Menjelajah Waktu Dan Menjadi Permaisuri

Menjelajah Waktu Dan Menjadi Permaisuri
Li Xuan melahirkan


__ADS_3

Xiang menyiapkan segala kebutuhan untuk Li Xuan melahirkan,Xiao pun ikut membantunya.


Tabib membuat ramuan obat Untuk Li Xuan agar bisa mengurangi rasa sakitnya.


Saat hendak memberikan nya ke Li Xuan,Xiang menghentikan nya.


"Tunggu! dia tidak bisa meminum ini..tubuhnya masih ada racun" Ucap Xiang.


"Apa!! ini tidak mungkin,dia tidak bisa melahirkan normal karena usia kandungan nya" ucap tabib.


"Xiang..aku sudah tidak tahan,kau lakukan saja apa yang bisa kau lakukan sekarang!" ucap Li Xuan.


"Yang mulia..ini sangat sakit,apa kau bisa menahannya?" Ucap Xiang.


"Apapun akan aku lakukan,yang penting anakku selamat" Ucap Li Xuan.


"Baiklah..kau harus menahan nya,Xiao..kau bantu aku pegang yang mulia" Ucap Xiang.


"Baik..yang mulia..bertahanlah..kau akan baik baik saja" Ucap Xiao.


"Aku akan memulai nya..tahan" Xiang mulai membuat sayatan di perut Li Xuan.


"AAaaaaaaaaaaaaaa" Li Xuan berteriak.


Yul yang menunggu di luar sangat khawatir dengan keadaan Li Xuan sekarang.


Oe..oe..oe


Setelah beberapa saat bayi Li Xuan pun lahir,Xiao segera membawa bayi itu keluar untuk membersihkannya.


"Anakku..anakku selamat" Ucap Li Xuan yang masih menahan sakit.


Tiba tiba Li Xuan tidak sadarkan diri,Xiang sangat takut dengan keadaan Li Xuan sekarang.


Tabib terus melanjutkan menjahit perut Li Xuan, sementara itu Xiang mencoba menyadarkan Li Xuan.


"Tidak mungkin..ini..tidak mungkin" Xiang menatap tabib,tabib pun langsung paham dengan maksud Xiang.


Mereka berdua pun keluar ruangan.


"Ini anak yang mulia pangeran..dia laki laki" Ucap Xiao sambil menunjukan bayinya ke Yul.


"Dia sangat tampan mirip dengan pangeran,aku akan memanggil pangeran sekarang" Xiang menahan Yul yang hendak pergi memberi tahu pangeran.


"Tunggu" Teriak Xiang.


Yul pun berhenti "Ada apa?"


"Aku harus memberi tahu kalian,Yul kau bawalah Xiao bersamamu..dan bawa bayinya,biarkan Xiao yang merawatnya" Ucap Xiang.

__ADS_1


"Apa maksudmu?" Tanya Yul.


"Yang mulia sudah tiada" Ucap Xiang.


Sontak Xiao kaget dan langsung menangis,Yul pun tidak percaya Jika Li Xuan sudah tiada.


"Itu tidak mungkin..a..apa yang harus ku katakan kepada pangeran,bagaimana aku mengatakannya" Yul terduduk sedih dengan keadaan Li Xuan,dia tidak tahu bagaimana cara memberi tahu pangeran tentang kematian Li Xuan sekarang.


"Tugasku sekarang adalah menguburkan Yang mulia segera" Ucap Xiang.


"Tidak..biarkan pangeran melihatnya dulu" Ucap Yul.


"Ini keinginan permaisuri langsung,dia tidak ingin pangeran melihatnya sudah tidak bernyawa..dia ingin aku menguburkan nya sebelum fajar,dia sangat terluka..aku hanya bisa mengabulkan permintaan nya sekarang" Ucap Xiang.


"Aku akan pergi sekarang,apa kalian akan tetap di sini sekarang" Seru Xiang.


"Tuan Yul..sebaiknya kita ke tempat pangeran,kasihan bayinya..dia lahir sebelum waktunya,tubuhnya sangat rentan..tidak baik jika terlalu lama di luar" Ucap Xiao yang sudah tahu maksud dari Xiang.


"Baiklah..ayo..kita pergi,Xiang.. cepatlah kembali" Ucap Yul.


"Setelah ini tugasku selesai,aku tidak akan kembali..jadi.. selamat tinggal untuk kalian" Xiang pun pergi.


Yul merasa berat karena Xiang mengucapkan selamat tinggal padanya,tapi yang harus di pikirkan nya sekarang adalah anak dari Li Xuan dan pangeran.


Dia pun segera membawa Xiao Dan bayi pangeran untuk di bawa ke tempat pangeran.


Xiang bergegas membawa Li Xuan pergi dari sana,dia membawa Li Xuan dengan kereta kuda dan pergi ke suatu tempat.


"Xiang..bagaimana bayiku?" Tanya Li Xuan.


"Dia baik baik saja,yang harus di khawatirkan sekarang adalah keadaan mu" Ucap Xiang.


"Aku tidak peduli lagi,yang penting anakku selamat..aku hanya ingin pergi dari sini, pangeran sudah menyakiti hatiku" Ucap Li Xuan.


"Apa maksudmu?" Tanya Xiang.


"Aku tahu racun dalam tubuhku sudah semakin memburuk sekarang..mungkin aku tidak akan selamat" Ucap Li Xuan.


"Apa yang kau katakan,aku akan menyembuhkan mu..kau percaya padaku " Seru Xiang.


"Suruh Xiao bawa anakku ke pangeran,biarkan Xiao yang merawatnya..kau bawa pergi aku dari sini,bilang saja kalau aku sudah tiada..lagi pula aku juga tidak tahu akan hidup atau tidak" Ucap Li Xuan.


"Cukup!! aku akan membawa mu pergi dari sini..tapi kau jangan ucapkan yang tidak tidak lagi!" Seru Xiang.


...----------------...


Xiang pun melajukan kereta kudanya dengan sangat cepat agar dia bisa segera pergi dari desa,dia akan pergi ke desa yang jauh dari istana.


Tempat di mana tidak akan ada yang akan bertemu dengannya lagi,dia akan pergi ke tempat Lee Joon gi berada sekarang.

__ADS_1


Sementara itu Yul dan Xiao sudah sampai di tempat pangeran,karena pangeran sudah tidur..mereka memilih untuk memberitahukan pangeran esok hari.


mereka berdua pun menjaga anak Li Xuan dengan baik.


Keesokannya pangeran terbangun,dia kaget karena Kim Yuri ada di pelukannya sekarang.


Dan pangeran sadar kalau dia dan Kim Yuri tidak memakai pakaian apapun sekarang.


"Aahhh..apa yang terjadi semalam,kenapa aku sangat bernafsu tadi malam..sampai sampai aku aaaa" Pangeran bingung dengan keadaan nya tadi malam yang tidak seperti dirinya.


"Pangeran..kai sudah bangun" Ucap Kim Yuri.


"Yuri..tadi malam..aku..benar benar tidak bisa mengontrol diriku,aku tidak tahu apa yang terjadi padaku" Ucap pangeran.


"Pangeran..aku sangat menikmati malam tadi,kau jangan katakan apapun lagi" Ucap Kim Yuri sambil menutup mulut pangeran.


Saat sedang berpakaian,pangeran tidak sengaja mendengar suara tangisan bayi.


"Oe..oe..oe"


"Kenapa ada suara tangisan bayi di sini,apa kau tahu bayi siapa itu Yuri?" tanya pangeran.


"Aku tidak tahu pangeran,aku akan memeriksa nya" Ucap Kim Yuri.


"Kita lihat bersama..ayo" Pangeran keluar bersama Kim Yuri untuk mencari tahu suara bayi itu.


Dia terkejut melihat Yul sedang menggendong bayi itu.


"Yul..anak siapa yang kau gendong?" Tanya pangeran.


"Pangeran..i..ini..ini anakmu pangeran " Ucap Yul.


"Anakku? kau ini bicara apa" Ucap pangeran yang belum tahu bahwa itu adalah anaknya bersama Li Xuan.


"Tuan Yul..kemarikan bayinya,aku sudah buatkan susu untuknya" Ucap Xiao.


"Xiao..kau di sini? sejak kapan? dan bayi ini?" Pangeran benar benar bingung dengan sikap Xiao dan Yul yang seperti sedang menyembunyikan sesuatu darinya.


"Yang mulia..saya datang malam tadi,dan ini adalah anak yang mulia pangeran dan permaisuri " Pangeran kaget mendengar ucapan Xiao.


Kim Yuri pun melihat ke sekelilingnya mencari keberadaan Li Xuan.


"Ini anakku?" Pangeran masih tidak percaya.


"Benar Yang mulia..silahkan anda menggendong nya,dia laki-laki " ucap Xiao sambil memberikan bayi itu ke pangeran.


"Anakku..kau sangat tampan,aku senang kau ada di sini bersamaku sekarang" Pangeran sangat bahagia dan terus menciumi anak ya.


Akhirnya dia pun tersadar, pangeran menanyakan keberadaan Permaisuri" Ngomong ngomong..di mana permaisuri?" Tanya pangeran.

__ADS_1


Xiao dan Yul saling menatap,mereka tidak tahu cara memberitahu pangeran bahwa li Xuan sudah tiada.


Bersambung.


__ADS_2