
Keesokan harinya Li Xuan bangun dan mencari cari pangeran.
"Xiao...apa pangeran sudah pergi?" Tanya Li Xuan.
"Xiao tidak melihatnya Yang mulia" Ucap Xiao.
"Hemm...sepertinya semalam itu hanya mimpi,ah sudahlah..lebih baik aku bersiap untuk menemui Ratu hari ini" Ucap Li Xuan.
Saat sedang perjalanan ke istana Ratu,,Li Xuan berpapasan dengan pangeran Liam.
"Pangeran.."
"Permaisuri..maaf jika tadi pagi aku pergi tanpa bilang padamu,,kau tidur sangat lelap jadi aku tidak tega untuk membangunkanmu" Ucap pangeran.
"Be..benarkah..jadi semalam itu bukan mimpi" Ucap Li Xuan.
"Kau ini...manis sekali.." Ucap pangeran.
Orang orang yang melihatnya pun tersenyum melihat tingkah pangeran dan Li Xuan.
" Wah..wah,,lihatlah pasangan ini..bukankah ini masih pagi" Ucap pangeran Sangyeon yang tidak sengaja berpapasan.
"Ah..salam pangeran sangyeon" Ucap Li Xuan malu.
__ADS_1
"Jadi..kau mau ke mana adik?" Tanya pangeran Sangyeon ke Li Xuan.
"Xuan mau menemui Ratu..kalau begitu Xuan pergi dulu" Ucap Li Xuan sambil pergi meninggalkan pangeran dan kakaknya.
"Kau mau ke aula istana kan kak?" Tanya pangeran Liam.
"Tentu saja..kau pikir mau kemana lagi,,jadi..kau sudah mulai bersikap baik dan membuka hatimu untuk istrimu" Ucap pangeran Sangyeon.
"Iya..aku menikahinya untuk melindunginya dan mencurahkan kasih sayang yang besar padanya..alangkah tidak baik sikapku yang dulu padanya" Ucap pangeran Liam,dia tidak mengatakan yang sebenarnya ke pangeran Sangyeon.
"Baguslah kalau begitu..aku menjadi tenang,ya sudah ayo kita jalan bersama..kalau terlambat sedikit saja ayah dan pangeran mahkota pasti akan marah marah" Ucap pangeran Sangyeon.
"Baiklah..ayo"
Pangeran Liam dan pangeran Sangyeon pun pergi ke aula istana bersama sama.
"Jadi..bagaimana sikap Liam kepadamu sekarang?" Tanya Ratu.
"Emh..Pangeran sangat baik padaku,,dia sangat perhatian..dan barusan dia juga memujiku" Ucap Li Xuan malu malu.
"Benarkah..baguslah anak itu akhirnya mengerti,,jadi Xuan.." Ucap Ratu.
"Iya yang mulia?"
__ADS_1
"Segeralah kau mengandung anak pangeran Liam..aku ingin menggendong cucu darimu" Ucap Ratu.
"Ah..itu..aku.." Li Xuan tersenyum malu saat Ratu memintanya untuk memberinya cucu.
"Kalian berdua kan sehat..pasti kalian akan segera memiliki anak,,dan aku sangat menantikan itu" Ucap Ratu sambil tertawa kecil.
Hari telah berlalu,dan malam pun tiba.
Udara malam ini sangat dingin,,Pangeran sedang ada di ruang bukunya.
"Yang mulia pangeran..Hari sudah malam,apa kau tidak akan ke kediaman permaisuri?" Tanya Pengawal Yul.
"Hewh..entahlah,,sebenarnya aku malas..tapi..apa kau sama sekali belum menemukan info tentang keberadaan Yuri?" Ucap pangeran.
"Belum yang mulia..sangat sulit menemukannya,,hamba khawatir kalau.." Belum selesai pengawal Yul berbicara pangeran memotongnya.
"Aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan sekarang,,aku sangat khawatir dengan keadaan Yuri..mungkin aku memang harus menuruti perintah ratu,,baiklah..kalau begitu aku harus memulainya dari sekarang..Li Xuan harus segera hamil agar aku bisa bertemu dengan Kim Yuri" Ucap pangeran.
"Maafkan hamba yang tidak becus ini yang mulia" Ucap pengawal Yul.
"Sudahlah..aku akan ke kediaman permaisuri sekarang,,kau berjaga lah" Ucap pangeran.
"Baik yang muli"
__ADS_1
Pangeran sedang menuju ke kediaman permaisuri,,sementara itu Li Xuan sedang menunggu pangeran di kamarnya.
Bersambung..