Menjelajah Waktu Dan Menjadi Permaisuri

Menjelajah Waktu Dan Menjadi Permaisuri
Kesedihan Li Xuan


__ADS_3

Pangeran hari itu pergi untuk mengunjungi desa dan melakukan tugasnya untuk melihat secara langsung kehidupan rakyatnya.


Sepanjang perjalanan Pangeran melamun dan Pengawal Yul yang memperhatikannya sedari tadi pun mencoba bertanya apa yang sedang di pikirkan pangeran sekarang.


"Yang mulia..maaf kalau aku lancang,tapi apa kau sedang menghawatirkan sesuatu?" Tanyanya ke pangeran.


"Eemhh..entahlah,aku tidak tahu" Jawab pangeran.


"Oh iya Pangeran aku lupa memberitahumu sesuatu" Pengawal Yul mengingat dia belum memberitahu pangeran kalau Kim Yuri sudah di bebaskan oleh Ratu.


"Apa?? apa ada sesuatu?" Pangeran penasaran dengan apa yang akan di katakan oleh Pengawal Yul.


"Kim Yuri sudah baik baik saja sekarang,dia ada di desa sekarang" Ucap pengawal Yul.


Pangeran kaget ketika Pengawal Yul mengatakan kalau Kim Yuri sudah di desa " Benarkah?? Aku harus bagaimana sekarang"


Pengawal Yul heran dengan sikap pangeran sekarang,bahkan dia terlihat khawatir karena mengetahui Kim Yuri sudah ada di desa "Maaf pangeran..tapi kenapa kau terlihat sangat khawatir, Bukankah kau dulu berusaha sangat keras agar Kim Yuri bisa segera di bebaskan oleh Yang mulia Ratu"


"Aku sudah mencintai Li Xuan sekarang" Pernyataan pangeran membuat Pengawal Yul kaget "Dia sedang mengandung anakku sekarang,kami baru saja berbahagia..tapi di satu sisi aku juga harus menepati janjiku untuk membawa Kim Yuri ke istana..dan bukan hanya itu saja sekarang Kaisar juga memintaku untuk menikahi putri dari menteri pertahanan dan menteri perdagangan sekarang,apa aku harus membawa tiga selir sekaligus ke paviliun ku,bagaimana perasaan li Xuan nanti" Pangeran mencoba menceritakan kekhawatirannya ke pengawal sekaligus sahabatnya itu.


"Aku mengerti kekhawatiranmu sekarang pangeran,tapi aku merasa Permaisuri akan mengerti tentang keadaanmu..jika dia dari awal sudah siap untuk menjadi istrimu dia pasti juga tahu bahwa kau seorang pangeran dan tidak menutup kemungkinan kau akan memiliki banyak selir nantinya" Pengawal Yul mencoba menenangkan kekhawatiran pangeran.


"Kau benar,lagipula ini bukan keinginanku dan aku hanya mematuhi perintah kaisar..dan soal Kim Yuri aku juga pernah bilang kepadanya bahwa aku akan membawa nya ke istana..aku yakin dia akan mengerti,lagi pula dia juga sangat mencintaiku..aku tidak perlu khawatir sekarang" Ucap pangeran.


Pangeran sampai di desa dan memulai memeriksa keadaan rakyat,sementara itu Kim Yuri yang tahu kedatangan pangeran pun pergi ke tempat keberadaan pangeran sekarang.


Sementara itu di paviliun Permaisuri Li Xuan,Yang mulia Ratu menemui Li Xuan untuk memberitahu bahwa pangeran akan mempunyai selir sekarang.

__ADS_1


"Salam Yang mulia" Li Xuan memberi salam ke Ratu yang datang menemuinya.


"Duduklah..kau sedang hamil muda,jangan terlalu lelah" Ucap Ratu sambil membantu Li Xuan duduk dan Ratu pun duduk di sampingnya.


"Terima kasih Yang mulia Ratu,apa ada sesuatu yang ingin Yang mulia bicarakan dengan Xuan sekarang?? seharusnya Yang mulia cukup mengutus orang saja untuk memanggilku ke sana" Ucap Li Xuan yang masih belum tahu apa yang akan terjadi setelah Yang mulia Ratu berbicara nanti.


"Li Xuan sebelumnya aku akan memberitahumu sesuatu,kau tahu kan kehidupan di dalam istana itu tidak mudah...kadang kita mengedepankan kepentingan rakyat dari pada memikirkan perasaan kita sendiri,aku tahu kau baru saja mendapatkan kabar gembira tentang kehamilanmu ini tapi.." Ratu tidak basa basi lagi dan langsung ke inti pembicaraannya " Di istana baik dulu maupun sekarang itu sama,seorang pangeran harus meneruskan garis keturunan dan itu di dapatnya bukan hanya dari satu wanita"


"Maksud Yang mulia?" Li Xuan menahan air matanya karena dia sudah tahu maksud dari Ratu yang sebenarnya.


"Demi kepentingan istana..Pangeran Liam akan menjadikan putri dari menteri pertahanan dan menteri perdagangan menjadi selirnya" Li Xuan terbelalak kaget,dia pikir karena pangeran sudah mencintainya dia akan menjadikannya satu satunya wanita yang ada di sampingnya.


"Hanya itu saja,aku harap kau bisa mengerti..aku pergi dulu,jagalah dirimu baik baik agar anak dalam kandunganmu ini tetap sehat" Yang mulia Ratu pergi meninggalkan paviliun Li Xuan.


Sementara itu Li Xuan setelah Ratu meninggalkan tempatnya dia pun menangis,Xiao dan Dayang Shin mencoba menenangkan Li Xuan.


"Yang mulia permaisuri..saya mohon anda jangan terus menerus menangis seperti ini,pikirkan janin yang ada dalam kandunganmu yang mulia" Ucap Dayang Shin yang terus mencoba untuk menenangkan Li Xuan.


"Kalian benar,untuk apa aku bersedih seperti untuk hal yang memang sudah seharusnya akan terjadi..baiklah sebaiknya kita menyiapkan persiapan untuk menyambut selir pangeran" Li Xuan pun beranjak dari tempat duduknya dan mencoba tegar dengan menyiapkan segala keperluan untuk selir selir itu sendiri


Xiao tidak tega melihat orang yang di rawatnya sejak lama menahan kesedihan seperti itu,dia pun mencoba menghibur Li Xuan.


"Yang mulia..anda tahu meskipun pangeran membawa ratusan selir sekalipun dia hanya akan mencintaimu..bukankah anda sendiri yang bilang kalau pangeran sangat mencintaimu sekarang" Seru Xiao.


"Benar Yang mulia..dan istri sah Pangeran adalah Anda Yang mulia,,jadi yang berhak pada diri pangeran hanyalah anda Yang mulia" Mendengar perkataan Dayang Shin Li Xuan berpikir ada benarnya juga.


"Benar juga..aku adalah istrinya dan akulah yang berhak sepenuhnya,kenapa aku harus khawatir..ayo kita harus cepat,aku tidak mau membuang buang waktuku" Li Xuan pun menyiapkan segalanya.

__ADS_1


Di tempat lain Kim Yuri sudah ada di tempat pangeran dan dia langsung mencari keberadaan pangeran.


Saat dia sedang mencari ke sekeliling dia tidak sengaja melihat pangeran yang sedang berjalan bersama pengawal Yul.


Kim Yuri pun berlari dan memanggil namanya "Liam...Liam" Teriaknya.


Pangeran yang mendengarnya menoleh dan Li Xuan langsung memeluk erat pangeran dan menangis di pelukannya.


"Yuri.."Pangeran hanya terdiam saat Kim Yuri memeluknya.


"Aku pikir..aku tidak akan bisa bertemu denganmu lagi hiks..hiks" Kim Yuri menangis di pelukan pangeran.


"Kau baik-baik saja sekarang?" Pangeran melepaskan pelukan Kim Yuri dan melihat keadaan Kim Yuri.


"Aku baik baik saja pangeran,aku sangat takut..apakah kau tidak mencari ku sama sekali?..bukankah kau sudah berjanji padaku untuk membawaku ke istana bersamamu tapi kau tidak pernah datang" Ucap Kim Yuri.


"Aku..aku ada sedikit masalah jadi tidak bisa menemui mu" Jawab pangeran.


"Apa kau lupa dengan janjimu padaku? atau kau sudah tidak menyukaiku lagi?" Tanya Kim Yuri.


"Kau jangan bicara seperti itu,aku tidak lupa janjiku..aku akan menepatinya..tapi"


"Tapi apa pangeran" Kim Yuri meminta pangeran untuk melanjutkan bicaranya.


"Kaisar memintaku untuk menjadikan putri dari menteri menjadi selirku,jadi jika aku membawamu ke istana kau bukanlah satu satunya selirku" pangeran pun memberitahu tentang dia yang akan mempunyai selir lainnya.


"Aku mengerti pangeran,itu tidak masalah untukku..asalkan aku bisa hidup berdampingan denganmu tidak masalah dengan apapun yang terjadi nantinya aku akan tetap mencintaimu pangeran" Ucap Kim Yuri sambil memeluk pangeran.

__ADS_1


Pangeran pun senang karena akhirnya dia bisa membawa Kim Yuri bersamanya ke istana.


Bersambung..


__ADS_2