Menjelajah Waktu Dan Menjadi Permaisuri

Menjelajah Waktu Dan Menjadi Permaisuri
Ratu baru


__ADS_3

Sudah beberapa hari Liam mencari tahu tentang Wang jarim dan membuatnya semakin dekat dengannya.


Liam pun kembali ke istana dan memberi tahu bahwa dia sudah menemukan Ratu yang akan dia pilih.


"Baiklah..saya akan segera berkunjung ke tempat perdana menteri agar mereka bisa bersiap" Kasim pun pergi untuk mengutus seseorang ke tempat perdana menteri.


Saat itu Wang jarim sedang melukis seekor burung,dia di kejutkan dengan kedatangan utusan dari istana.


"Kepada putri dari Perdana menteri Wang Jarim,Yang mulia Kaisar memerintahkan anda ke istana untuk penobatan" Ucap Utusan istana itu.


Wang jarim sangat terkejut,sementara itu ayahnya sangat senang karena anaknya akan tinggal di istana,mereka belum tahu kalau Wang Jarim akan menjadi Ratu di istana untuk mendampingi Kaisar Liam.


Perdana menteri pun segera menyiapkan segala sesuatu yang mereka butuhkan dan segera pergi ke istana.


Sepanjang perjalanan Wang jarim masih bingung dan tidak tahu harus bahagia atau tidak.


Sudah menjadi impian semua wanita untuk bisa hidup di istana,tapi tidak dengannya yang lebih suka hidup sederhana.


Sesampainya di istana mereka pun di sambut dengan sangat meriah.


"Salam Yang mulia ibu Ratu" Perdana menteri dan Wang Jarim memberi salam ke ibu Liam yang menyambut kedatangan mereka.


"Aku senang kalian datang,putrimu sangat cantik" Ucap Ibu Ratu.


"Terima kasih Yang mulia" Ucap Wang jarim.


"Kalian bawa barang barang mereka,dan untuk perdana menteri..kau istirahat lah dulu,aku ingin bicara dengan putrimu" Ucap Ibu Ratu.


"Baik Yang mulia"


Wang jarim pun ikut Ibu Ratu ke paviliunnya.


"Duduklah" Ibu Ratu mempersilahkan Wang Jarim untuk duduk.


"Terima kasih Yang mulia" Wang jarim duduk di hadapan Ibu Ratu.


"Aku sudah mendengar banyak tentangmu,dan kau memang secantik yang mereka bicarakan..tapi aku senang karena Yang mulia kaisar lah yang memilihmu secara langsung" Ucap Ibu Ratu.


"Yang mulia Kaisar sendiri yang memilihku? Tapi Aku sama sekali belum pernah bertemu dengannya" Ucap Wang jarim yang bingung.


"Kau pasti tidak mengenalinya,tapi kau pasti akan mengenalinya setelah bertemu dengannya nanti" Ucap Ibu Ratu.

__ADS_1


"Yang mulia..apa aku boleh bertanya sesuatu?" Ucap Wang jarim.


"Tentu saja,apa yang ingin kau tanyakan?" Tanya Ibu Ratu.


"Apakah aku akan di menjadi selir kaisar?" Tanya Wang Jarim.


"Apa yang kau bicarakan" Ibu Ratu pun tertawa dengan kepolosan Wang jarim.


"Kenapa kau harus menjadi selir..Kau akan menjadi Ratu di kerajaan ini" Ucap ibu Ratu.


Wang jarim terkejut dengan jawaban dari ibu Ratu "A..apa..Ra..ratu" Ucapnya terbata masih tidak percaya dengan apa yang dia dengar.


"Apa kau masih ingat tentang para puteri dari pejabat yang datang ke balai pendidikan internal untuk menjadi pendamping Raja?" Tanya Ibu Ratu.


"Ya aku masih ingat..bahkan aku juga ada di sana" Ucap Wang jarim.


"Sebenarnya Kaisar datang ke tempat itu untuk mencari Ratu nya sendiri,dan dia memilihmu" Ucap Ibu Ratu.


"Benarkah itu" Wang jarim masih tidak percaya tentang dia yang akan menjadi Ratu Kaisar sekarang.


"Yang mulia..Yang mulia Kaisar datang untuk berkunjung" Ucap Dayang Ibu Ratu.


"Benarkah.. kebetulan sekali karena Wang jarim ada di sini sekarang" Ucap Ibu Ratu.


"Ahh Kaisar..masuklah,lihatlah siapa yang bersamaku" Ucap Ibu Ratu.


Wang jarim berdiri untuk memberi Salam ke Kaisar "Saya memberi hormat Yang mulia" Ucap Wang jarim.


"Kau sudah datang" Ucap Liam.


Wang jarim mengenali suara Kaisar dan dia pun mendongak dan menatap Liam "Ka..kau" Wang jarim terkejut karena pria yang selama ini menjadi pelayannya di Tempat pendidikan internal Ratu adalah Kaisar.


"Hai..bagaimana kabarmu" Ucap Liam sambil tersenyum.


"Kaisar kau memang sangat pintar memilih,dia sangat cantik " Ucap Ibu Ratu.


"Bukan hanya Cantik,aku memilihnya karena aku sangat yakin dia bisa menjadi Ratu yang baik untuk negara ini" Ucap Liam.


"Terima kasih karena sudah berpikir seperti itu Yang mulia " Ucap Wang Jarim yang tersipu malu.


Dia sangat bahagia karena dia memang sangat dekat dengan Liam saat di tempat pendidikan internal Ratu.

__ADS_1


"Apa kau mau berkeliling istana denganku?" Tanya Liam.


"Iya yang mulia"


"Ibu aku pergi dulu" Liam pamit ke ibunya karena ingin mengajak Wang jarim berkeliling istana.


"Baiklah..tapi jangan membuatnya terlalu lelah,besok dia harus mulai persiapan untuk pernikahan kalian" Ucap Ibu Ratu.


"Baik ibu,aku mengerti " Liam pun keluar bersama Wang jarim.


Mereka berbicara dengan sangat nyaman karena sudah terbiasa melakukannya,saat sedang di pinggir danau..Mereka tidak sengaja berpapasan dengan Xing Qi yang sudah di nobatkan menjadi putra mahkota.


"Ahh putra mahkota.. kebetulan sekali kita bertemu di sini" Ucap Liam.


Xing Qi pun berhenti dan memberi salam ke ayahnya.


"Oh iya.. perkenalkan ini adalah Wang Jarim..dia yang akan menjadi Ratu di istana ini" Liam memperkenalkan Wang Jarim ke Xing Qi.


"Salam Yang mulia pangeran mahkota" Ucap Wang jarim.


Xing Qi menatap Wang Jarim dengan tatapan sinis "Meskipun Yang mulia Kaisar memilihmu untuk menjadi Ratunya,tapi kau tidak bisa menggantikan ibuku" Seru Xing Qi sambil pergi meninggalkan Liam dan Wang Jarim.


"Maafkan atas sikap Pangeran mahkota,dia menjadi dingin seperti ini setelah kehilangan ibunya" Ucap Liam yang selalu menerima sikap Xing Qi karena rasa bersalahnya ke Li Xuan.


"Aku mengerti Yang mulia,dia terlihat tegar di luar..tapi kita tidak tahu bagaimana keadaan hatinya" Ucap Wang jarim yang mencoba mengerti dengan sikap Xing Qi.


"Aku tidak salah memilihmu,mari kita lanjutkan..aku ingin kau menemui Permaisuri Selir Kim so yong" Ucap Liam.


Mereka pun berjalan menuju ke kediaman Kim So Yong.


Sementara itu di kediaman Kim Yuri,dia sudah mendengar bahwa Kaisar akan menikah dengan putri perdana menteri dan menjadikannya Ratunya.


"Kurang ajar!! Aku pikir setelah kepergian Li Xuan dia akan kembali padaku!" Seru Kim Yuri yang sangat kesal.


Kim Yuri Yang sangat kesal hanya bisa meluapkan kekesalannya itu di kediamannya "Sebentar lagi aku akan melahirkan,aku harus membuat Yang mulia Kaisar menyayangiku lagi seperti dulu"Gumam Kim Yuri.


Seon tak yang berjalan jalan di desa tidak sengaja mendengar tentang berita Kaisar akan menikah dengan putri perdana menteri.


"Aku pikir kau akan sangat kehilangan Li Xuan,tidak ku sangka secepat ini kau menemukan penggantinya" Gumam Seon tak.


Seon tak menyelesaikan urusannya dan segera kembali untuk memberitahu Li Xuan tentang pernikahan Kaisar.

__ADS_1


Bersambung..


__ADS_2