
Li Xuan yang sedang berlarian menengok ke arah Seon tak,Li Xuan tersenyum karena ini pertama kalinya dia melihat Seon tak tertawa.
"Kau harus sering tertawa seperti itu,setidaknya kau jadi terlihat sedikit tampan jika tertawa" Teriak Li Xuan.
Seon tak merasa malu ketika Li Xuan mengatakan itu "Ada apa denganku,kenapa jantungku berdetak sangat cepat..ah sudahlah,mungkin karena di sini terlalu dingin" Gumam Seon tak.
Seon tak menghampiri Li Xuan untuk mengajaknya kembali ke istana karena mereka sudah pergi terlalu lama.
"Yang mulia..sebentar lagi fajar,sebaiknya kita kembali ke istana sekarang" Ucap Seon tak.
"Aishh.. sebenarnya aku masih ingin di sini,tapi..ya sudahlah,ayo kita kembali" Ucap Li Xuan.
Mereka pun kembali ke istana.
Xiang sudah menunggu mereka kembali.
"Akhirnya kalian kembali juga,Yang mulia sebaiknya anda segera masuk ke kamar anda" Ucap Xiang.
"Sudah kuduga,tidak mungkin kau tidak tahu kalau aku menyelinap pergi" Ucap Li Xuan ke Xiang sambil berjalan masuk ke kamarnya.
Setelah Li Xuan masuk ke kamarnya,Xiang menghampiri Seon tak dan bertanya padanya kemana mereka pergi barusan.
"Jadi.. Permaisuri pergi kemana tadi?" Tanya Xiang.
"Dia pergi lumayan jauh,ke padang bunga di seberang sebelum masuk ke hutan" Ucap Seon tak.
"Oh..jadi tempat itu lagi" Ucap Xiang.
Xiang menyuruh Seon tak untuk pergi tidur sebentar,Seon tak pun pergi ke kamarnya.
Dia tidak tidur tapi memeriksa barang milik Adiknya dulu yang selalu dia bawa.
"Hanya ini yang aku punya agar aku merasa kau selalu ada di sisiku" Ucap Seon tak sambil memegang jepit rambut milik adiknya dulu.
Seon tak tertidur sambil menggenggam jepit rambut itu.
Keesokan harinya pangeran kembali dari kediaman Kim So Yong dan menemui Li Xuan pagi itu,dia merasa sangat bersalah dengan perkataan nya semalam ke Li Xuan.
"Kau mau pergi sekarang?" Tanya Kim So Yong.
"Aku harus rapat di istana pagi ini,tapi sebelum itu aku ingin menemui Li Xuan terlebih dahulu" Ucap pangeran.
*Permaisuri lagi* Gumam Kim So Yong di dalam hatinya.
__ADS_1
"Pangeran..malam tadi adalah malam yang sangat membahagiakan untukku,terima kasih" Ucap Kim So Yong sambil memeluk Pangeran.
"Aku harus pergi sekarang,kau jangan lupa sarapan" Ucap pangeran sambil melepaskan pelukan Kim So Yong.
Pangeran pun pergi meninggalkan Kim So Yong.
"Aku merasa pangeran pun sangat puas tadi malam,lain kali aku akan akan melayani pangeran lebih baik lagi agar dia bisa menyayangi ku" Ucap Kim So Yong sangat bahagia.
Pangeran berjalan sangat cepat agar bisa segera sampai ke kediaman Li Xuan.
"Yang mulia pangeran,kau ini berjalan atau berlari" Gerutu Yul yang menyeimbangi langkah pangeran.
"Aku ingin segera sampai ke kediaman Li Xuan" Ucap pangeran.
Sesampainya di kediaman Li Xuan,pangeran hendak masuk tapi Xiao menahannya.
"Maaf Yang mulia,Yang mulia Permaisuri sedang tidak enak badan..dia belum bangun Yang mulia" Ucap Xiao.
"Dia sakit? aku harus melihatnya" Ucap pangeran.
"Maaf Yang mulia,sebaiknya anda menemui Permaisuri nanti saja.. keadaannya sedang tidak baik, Permaisuri tidak ingin bertemu dengan siapapun" Ucap Xiang.
Karena Xiang yang berbicara,pangeran pun mengurungkan niatnya untuk melihat Li Xuan.
"Baik yang mulia" Ucap Xiang dan Xiao.
Pangeran pun pergi ke aula istana untuk pertemuan dengan Kaisar dan para menteri di sana.
Sementara itu Seon tak menyamar menjadi kasim agar bisa menyelinap masuk ke rapat pagi itu.
Rapat pun di mulai,Seon tak mendengar kan dengan baik apa yang mereka katakan.
Seon tak tersenyum ketika mendengar pasukan dari istana akan di kirim ke perbatasan untuk membantu pengamanan selama satu bulan.
Seon tak pun berencana untuk segera menyelesaikan rencana Li Xuan agar dia bisa menyelesaikan rencana juga segera.
Setelah rapat selesai,Seon tak kembali ke Kediaman Permaisuri.
"Wah lihat ini,kenapa kau baru datang?" Tanya Li Xuan yang sedang duduk santai di temani Xiang dan Xiao.
"Maaf Yang mulia,Xiao..aku minta tolong padamu ambilkan buah untuk permaisuri di dapur istana,aku baru saja memetik buah segar untuknya tadi" Ucap Seon tak agar Xiao pergi meninggalkan mereka.
"Baiklah,aku akan menyiapkan nya sekarang" Ucap Xiao lalu pergi meninggalkan mereka.
__ADS_1
"Apa yang ingin kau katakan" Tanya Li Xuan yang mengerti Seon tak akan mengatakan sesuatu sehingga dia menyuruh Xiao pergi dari sana.
"Aku mendapatkan sedikit kabar dari anak buahku tentang orang orang yang dulu menyerang anda di tempat tuan Lee,Dia menemukan salah satu orang dari mereka yang kabur pada saat itu" Ucap Seon tak.
"Benarkah,bawa dia kemari..aku ingin segera menguak kejahatan Kim Yuri agar dia mendapatkan hukumannya" Ucap Li Xuan penuh semangat.
"Aku akan pergi,Xiang kau jaga permaisuri" Ucap Seon tak.
Xiang mengangguk,tapi Xiang merasa bukan hanya itu saja..dia merasa kalau Seon tak juga sudah punya rencana untuk balas dendam nya sendiri makanya dia ingin segera menyelesaikan masalah Li Xuan.
Kim Yuri menghampiri Li Xuan membawa kan sup ayam yang dia buat.
"Permaisuri,aku membawakan sup ayam buatanku untukmu" Ucap Kim Yuri sambil menyerahkan Sup ayam itu ke Li Xuan.
"Cih..kau pikir aku akan memakan apapun yang kau berikan padaku" Ucap Li Xuan dengan sinis.
"Kenapa kau mengatakan itu Permaisuri,aku membuat ini dengan sepenuh hati untukmu" Ucap Kim Yuri dengan muka memelas.
Xiang menyadari ada sesuatu dengan Kim Yuri, sepertinya dia sedang merencanakan sesuatu yang lain untuk Li Xuan.
Kim Yuri terus memaksa Li Xuan untuk menerima pemberian nya,Li Xuan yang kesal pun menepis mangkok sup ayam itu sampai terjatuh ke tanah.
PRANGGGGGG..
"Aku sudah bilang tidak mau kenapa kau masih memaksa ku!!" Seru Li Xuan.
"Kenapa kau bersikap seperti ini padaku permaisuri hiks..hiks apa salahku" Ucap Kim Yuri.
"Wah lihatlah ini,bahkan sekarang kau pura pura menangis di depanku" Ucap Li Xuan.
"PERMAISURI!!" teriak pangeran yang ternyata sudah ada di sana dan menyaksikan semuanya.
"Pangeran..hiks..hiks..kau ada di sini" Ucap Kim Yuri sengaja menangis agar pangeran kasihan padanya.
"Selir Yuri sudah berbaik hati padamu membuat kan sup untukmu,kau hanya tinggal menerima nya saja tapi kenapa kau melakukan ini padanya" Ucap pangeran yang sangat kecewa dengan perilaku Li Xuan ke Kim Yuri.
"Oh jadi ini sebabnya kau jadi pura pura baik padaku,pangeran..aku hanya berjaga jaga saja,aku tidak tahu apa yang ada di sup itu..siapa tahu dia meracuni ku seperti dulu" Ucap Li Xuan.
"Apa yang kau katakan,bagaimana kau bisa berpikir seperti itu" Tanya pangeran.
Li Xuan menatap Kim Yuri,dia merasa ada yang salah sejak Kim Yuri datang tadi.
Dia merasa kalau Kim Yuri sengaja menjebaknya untuk terlihat sangat jahat padanya di depan pangeran.
__ADS_1
Bersambung