..ini..ini adalah jasad dari Permaisuri dan Xiang Yang mulia" Ucap Kim So Yong sambil menangis.
Pangeran terdiam dan hanya air matanya yang mengalir.
Kim So Yong menghampiri pangeran dan mencoba menenangkan nya.
"Pangeran..kau harus tetap kuat,masih banyak yang harus pangeran lakukan sekarang" Ucap Kim So Yong.
"Kenapa dia menghukumku seberat ini,dia masih marah padaku..aku belum sempat membujuknya tapi dia pergi dengan cara seperti ini,apa dia sangat marah padaku sampai sampai harus meninggalkan ku dengan cara seperti ini" Ucap pangeran.
"Pangeran,aku mohon kendalikan dirimu.. Permaisuri pasti sudah memaafkan mu,jadi sekarang relakan saja kepergian nya agar dia tenang di sana" Ucap Kim So Yong.
Sementara itu Li Xuan terus memacu kudanya untuk pergi menjauh dari istana,Xiang sangat mengerti perasaan Li Xuan.
Ini memang sangat berat untuk Li Xuan tapi dia juga tidak bisa terus menerus memaksa hatinya untuk menerima semua yang pangeran sudah lakukan padanya.
"Yang mulia..Tunggu yang mulia" Teriak Seon tak yang merasa kalau Li Xuan terlalu cepat.
Hari sudah mulai gelap,mereka sudah sangat jau dari istana.
__ADS_1
Seon tak mengajak Li Xuan dan Xiang untuk istirahat dan melanjutkan perjalanan nya besok pagi.
"malam ini kita istirahat saja dulu di sini,Kita akan lanjutkan perjalanan besok" Ucap Seon tak.
"Kenapa kita tidak lanjutkan saja agar kita cepat sampai tujuan" ucap Li Xuan.
"Yang mulia..kuda kita sudah sangat lelah, mereka juga harus istirahat" Ucap Xiang.
Li Xuan yang merasa kudanya juga sudah sangat kelelahan pun setuju dengan Seon tak untuk istirahat dulu malam itu di sana.
Seon tak membuat api agar Li Xuan tidak kedinginan,Xiang melihat Li Xuan yang terdiam.
"Yang mulia,aku tahu ini sangat berat untukmu..tapi anda sendiri yang menginginkan ini"Ucap Xiang.
"Berhenti memanggilku Yang mulia,aku sudah bukan Permaisuri lagi" Ucap Li Xuan.
"Apa rencana anda sekarang Yang mulia?" Tanya Seon tak.
"Aku mohon pada kalian berhenti memanggilku Yang mulia,Panggil aku Li Xuan saja" Ucap Li Xuan.
"Baik Yang mulia..a..maaf maksudku Li Xuan,nona Xuan " Ucap Xiang.
"Terserah kalian saja,aku hanya akan membicarakan ini sekali dengan kalian..aku sudah bukan majikan kalian lagi,kalian bisa pergi meninggalkan ku dan lanjutkan apa yang ingin kalian lakukan" Ucap Li Xuan.
"Maaf tapi sepertinya aku tidak bisa,jika anda bukan Permaisuri lagi bukan berarti aku tidak akan ikut dengan anda lagi" Ucap Xiang.
"Baiklah,tapi aku ingin sekarang kau menjadi temanku..dan aku ingin kau menganggap ku sebagai temanmu bukan nonamu" Ucap Li Xuan.
"Baiklah" Ucap Xiang.
"Aku juga akan ikut kalian, sepertinya kita akan menjadi sangat hebat jika terus bersama" Ucap Seon tak.
"Hufft..kau ini memikirkan apa,tapi cukup keren juga sih" Ucap Li Xuan.
Mereka pun tertidur karena sudah sangat lelah,saat Xiang dan Seon tak tertidur..Li Xuan terbangun dan pergi ke tempat yang jauh dari tempat mereka tertidur untuk menenangkan hatinya.
"Kenapa kau tidak tidur?" Tanya Seon tak yang diam diam ada di belakang Li Xuan.
"Kau mengagetkanku saja,Kau sendiri kenapa tidak tidur..bukankah tadi kau terlihat sangat pulas" Ucap Li Xuan.
"Sebenarnya aku tidak bisa tidur" Ucap Seon tak.
__ADS_1
Li Xuan menatap Seon tak,Dia merasa walaupun Seon tak sudah membalas kan dendamnya..dia tidak sepenuhnya merasa senang.
Bersambung