Menjelajah Waktu Dan Menjadi Permaisuri

Menjelajah Waktu Dan Menjadi Permaisuri
Li Xuan.


__ADS_3

Masih di taman di kediaman Li Xuan.


"Pangeran..apa kau tahu,,Pangeran Liam memintaku untuk menerima Selirnya sehari setelah kami menikah" Ucap Li Xuan sambil meneteskan air mata.


"Apa!!" Pangeran Sangyeon pun kaget mendengarnya.


"Bagaimana bisa?? Apa ibu ratu tahu tentang hal ini?" Tanya pangeran.


"Sepertinya belum,,aku khawatir pangeran Liam akan meninggalkanku karena dia sangat mencintai gadis itu" Ucap Li Xuan.


"Itu tidak akan terjadi,,kau tenang saja..apapun yang terjadi aku hanya akan mendukungmu" Ucap pangeran.


"Terima kasih pangeran,,tapi..aku meminta waktu padanya satu bulan untuk membawa gadis itu ke istana,,aku pikir satu bulan cukup untuk membuatnya mencintaiku..tapi sepertinya aku salah" Ucap Li Xuan.


"Tidak..kau harus berusaha lebih keras" Ucap pangeran.


"Tapi ini sudah satu minggu,,dan pangeran masih mengabaikanku" Ucap Li Xuan.


"Kau tenang saja,,aku akan membantumu..kau percaya padaku" Ucap pangeran.


"Terima kasih pangeran" Li Xuan sangat bahagia.


Dan pangeran mulai mengatur rencana untuk membuat pangeran Liam menyukai Li Xuan.


Pangeran Sangyeon menghampiri pangeran ketiga yang sedang berdiri di pinggir danau.


"Liam" Pangeran Sangyeon menyapa pangeran ketiga.

__ADS_1


"Kakak.."


"Hahhhh..rasanya sudah lama sekali,,bagaimana kabarmu baru baru ini?" Tanya pangeran Sangyeon.


"Aku baik..ada apa kakak tiba..tiba" Ucap pangeran Liam yang bingung dengan perilaku berbeda kakaknya.


"Memangnya kenapa?? apa salah aku bertanya kabar adikku" Ucap pangeran Sangyeon.


"Tentu saja tidak,,oh ya bagaiman kalau kita minum teh bersama di kediaman ku" Ajak pangeran ketiga.


"Ah tidak usah..aku baru saja minum teh bersama Li Xuan" Ucap pangeran Sangyeon.


"Benarkah??"


"Ya..sepertinya istrimu sedang sedih" Ucap pangeran Sangyeon.


"Dia..sedih?? kenapa" Ucap pangeran Liam.


"Aku..tidak,,aku bukan mengabaikannya..hanya saja aku tidak ada perasaan padanya jadi aku tidak tahu harus seperti apa padanya" Ucap pangeran Liam.


"Kau bukalah sedikit hatimu untuknya,,lalu kau baru bisa menilai bagaimana perasaanmu..dia adalah istri sahmu,,dia sudah cerita padaku tentang rencanamu membawa selir mu ke istana" Ucap pangeran Sangyeon.


"Jadi dia mengadu padamu" Ucap pangeran Liam.


"Bukan begitu,,tapi jika ibu ratu dan nenek tahu..kau tahu kan apa yang akan terjadi pada gadis yang kau sukai itu,,apa kau mau nasibnya sama dengan kekasih pangeran kelima dulu" Ucap pangeran Liam.


"Kau benar juga,,jadi apa yang harus aku lakukan sekarang?" Ucap pangeran Liam.

__ADS_1


"Perlahan kau harus membuat hati Li Xuan luluh,,lalu setelah itu baru dia akan rela kau membawa wanita lain ke istana" Ucap pangeran Sangyeon.


"Dan tetapkan Li Xuan jadi prioritas pertamamu..bukan wanita lain,,karena hanya dia lah yang di anggap sebagai istri sah mu di istana ini..dia adalah putri kesayangan jenderal perang,kalau ayahnya tahu putrinya tidak mendapat kan cinta dari suaminya.aku tidak bisa membayangkan apa yang akan dia lakukan" Ucap pangeran Sangyeon.


"Baiklah kak..aku akan mencobanya" Ucap pangeran Liam.


"Aku juga sudah berjanji pada Li Xuan untuk membantunya dekat denganmu,,jadi sebaiknya kau ingat kata kataku" Ucap pangeran Sangyeon.


"Aku mengerti" Ucap pangeran Liam.


"Aku pergi sekarang,,kau kembalilah ke kediamanmu..dan petik bunga itu dan berikan pada Li Xuan" Ucap pangeran Sangyeon sambil menunjuk bunga yang di taman.


Pangeran Liam pun Dengan malas memetik bunga bunga itu dan hendak memberikannya pada Li Xuan.


"Hewhhh..melelahkan saja..apa aku harus seperti ini,,gadis itu benar benar menyusahkan" Gerutu pangeran Liam.


"Baiklah..anggap saja semua ini aku lakukan demi Kim Yuri,,Yuri..kau bersabarlah,,secepatnya aku akan membawamu masuk ke istana " Ucap pangeran Liam.


Pangeran Liam pun kembali ke kediaman Li Xuan,,


"Yang mulia permaisuri,,Yang mulia pangeran sedang menunggu anda di luar" Ucap Dayang Shin.


"Pangeran?? Kenapa dia tidak masuk saja..ah baiklah,,aku akan temui dia" Ucap Li Xuan sambil tergesa gesa untuk menghampiri pangeran.


Saat Li Xuan keluar,,pangeran langsung memberikan bunga yang dia petik dan langsung pergi.


"Ini..ku petik saat di jalan tadi,,aku pergi sekarang..kita bertemu lagi nanti" Ucap pangeran Liam sambil berjalan menuju ke tempat buku.

__ADS_1


"Terima kasih pangeran" Ucap Li Xuan sambil tersenyum,Li Xuan terus menciumi bunga yang di berikan pangeran padanya.


Bersambung...


__ADS_2