Menjelajah Waktu Dan Menjadi Permaisuri

Menjelajah Waktu Dan Menjadi Permaisuri
Rencana Licik


__ADS_3

Li Xuan dan Seon tak duduk berdua di bawah sinar bulan,mereka terdiam cukup lama tanpa bicara sepatah katapun.


"Jadi.. bagaimana perasaanmu sekarang?" Tanya Li Xuan.


"Entahlah,aku hanya merasa lega karena aku bisa membalaskan dendam kepada orang yang telah membunuh keluargaku" Ucap Seon tak.


"Tapi apa kau tidak takut,kau telah membunuh Kaisar negeri ini..kau akan di cari dan di hukum berat saat di temukan " Ucap Li Xuan.


"Aku tahu,bahkan mungkin aku akan di hukum mati,tapi aku tidak perduli..yang terpenting apa yang harus aku lakukan sudah aku lakukan " Ucap Seon tak.


"Hem..aku mengerti,bahkan aku juga membantumu untuk itu" Li Xuan.


"Jadi..kau tidak takut?" Tanya Seon tak.


"Kita semua memakai topeng saat itu,lagipula yang mereka tahu kita sudah tewas..tidak akan ada yang mencurigai kita,yang harus kita lakukan sekarang adalah menjauh dari sini..jauh di mana tidak ada orang yang mengenal kita" ucap Li Xuan.


"Oh iya..aku juga sudah menyiapkan lencana identitas kita yang baru" Ucap Seon tak sambil memberikan Lencana yang di buatnya.


"Wah..apa ini,namaku jadi Lee Seraa" Li Xuan.


"Nama yang cocok untukmu,dan ini punya Xiang..namanya di sini tertulis Lee Hanna" Ucap Seon tak.


"Wah dia pasti akan sangat marah padamu,nama ini sama sekali tidak cocok dengannya " Ucap Li Xuan sambil tertawa.


Seon tak pun ikut tertawa karena dia memang sengaja menamai Xiang dengan Lee Hanna agar dia berdandan selayaknya perempuan saat bersama Li Xuan nanti.


"Jadi.. bagaimana denganmu?" Tanya Li Xuan.


"Aku..Min Yoon Joo " Ucap Seon tak.


"Hem..nama yang bagus,eh lihatlah..aku baru sadar kalau bintang malam ini sangat indah" Ucap Li Xuan sambil menatap bintang di langit.


"Meskipun bintang terlihat indah,tapi dia masih kalah dari bulan yang bersinar lebih terang darinya" Ucap Seon tak.


"Terkadang manusia juga berfikir kalau mereka itu sempurna, kenyataan nya tetap akan ada yang lebih sempurna dari mereka" Ucap Li Xuan.

__ADS_1


"Tapi tidak denganmu,kau berbeda..kau sempurna" Ucap Seon tak sambil menatap Li Xuan.


Li Xuan yang terkejut mendengarnya menoleh ke arah Seon tak "Apa kau mabuk? apa yang kau katakan barusan" Ucap Li Xuan.


"Sudahlah.. sebaiknya kita pergi tidur sekarang,kalau tidak pagi nanti kita tidak akan punya kekuatan untuk lari dari sini" Ucap Seon tak sambil beranjak dari duduknya.


"Kau pergilah duluan,aku akan menyusul " Ucap Li Xuan.


"Baiklah..kau pasti sedang merindukan seseorang sekarang " Ucap Seon tak sambil pergi meninggalkan Li Xuan sendirian.


Li Xuan menatap ke langit dan memikirkan apa yang telah dia lakukan, sebenarnya dia tidak ingin melakukan itu apalagi sampai menghilangkan banyak nyawa.


Dan dia merasa sangat egois karena demi kenyamanan nya sendiri dia sampai harus meninggalkan putra satu satunya.


Li Xuan masih memiliki perasaan ke pangeran,hanya saja dia sudah sangat kecewa dengan apa yang di lakukan pangeran sehingga dia enggan dan tidak merasa nyaman saat bersama pangeran.


"Kalau saja kau menepati janjimu,ini tidak akan mungkin terjadi..kita masih bisa bersama dan membesarkan putra kita bersama" Ucap Li Xuan ke dirinya sendiri.


Di lain tempat pangeran masih berduka atas kejadian yang menimpanya hari ini,dia kehilangan orang-orang yang di sayangi nya.


Kim So Yong terus menemani pangeran yang sedang bersedih,dia menatap pangeran yang sedang duduk dengan tatapan kosong.


"Bagaimana aku bisa istirahat dengan keadaan ini,aku tidak akan istirahat dengan tenang.. keadaan istana sedang hancur sekarang,Kaisar sudah tidak ada..bagaiman dengan keadaan di sini nantinya" Ucap pangeran.


"Aku tahu,saat itu aku hendak lari menghampiri permaisuri..tapi saat aku datang tempat itu sudah terbakar,meskipun sudah tidak ada yang menyerang di sana..tapi aku tidak bisa membantu untuk memadamkan api karena saat itu api sudah sangat besar hiks..hiks ini semua adalah salahku yang tidak bisa menyelamatkan permaisuri" Ucap Kim So Yong yang merasa bersalah.


"Kau jangan menyalahkan dirimu,bahkan jika saat itu aku ada di sana belum tentu aku juga bisa menyelamatkannya" Ucap pangeran.


Pangeran Dan Kim So Yong duduk bersama malam itu untuk menjaga jasad Li Xuan dan Kaisar .


Kim Yuri sangat senang karena Li Xuan yang sangat di bencinya sudah tidak ada lagi di dunia ini.


"Meskipun di sini sangat dingin,rasa dingin itu hilang karena dia sudah tidak ada di dunia ini" Ucap Kim Yuri sambil tersenyum senang.


"Bagaimanapun sekarang aku harus mencari cara agar aku bisa kembali ke istana bersama pangeran " Kim Yuri mencoba rencana baru agar dirinya bisa kembali ke istana.

__ADS_1


"Apa aku pura pura kehamilan ku ada masalah agar aku bisa punya alasan untuk kembali ke istana" ucap Kim Yuri sambil menatap perutnya.


"Meskipun penjual obat itu sudah berkhianat padaku,tapi aku tetap berterima kasih padanya telah memberikanku obat yang membuatku cepat hamil.


Setelah beberapa hari setelah kejadian penyerangan itu di istana,Kim Yuri mulai menyusun rencananya.


Kim Yuri mengambil jamur beracun dan memasaknya,dia berpura pura memakannya.


"Perutku..akhh..tolong,siapa saja..tolong" Teriak Kim Yuri yang pura pura kesakitan.


"Yang mulia selir,apa anda baik baik saja..apa yang terjadi " Tanya Dayang yang langsung lari saat mendengar teriakan Kim Yuri yang kesakitan.


"Aku sangat lapar tadi,jadi aku memasak jamur itu" Ucap Kim Yuri menunjukkan jamur yang di masaknya.


Dayang itu memeriksa Jamur yang di masak oleh Kim Yuri"Ini adalah jamur beracun! Yang mulia..aku akan memanggil tabib sekarang " Dayang itu pergi memanggil Tabib untuk memeriksa Kim Yuri.


"Hah..dia mudah sekali tertipu,dasar bodoh" Ucap Kim Yuri.


Setelah beberapa saat Dayang itu pergi,dia kembali bersama tabib yang di panggilnya.


"Aku akan memeriksa anda Yang mulia" Ucap Tabib itu yang langsung memeriksa keadaan Kim Yuri.


"Dayang jin,kau keluarlah dulu agar Tabib bisa berkonsentrasi memeriksaku" Ucap Kim Yuri.


Dayang pun pergi meninggalkan Kim Yuri bersama tabib itu.


"Aku sudah memeriksa anda Yang mulia,tapi sepertinya anda baik baik saja"Ucap tabib.


"Aku memang baik baik saja" Ucap Kim Yuri.


Kim Yuri mengambil emas yang di simpan olehnya dan memberikan nya ke tabib.


"Apa ini Yang mulia?" Tanya tabib.


"Aku ingin kau memberikan jawaban atas keadaanku,kau harus berbohong untukku..jika kau bisa membuat mereka percaya dan aku bisa kembali ke istana,aku akan memberikanmu emas lebih banyak dari ini" Ucap Kim Yuri.

__ADS_1


Tabib pun bingung dengan apa yang akan di putuskan olehnya,dia terdiam untuk sesaat memikirkan apa yang sebaiknya dia akan lakukan.


Bersambung.


__ADS_2