Menjelajah Waktu Dan Menjadi Permaisuri

Menjelajah Waktu Dan Menjadi Permaisuri
Li Xuan


__ADS_3

Li Xuan masih di temani oleh Xiang,sementara itu tabib memberitahu kalau Li Xuan baik baik saja dan sudah sadar sekarang.


Pangeran pun langsung menghampiri Li Xuan.


"Xuan..kau baik baik saja sekarang..hiks..aku sangat takut" Pangeran menangis sambil memeluk Li Xuan.


"Pangeran..aku baik baik saja,kau tidak perlu khawatir sekarang" Ucap Li Xuan.


"Malam ini aku akan di sini menjagamu" Seru pangeran.


"Baiklah..Xiang kau bisa keluar sekarang" Ucap Li Xuan.


"Baik Yang mulia" Xiang pun pergi dan berjaga di luar.


Sementara itu Kim Yuri sangat kesal dan menghancurkan barang barang di kamarnya karena marah.


"Kurang ajar!! bagaimana dia bisa baik baik saja!" Umpatnya karena sangat marah.


Kim Yuri tidak bisa tidur,dia mulai menyusun rencana untuk mencelakai Li Xuan lagi.


Saat Li Xuan sudah tertidur pangeran menyuruh Yul dan Xiang untuk menyelidiki siapa yang meracuni Li Xuan.


"Kalian berdua selidiki dari mana racun itu,bagaimana bisa permaisuri celaka di istana..aku minta kalian cari tahu segera" ucap pangeran.


"Baik Yang mulia,Xiang kau bisa mencari tahu dari mana racun itu berasal" Seru Yul.


"Sebenarnya aku sudah tahu,hanya ada satu orang yang bisa membuat racun itu..kita bisa ke sana sekarang" Ucap Xiang.


"Kalau begitu jangan buang waktu,kita ke sana sekarang" Yul pergi bersama Xiang.


Xiao melihat Yul sangat akrab dengan Xiang dan membuatnya sedih.


...****************...


...----------------...


Keesokannya pangeran membantu Li Xuan untuk bersiap,saat sedang membantu Li Xuan menyisir rambut..tiba tiba Ratu datang menemui mereka.


"Ibu.." Pangeran langsung meletakan sisir yang sedang di pegangnya.


"Ibu baru mendengarnya dan langsung kemari,Xuan..apa kau baik baik saja?" Tanya nya.

__ADS_1


"Aku baik baik saja Yang mulia,Pengawal ku ahli racun..dia langsung menyadari kalau aku di racuni dan membiarkanku penawarnya" Ucap Li Xuan.


"Syukurlah..tapi bagaimana bisa ada orang jahat seperti itu di sini! Liam apa kau sudah tahu siapa pelakunya?" Tanya Ratu yang marah.


"Aku belum tahu ibu,tapi Yul sedang mencari tahu" Ucap pangeran.


"Baguslah..semoga pelakunya segera di temukan,Li Xuan hari ini kau istirahat saja" Ucap Ratu.


"Baik Yang mulia " Jawab Li Xuan.


"Liam kau tidak perlu ke pertemuan sekarang,kau jagalah istrimu saja..aku pergi sekarang" Ratu pun pergi kembali ke paviliunnya.


"Baik ibu" Pangeran melanjutkan menata rambut Li Xuan.


Sementara itu Kim Yuri berpura pura baik dengan membuatkan sup ayam untuk Li Xuan.


Tujuannya bukan untuk Li Xuan melainkan agar pangeran melihat bahwa dia khawatir dengan keadaan Li Xuan.


"Pangeran..permaisuri,aku membawa sup ayam untuk Permaisuri..aku membuatnya sendiri,makanlah selagi hangat" Ucap Kim Yuri.


"Terima kasih..kenapa kau repot repot" Ucap Li Xuan.


"Ah ini sudah tugasku..permaisuri Sudah ku anggap sebagai kakak sejak pertama kali aku datang,dan aku berjanji kepada diriku sendiri untuk melayani nya dengan baik" Ucap kim Yuri.


"Selir Yuri..aku sangat bahagia karena kau menganggap ku sebagai kakakmu,semoga ke depannya kita bisa saling menjaga" Ucap Li Xuan.


"Tentu saja Yang mulia " Kim Yuri tersenyum dengan senyum palsu nya.


"Aku senang jika kalian semua bisa saling menghormati dan menjaga seperti ini" Seru pangeran.


Kim Yuri pun pergi dari paviliun Li xuan dan tidak sengaja berpapasan dengan Xiang.


"Hei kau..kau sangatlah tidak sopan,mengapa menatapku seperti itu!" Ucap Kim Yuri kepada Xiang yang menatapnya dengan tatapan sinis.


"Maaf Selir Yuri,dia baru di sini..jadi maafkan dia karena kurang sopan terhadapmu" Seru Yul.


"Baiklah..untung mood ku sedang baik sekarang" Kim Yuri pun pergi.


"Hei kenapa kau menatapnya seperti itu,jangan kau lakukan lagi" Tegur Yul.


"Aku tidak tahu,aku hanya tidak suka saja padanya..padahal aku baru pertama kali bertemu dengannya tapi entah kenapa rasa tidak suka itu tiba tiba muncul" Ucap Xiang.

__ADS_1


"Ya sudah..kita masuk sekarang" Yul mengajak Xiang masuk untuk memberi tahu pangeran tentang orang yang meracuni Li Xuan.


"Yang mulia pangeran"


"Kalian sudah datang,jadi bagaiman..apa kalian sudah menemukan orang itu?" Tanya pangeran.


"Sudah Yang mulia..hanya saja..dia sudah tewas" Ucap Yul.


"Apa! bagaimana bisa" Pangeran kaget dengan yang di katakan Yul.


"Dia dayang baru di sini,saat kami sudah tahu tentang identitas nya kami langsung menemuinya..tapi saat kami datang dia sudah tewas tergantung di kamarnya" Ucap Yul.


"Yang mulia..aku rasa dia hanya suruhan,dan orang yang menyuruhnya adalah orang yang berkuasa karena bahkan penjual racun itu pun enggan memberi tahu kami dan memilih menghilang..kami kehilangan jejaknya" Ucap Xiang.


"Kalau begitu berarti orang itu masih ada di dalam istana,kita harus tetap waspada..Xiang kau harus lebih waspada tentang apapun yang mengenai permaisuri" Seru pangeran.


"Baik Yang mulia" Xiang menatap Li Xuan memberinya isyarat bahwa sekarang saatnya Li Xuan meminum ramuan yang di siapkan Xiang.


"Ah pangeran..bisahkah kau keluar dulu bersama Yul? aku ingin bicara hanya berdua dengan Xiang" Ucap Li Xuan.


"Apa yang ingin kau bicarakan dengannya? kenapa aku harus pergi" Ucap pangeran.


"Ahh..pokoknya ada..ini hanya untuk perempuan saja" Li Xuan mencari alasan agar pangeran mau pergi sebentar


"Baiklah..kalau begitu aku akan mengambil buku dulu di tempatku" Pangeran pun keluar bersama Yul.


Sekarang hanya tinggal Xiang bersama Li Xuan,Xiang pun mengeluarkan bungkusan yang dia bawa dan memberikannya ke Li Xuan.


"Rasanya agak tidak enak,jadi Yang mulia harus menahannya" Ucap Xiang sambil memberikan obat nya.


"Aku akan menahannya demi bayiku,aku akan terbiasa nantinya" Li Xuan menutup hidungnya dan meminum obat itu.


"Hueeekkk" Li Xuan hampir muntah dan Xiang memberikan kue manis yang di bawanya.


"Makanlah ini Yang mulia agar mual mu sedikit berkurang " Ucapnya.


"Terima kasih Xiang" Li Xuan pun memakan kue yang di berikan Xiang.


Li Xuan tertidur setelah meminum obat itu,Xiang berjaga di luar dan melarang siapapun masuk tanpa seijinnya.


Bersambung..

__ADS_1


__ADS_2