
Malam sudah semakin larut,pembunuh bayaran sudah mengetahui Lokasi tempat tinggal Li Xuan.
Mereka semua berkumpul di belakan kediaman Lee Joon gi dan mulai masuk satu persatu,mereka menyerang penjaga yang ada di sana.
Sementara itu Ketua dari pembunuhan bayaran itu langsung mencari Li Xuan agar bisa segera menyelesaikan tugasnya untuk menghabisi Li Xuan.
Lee Joon gi yang masih terjaga mendengar suara yang aneh,dia pun memeriksanya keluar mencari tahu suara apa itu.
Saat sedang membuka pintu Lee Joon gi langsung di serang,dia oun berhasil menghindar.
Lee Joon gi langsung mengambil pedangnya dan melawan mereka semua.
Lee Joon gi berhasil mengalahkan mereka yang menyerangnya,dia pun langsung teringat Li Xuan dan langsung berlari ke kediaman Li Xuan.
Saat Xiang sedang berjaga jaga dia di kagetkan gerombolan pembunuh bayaran yang datang.
Mereka langsung menyerang Xiang dan penjaga yang sedang berjaga,Xiang melawan mereka semua.
Li Xuan yang sudah tertidur terbangun dan ternyata ketua pembunuh bayaran itu hendak menghunuskan pedangnya tapi Li Xuan berhasil menghindar.
Li Xuan pun melawan Pembunuh bayaran itu,dia mengambil pedangnya dan melawan sebisanya.
Para penjaga sudah terluka semua dan Xiang pun terluka di lengannya karena jumlah mereka yang sangat banyak,Lee Joon gi langsung masuk ke kamar Li Xuan dan dia melihat Li Xuan yang sedang di serang.
Dia pun langsung menyerang balik Pembunuh bayaran itu,Li Xuan yang terluka di pinggangnya pun mengikat lukanya agar bisa membantu Lee Joon gi.
Pertarungan itu semakin sengit,kini hanya tinggal Lee Joon gi,Li Xuan dan Xiang yang bertahan dari para pembunuh bayaran itu.
Mereka pun berusaha melindungi diri mereka,saat Li Xuan sedang lengah dia hampir saja tertusuk pedang tapi di halangi oleh Lee Joon gi dan akhirnya dia lah yang tertusuk.
"Tidak!! kenapa kau melakukan ini..kau harus bertahan!"Seru Li Xuan.
"Lu..lupakan aku..kita harus menghabisi mereka dulu" Ucap Lee Joon gi sambil menahan Lukanya.
"Kurang ajar!!"Teriak pembunuh bayaran itu.
Li Xuan dan Xiang menyerangnya bersama,dan setelah berkali kali pembunuh bayaran itu berhasil menghindar akhirnya mereka tewas dan kini hanya tinggal ketua mereka.
__ADS_1
"KATAKAN!! SIAPA yang menyuruhmu untuk menyerang kami!!" Seru Li Xuan.
"A..ampuni aku..ja..jangan bunuh aku" Pembunuh bayaran itu memohon ampun agar di biarkan hidup oleh Li Xuan.
"Katakan..siapa yang mengutusmu datang kemari?" Tanya Xiang lagi.
"D..Dia dari istana...Selir Kim Yuri" ucap Pembunuh bayaran itu.
"APA!! jadi dia yang mengirim kalian semua! setelah ini kalian akan di beri hukuman yang sangat berat!" Seru Xiang.
Li Xuan menghampiri Lee Joon gi yang sedang sekarat.
"Kita harus memindahkan mu,kau harus segera di obati" Ucap Li Xuan.
"Tidak Xuxu..sepertinya aku tidak bisa bertahan lagi" ucap Lee Joon gi.
"Apa yang kau katakan,kau tidak boleh berkata seperti itu" Ucap Li Xuan.
"Xuxu..sebelum aku pergi aku ingin mengatakan suatu hal kepadamu, sebenarnya aku sangat mencintaimu dari dulu ..tapi aku tidak berani mengatakannya padamu" Ucap Lee Joon gi.
"Tapi aku tidak memintamu untuk membalas perasaanku terhadapmu,dengan melihatmu bahagia setiap saat itu saja cukup untukku..Xuxu..aku tahu meskipun kau kehilangan ingatan mu tapi kau dulu sangat mencintai pangeran,kembalilah padanya agar dia bisa menjagamu" Ucap Lee Joon gi.
"Aku akan pergi tapi setelah kau sembuh,Xiang..cepat bantu aku" Ucap Li Xuan.
"Xuxu..lanjutkan hidupmu,aku sangat menya..ya..ngimu" Lee Joon gi pun menghembuskan nafas terakhirnya.
"Joon gi..joon gi bangunlah..joon gi" Li Xuan menepuk nepuk pipi Lee Joon gi yang sudah menutup matanya.
Xiang memeriksa denyut nadi Lee Joon gi "Nona..Tuan Lee sudah meninggal" Ucap Xiang.
"A..ap.a i..itu tidak mungkin hiks..hiks" Li Xuan pun tidak kuat menahan tangisannya,dia memeluk Lee Joon gi yang sudah tidak bernyawa.
Keesokan nya Li Xuan menyiapkan pemakaman Lee Joon gi ,dia merasa sangat sedih karena Lee Joon gi mengorbankan nyawanya untuk melindunginya.
Setelah selesai pemakaman,Li Xuan mengajak Xiang untuk bicara dengannya.
"Xiang..aku ingin membalas kematian Lee Joon gi" Seru Li Xuan.
__ADS_1
"Apa yang akan anda lakukan Nona?" Tanya Xiang.
"Aku akan kembali ke istana,orang yang menyebabkan ini semua ada di sana bukan..aku tidak ingin dia mendekati putraku,dan aku akan memberikannya hukuman yang sangat pahit!!" Ucap Li Xuan.
"Baik Nona,aku akan menyiapkan semuanya..dan aku akan selalu bersama denganmu,jadi anda jangan khawatir karena aku akan selalu ada di sisi anda Nona" ucap Xiang.
"Terima kasih" Li Xuan pun menyiapkan segalanya untuk kembali ke istana.
Li Xuan mengirim surat ke Li Yuan bahwa Lee Joon gi sudah meninggal,dia meminta bantuan Li Yuan untuk membantu nya kembali ke istana.
Li Yuan yang menerima kabar atas meninggalnya Lee Joon gi pun merasa sangat sedih,setelah dia menerima surat dari Li Xuan dia langsung pergi menemuinya.
"Kakak..apa kau yakin akan kembali ke istana?" Tanya Li Yuan.
"Aku sudah sangat yakin, meskipun aku belum ingat sepenuhnya..tapi aku harus memberi hukuman ke orang yang sudah mau membunuhku dua kali!" Seru Li Xuan.
"Kalau itu sudah keputusan mu kau jangan khawatir,aku akan membantumu sampai di sana dengan aman..aku juga akan ikut denganmu ke istana" Ucap Li Yuan.
"Terima kasih adik,tapi..bisahkah kau ikut denganku tinggal di istana?" Tanya Li Xuan.
"Tentu saja..apapun itu pasti akan aku lakukan untukmu" Ucap Li Yuan.
Hari Li Xuan kembali ke istana pun tiba,dia berpakaian yang di siapkan oleh Li Yuan.
Mereka pun mulai melakukan perjalanan ke istana.
Li Xuan merasa tidak sabar untuk bertemu dengan Kim Yuri.
Saat sudah sampai di perbatasan,Li Yuan menyuruh seseorang untuk memberi tahu pangeran bahwa Li Xuan sedang dalam perjalanan kembali ke istana.
"Yang mulia pangeran,saya ingin memberi kabar bahwa Permaisuri Li Xuan sedang dalam perjalanan ke istana" Ucap pengawal kerajaan.
"Be.. Benarkah..kalian siapkan semuanya,aku akan ke depan untuk menyambutnya secara langsung" Pangeran pun tergesa gesa untuk menyambut Li Xuan,dia tidak menyangka Li Xuan kembali ke istana.
Sementara itu Kim Yuri belum tahu bahwa Li Xuan kembali ke istana ,Dia masih menunggu kabar dari suruhannya yang belum juga datang menemuinya.
Bersambung.
__ADS_1