Menjelajah Waktu Dan Menjadi Permaisuri

Menjelajah Waktu Dan Menjadi Permaisuri
Kembali ke istana


__ADS_3

Pangeran dan Li Xuan sudah sampai di istana,semua orang datang untuk menyambut kepulangan mereka.


"Kalian sudah kembali..kalian kemana saja,ibu dengar kalian di serang oleh perampok,ibu sudah mengerahkan prajurit istana tapi tidak menemukan kalian" Ibu Ratu sangat cemas,setelah hilang beberapa hari akhirnya bisa melihat putra dan menantunya kembali dengan selamat.


"Saat itu aku terluka ibu,dan aku memilih untuk memulihkan lukaku dulu baru kembali ke istana" Pangeran mencoba menenangkan Ibunya yang cemas akan keadaanya.


"Kalian kenapa diam saja!!Cepat panggil tabib istana untuk memeriksa keadaan pangeran dan permaisuri!!" Seru Ibu Ratu ke dayang istana.


"Tidak apa apa Ibu,aku sudah baik baik saja sekarang..Xuan merawat ku dengan baik beberapa hari ini" Ucap pangeran.


"Xuan..apa kau baik baik saja? apa kau terluka?" Ibu ratu memeriksa Li Xuan karena khawatir padanya.


"Aku baik baik saja Yang mulia " Li Xuan menggenggam tangan Ratu agar Ratu tenang.


"Syukurlah kalau begitu,kalian temui Kaisar nanti..Beliau sangat menghawatirkan kalian" Ratu lega karena Pangeran dan permaisuri tidak terluka parah.


"Baik Yang mulia "


"Kak..kakak sudah kembali" Pangeran ke sembilan berlari menghampiri Pangeran Liam dan langsung memeluknya.


"Jimyeon..kau ini," Pangeran mencoba melepaskan pelukan Jimyeon yang begitu erat kepadanya.


"Kakak..apa kau tidak tahu betapa khawatirnya aku"Pangeran ke sembilan Jimyeon kesal karena pangeran Liam melepaskan pelukannya.


"Pangeran..adikmu sangat cemas padamu,seharusnya kau tidak begitu"Li Xuan tersenyum kecil melihat tingkah adik dari suaminya itu.


"Kakak ipar" Saat Jimyeon hendak memeluk Li Xuan,pangeran Sangyeon menariknya dari belakang.


"Kau ini,jaga sikapmu..kau mau memeluk istri kakakmu di depan kakakmu" Pangeran Sangyeon tertawa dengan kelakuan Jimyeon.


"Ah kakak..dia kan kakakku,apa aku tidak boleh memeluknya" Gerutu Pangeran Jimyeon.


"Aku tidak memperbolehkan mu,Apa masih ada keluhan" Pangeran Liam menggoda pangeran Jimyeon.


"Ah..kalian ini,Kakak ipar nanti datanglah ke paviliun ku" Pangeran Jimyeon mengundang Li Xuan datang ke paviliunnya.


"Hei kau mau apa mengajaknya ke tempatmu" Ucap pangeran Sangyeon.

__ADS_1


"Aku hanya mau mengajaknya bermain,apa aku tidak boleh bermain dengannya" Ucap pangeran Jimyeon.


"Kau ini kapan dewasanya,sudah umur segini kerjamu hanya main main saja..Belajarlah pedang denganku nanti" Ucap pangeran Liam.


"Nggak mau wleeee..weeee" Pangeran Jimyeon berlari agar tidak di suruh berlatih pedang oleh Pangeran Liam.


"Dasarrr anak itu tidak pernah berubah,oh iya..ngomong ngomong kalian baik baik saja kan?" Tanya pangeran Sangyeon.


"Kami baik baik saja Ka Sangyeon,apa semuanya baik baik saja ketika kami tidak ada?" Pangeran Liam balik bertanya ke pangeran Sangyeon.


"Semuanya baik baik saja,Li Xuan..nanti datanglah ke paviliun permaisuri Seo jin,,dia sangat mencemaskan mu" Ucap pangeran Sangyeon.


"Baik Pangeran,setelah Xuan dan Pangeran Liam mengunjungi kaisar..Xuan akan menemui kakak ipar segera" Setelah basa basi dengan Pangeran Sangyeon,Li Xuan dan pangeran Liam pun pergi untuk menemui Kaisar.


"Ya sudah kak,kita lanjutkan nanti ..aku harus menghadap Yang mulia kaisar dulu sekarang" Ucap pangeran Liam.


"Baiklah..aku tunggu kedatanganmu ke tempatku" Pangeran Sangyeon pun pergi.


"Ayo..Kita ke tempat Yang mulia Kaisar sekarang" Ajak pangeran Liam ke Li Xuan.


"Iya pangeran" Li Xuan dan pangeran pun berjalan bersama.


"Yang mulia kaisar..Pangeran Liam dan Permaisuri Li Xuan memberi hormat"


"Kalian berdua sudah kembali..duduklah duduk,aku senang kalian sudah kembali..apa kalian baik baik saja?" Tanya Yang mulia kaisar.


"Kami baik baik saja,ananda sempat terluka tapi sekarang sudah baik baik saja" Jawab pangeran Liam.


"Syukurlah kalau begitu,Aku harus pergi ke istana timur sekarang..jika nanti ada waktu kita bisa minum teh bersama,kalian istirahatlah " Yang mulia kaisar pergi ke istana timur sekarang dan sudah lega karena pangeran Liam dan Li Xuan baik baik saja sekarang.


"Xuan..kita kembali ke paviliun sekarang?" Tanya pangeran Liam.


"Emhh..aku akan mengunjungi kakak ipar,dia pasti sangat menghawatirkan ku" Ucap Li Xuan.


"Baiklah,kau bisa ke sana sendiri kan..aku akan menemui pangeran yang lainya" Pangeran memegang tangan Li Xuan,pangeran mencium kening Li Xuan saat hendak pergi ke tempat pangeran.


"Cepatlah kembali"

__ADS_1


"Baik pangeran" Seru Li Xuan tersipu malu karena para dayang melihatnya.


"Dayang Shin..sekarang pangeran bersikap sangat baik kepada Permaisuri" Ucap Xiao lirih ke dayang Shin.


"Shuttt..jangan berisik,tapi aku juga senang melihatnya,ayo" Dayang Shin mengantar Li Xuan ke tempat permaisuri Seo jin.


Sampailah Li Xuan di paviliun Permaisuri Seo jin.


"Li Xuan memberi hormat padamu Yang mulia permaisuri"


"Xuan..kau sudah kembali" Permaisuri Seo jin langsung memeluk Xuan.


"Kau baik baik saja,apa kau terluka..biar aku melihatnya" Permaisuri Seo jin sangat menghawatirkan Li Xuan dan ingin memastikannya kalau dia baik baik saja sekarang.


"Xuan baik baik saja Yang mulia" Jawab Li Xuan agar Permaisuri Seo jin tidak Khawatir lagi.


"Syukurlah..Kau ada di tempatku sekarang,jadi panggil aku kakak ipar saja seperti biasanya" Ucap Permaisuri Seo jin.


"Baik kakak ipar"


"Ayo..duduklah,ceritakan semuanya padaku..apa yang sebenarnya terjadi" Permaisuri Seo jin menyajikan teh untuk Li Xuan dan memintanya menceritakan yang terjadi kepadanya dan pangeran Liam.


"Saat itu aku mengajaknya berburu..saat itu kami berhasil mendapatkan satu ekor Rusa,kami berniat pulang hari itu juga..tapi karena hari sudah gelap kami memutuskan bermalam di sana dan akan kembali ke istana pagi harinya" Li Xuan menceritakan yang terjadi padanya ke Permaisuri Seo jin.


"Lalu..apa kelanjutannya" Permaisuri sangat penasaran dengan kejadiannya dan mendengarkan dengan baik ketika Li Xuan bercerita.


Li Xuan meminum teh yang di sajikan Permaisuri Seo jin dan melanjutkan ceritanya "Saat semua orang sudah terlelap,tiba tiba gerombolan pemberontak datang merampok kami..semua prajurit di habisi mereka karena jumlah mereka sangat banyak,aku dan pangeran berusaha melawan semampu kami..saat aku melihat pangeran terluka,dengan cepat aku mengambil kudaku dan membawa pangeran lari dari sana..karena pangeran terluka saat itu aku berusaha mencari pertolongan dan tidak sengaja bertemu dengan rumah seorang warga. kami di tolong oleh mereka dan tinggal beberapa hari di tempat mereka" Ucap Li Xuan.


"Untunglah kalian baik baik saja,lalu..apa ada hal lain lagi?" Tanya Permaisuri Seo jin.


"Entahlah kakak ipar..musibah itu tidaklah terlalu buruk,aku jadi punya kesempatan bersama pangeran lebih lama...dan.." Li Xuan berhenti bercerita dan tersenyum malu.


"Hei..dan apa,ayolah..jangan membuatku penasaran" Permaisuri melihat Li Xuan yang tersipu malu ketika bercerita.


"Dan..pangeran mengungkapkan perasaannya padaku,aku sangat bahagia dan sepertinya tidak perlu menghawatirkan apapun sekarang" Ucap Li Xuan.


"Benarkah..selamat,aku ikut bahagia untukmu" Permaisuri Seo jin memeluk Li Xuan dan ikut bahagia karena sekarang pangeran Liam sudah mencintai Li Xuan.

__ADS_1


Bersambung..


__ADS_2