Menyembunyikan Status Sah

Menyembunyikan Status Sah
Mencekam


__ADS_3

Benar saja, satu jam kemudian Rehan mengendap-ngendap ke dapur saat Melisa sedang menyusui anaknya di kamar.


Tentu saja Melisa mendengar suara sendok yang saling bertabrakan dengan piring, meski terdengar hanya beberapa kali dan itu pun pelan, karena menunya memang sayur sop dan ayam goreng.


Melisa mencoba menghampiri suaminya setelah merasa Dea aman dan tertidur lelap. Dia pergi ke Dapur dengan mengendap-ngendap tanpa suara lalu berjalan melewati meja makan.


"Hmm.. laper nih Mas? Nambah aja kalau masih laper..!" Melisa


"Hmm, udah kenyang, Mas mau tidur dulu sebelum bernagkat kerja siang," ucap Rehan yang berjalan menuju kamar.


"Mas, tunggu dulu..! Mas masih marah sama aku?" Melisa


Namun lelaki itu mengabaikan pertanyaan istrinya, dia masuk lagi ke kamar dan menutup pintu, bahkan menguncinya lagi.


Astaga, Mas Rehan benar-benar deh bikin aku pusing. Pikir Melisa


Melisa memberekan baju, tas, kunci motor dan perlengkapan bekerja lainnya, menyimpannya dikursi yang berada di tengah rumah lalu dia pergi ke kamarnya, menemani Dea tidur.


Saat Melisa bangun, dia sudah mendapati suaminya tidak ada dikamarnya, sepertinya Rehan berangkat kerja lebih awal.


Melisa tahu, jika suaminya sedang bad mood pasti pergi keluar rumah untuk menjernihkan pikirannya, dan agar terhindar dari percekcokan yang semakin rumit di rumah.


Saat sore hari biasanya suami Melisa itu beristirahat, dan waktunya makan sore. Wanita itu mengirimkan pesan yang banyak, menjelaskan semua yang terjadi agar tidak terjadi kesalahpahaman lagi.


***


| Mas, masa cemburu sama tukang sayur sih?, kan Mas itu lebih ganteng dari dia, lebih putih, hidung tukang sayur kan pesek gak kaya hidung Mas yang lumayan lah ya sedikit mancung. Hehe


Mas, jangan ngambek terus dong!


Kayak anak kecil aja deh, ngambeknya lama terus tanpa alasan.


Aku tuh cinta banget loh sama kamu, kamu tuh suami terbaik, mau menjemur baju, mau masak, mau ngepel. Pokonya the best deh, i love you.. muah… muah | Melisa


***


Namun hanya di read saja, tanpa dibalas oleh suaminya itu, membuat Melisa harus bisa lebih menggoda suaminya itu.


Setelah adzan isya berkumandang, Melisa melaksanakan ibadah 4 rokaat itu, sore tadi dia mandi besar karena telah selesai nifas, dan sudah hari ke 41, bahkan sudah tidak ada flek.


Dia menatap bayinya yang dipakaikan topi rajut itu, begitu damai tertidur lelap, sementara dirinya masih saja tak bisa tidur karena memikirkan suaminya yang masih marah itu.

__ADS_1


"Bagaimana cara membujuknya ya? Dijelaskan sudah, apakah Mas Rehan benar-benar membaca setiap kata yang aku kirimkan, pesan yang begitu banyak itu? Kalau cuma dilirik sebentar sih, dia mana mungkin mengerti dan paham maksudku," keluh Melisa.


Hmm… oh iya ada cara lain yang bisa mmebuat Mas Rehan mau berbaikan denganku, bahkan merayu-rayu aku.


Dia mulai mengambil ponselnya, menatap benda pipih itu dengan senyumannya.


Tak banyak kata yang dia ketik disana, namun dia yakin mampu membuat suaminya itu membalas pesan singkatnya itu.


| Mas, tadi sore aku habis mandi wajib loh, masa nifasku sudah selesai. | Melisa


Dan 3 menit kemudia,


Ting..


"Pasti balasan dari Mas Rehan nih," ucap Melisa


Benar saja suaminya itu merespon dengan cepat, tidak seperti saat dikirimi pesan yang banyak tadi, seolah penjelasannya itu sia-sia.


| Iya, Mas gak cemburu kok, cuma sedikit.


Beneran nih Dek udah bersih-bersih? Wah asyik dong.. hehe… | Rehan


| Tetep aja Mas nyebelin, udah diemin aku, pergi kerja tanpa pamit. | Melisa


| Iya boleh Mas, sekalian yang asinnya dong, baso ikan kalau ada .| Melisa


| Siap sayang. | Rehan


Melisa yang melihat Dea menggeliat, dia langsung menghampiri Dea dan menemaninya agar bisa tertidur lagi, meninggalkan ponselnya juga, sepertinya kali ini Melisa akan tertidur lelap.


Wanita itu tidak perlu khawatir suaminya pulang, karena Rehan selalu membawa kunci cadangan.


Saat jam menunjukkan pukul 00.00 ada sesuatu yang membuat Melisa bergidik ngeri, dia mendengar suara lolongan anjing, dan dia merasakan ada tangan yang membelai rambutnya.


Siapa? Kok rasanya ada yang membelai rambutku? Suasana juga dingin gini, mencekam. Pikir Melisa


Astagfirulloh, astagfirulloh, lindungi hamba ya rabb, ini kan malam jumat lagi, tolong untuk jin dan sejenisnya jangan saling mengganggu ya! Kita hidup dibumi saling berdampingan meski beda alam, tapi jangan saling mengganggu! Batin Melisa


Dia berharap tangan yang membelai rambutnya itu segera menghilang.


***

__ADS_1


Setelah melahirkan, perempuan pasti akan mengalami masa nifas.


Nifas adalah darah yang keluar dari rahim seorang perempuan usai melahirkan. Darah nifas juga biasanya sudah keluar bersamaan dengan proses persalinan, maupun sebelumnya yang disertai dengan rasa sakit. Perdarahan biasanya akan berlangsung selama empat hingga enam minggu setelah persalinan.


Di dalam agama Islam, masa nifas ini akan dilalui oleh perempuan muslim dalam kurun waktu kurang lebih 40 hari.


Hal-hal yang haram dilakukan selama masa ini adalah salat, puasa, membaca al-Quran, memegang mushaf, berdiam dimesjid, tawaf, berhubungan badan.


Terdapat beberapa sumber hadis yang mendasari masa akhir nifas kurang lebih selama 40 hari, seperti hadis yang diriwayatkan oleh Ummu Salamah yang berbunyi:


عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهَا، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَعلى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ أَنَّهَا سَأَلَتْهُ كَمْ تَجْلِسُ الْـمَرْأَةُ إِذَا وَلَدَتْ؟ قَالَ: تَجْلِسُ أَرْبَعِينَ يَوْمَاً إِلَّا أَنْ تَرَى الطُّهْرَ قَبْلَ ذَلِكَ


Artinya: "Sebagaimana yang diriwayatkan dari Ummu Salamah, beliau bertanya kepada Nabi Muhammad SAW: Berapa lama wanita menunggu ketika ia melahirkan? Nabi menjawab: Wanita menunggu selama 40 hari kecuali ia menemukan dirinya sudah suci sebelum itu."


Para ulama sendiri masih berbeda-beda pendapat mengenai tanda berakhirnya masa nifas dalam ajaran Islam. Akan tetapi, sebagian besar sepakat masa nifas telah berakhir apabila wanita telah berhenti mengalami pendarahan atau lendir maupun flek dari rahimnya telah mengering di rentang waktu hingga batas 40 hari


Doa mandi nifas:


Nawaitul ghusla liraf'i hadatsin nifaasi lillahi Ta'aala


Artinya: "Aku niat mandi wajib untuk mensucikan hadas besar dari nifas karena Allah Ta'ala."


Tata cara mandi nifas:


Membaca niat mandi wajib setelah nifas


Membasuh kedua tangan sebanyak tiga kali


Membersihkan bagian di sekitar organ reproduksi


Kembali mencuci tangan dengan menggunakan sabun


Mengambil wudu


Mulai membasahi kepala hingga ke pangkal rambut sebanyak tiga kali


Memisahkan rambut dengan menggunakan jari tangan


Membasahi seluruh tubuh secara merata


***

__ADS_1


Bersambung….


__ADS_2