Mertuaku Selingkuhanku

Mertuaku Selingkuhanku
PENYELESAIAN SUATU MASALAH


__ADS_3

SETIBA Di Caffee tempat David berada, Ibu Melinda menemukan David sedang duduk sambil termenung.


"David, ada apa sebenarnya kamu ribut-ribut dengan Almira?" Tanya Ibu Melinda langsung bertanya dan David menolehkan wajah nya ke arah suara tersebut. Ibu Melinda duduk dihadapan David dan David langsung menjawab pertanyaan Ibu Melinda sebelumnya.


"Aku ketahuan berselingkuh sayang. Almira membaca isi pesan mu dan ia pun marah besar sampai-sampai ponsel ku hancur." Ibu Melinda masih menatap tegang ke arah David dan David lanjut meneruskan ucapan nya.


"Tapi kau tak usah khawatir sayang, Namamu ku tulis dalam kontak ponsel ku bukan asli namamu. Jadi Almira tak tahu bahwa kaulah yang menghubungi ku tadi pagi."


"Syukurlah kalau begitu, aku sudah tegang sejak tadi mendengar nya. Lalu apa yang Almira lakukan sekarang setelah ia tahu bahwa kau berselingkuh?"


"Dia marah besar sambil menangis dan langsung pergi ke kamar nya. Padahal aku ingin menjelaskan soal siapa yang menghubungi ku itu, tapi ia sudah berlari masuk ke dalam kamar dan mengunci nya." Ibu Melinda manggut-manggut mendengarkan cerita David itu.


Kemudian Ibu Melinda duduk dan berkata,


"Saat itu kamu kemana? mengapa ponsel mu tak kamu bawa?"


"Aku lupa membawa ponsel ku ketika aku pergi ke pos nya Pak Nasir."


"Untuk apa kamu pergi ke pos?" Tanya Ibu Melinda sedikit curiga.


"Tak ada apa-apa, aku hanya ingin mengakrabkan diri saja dengan Pak Nasir."


"Oh begitu, lalu apa yang akan kamu lakukan jika sudah begini keadaan nya David?" Tanya Ibu Melinda segera mengalihkan pembicaraan soal masalah David dengan Almira.


David termenung sejenak dan sedang berpikir untuk mencari cara agar masalah nya itu terselesaikan.


"Almira tak tahu siapa wanita yang mengirim pesan WhatsApp itu dan ia pun tak tahu juga akan hubungan kita saat ini sayang."


"Jadi menurut mu Almira tak akan menyangka bahwa kita selama ini telah menjalin hubungan, begitu?" David menganggukan kepala nya seraya berkata.


"Benar, jadi aku bisa beralasan lain soal siapa wanita ini."


"Baguslah brarti aku tak terlibat, aku sudah syok tadinya jika Almira tahu aku adalah wanita yang mengirim kan PESAN MESRA Itu padamu."

__ADS_1


"Iya beruntung nya aku sudah mengganti namamu sayang, jika aku belum mengganti nama Tante Melinda dikontak ponselku. Sudah jelas Almira akan marah besar padamu juga sayang."


"Yah lain kali kamu jangan teledor lagi, David. Bisa-bisa hubungan gelap kita ini bisa ketahuan dan itu sangat memalukan sekali dihadapan Almira. Mau ditaruh dimana muka kita nanti nya?"


"Aku berjanji tak akan teledor lagi sayang, karena aku pun tak mau hubungan gelap kita ini kandas begitu saja." Ibu Melinda menghembuskan napas nya sambil berkata.


"Aku pun tak ingin hubungan kita ini hancur sayang, hanya kamu yang mengerti aku yang bisa memberikan kesenangan batin ku disetiap aku membutuhkan kehangatan tubuh mu." David tersenyum nakal seraya berkata,


"Sudah lama bukan kita tak melakukan hubungan badan lagi?"


"Memang, tapi untuk saat ini aku belum bisa melayani mu sayang."


"Kenapa memang nya sayang???" Tanya David ingin tahu.


"Aku masih banyak pekerjaan di kantor dan proses penyelesaian ruangan kantor ku untuk tempat mu bekerja hanya tersisa besok. Hari ini sudah hampir selesai, cuman besok baru selesai semua. Aku harus memantau para pekerja itu Sayang."


"Hmm Begitu, Baiklah aku mengerti akan kesibukan mu Sayang. Lalu soal nanti siapa wanita yang menghubungi ku ini, aku harus berkata apa kepada Almira?"


"Bilang saja itu mantan mu dan kamu bilang saja bahwa kau masih menyimpan rasa pada nya. Lalu jelaskan lagi, sekarang kamu sudah melupakan mantan mu itu dan akan fokus kepada Almira. Bujuklah Almira agar ia bisa memaafkan mu, aku Mamah nya Almira dan paham sipat Almira yang pemaaf itu."


"Baiklah sekarang kamu pulang dan jelaskan hal itu, aku akan berpura-pura tak tahu menahu soal permasalahan kalian itu."


"Baik sayang, terima kasih sudah membantu ku mencari SOLUSI DALAM PERMASALAHAN Ini." Ibu Melinda tersenyum saja dan berkata,


"Semua ini aku lakukan demi hubungan kita Sayang."


"Iya Sayang..." Ujar David dan kemudian mereka berciuman bibir seraya saling pagut.


Suasana di Caffee tersebut memang sepi, jadi mereka berdua berani melakukan hal seperti itu tanpa ada rasa malu. Setelah itu mereka pergi masing-masing, David pulang kembali ke rumah Almira untuk menjelaskan semua nya dan Ibu Melinda pergi kembali ke kantor nya untuk melanjutkan pekerjaan nya. Dirumah, Almira sudah meredakan tangis nya. Ia kini duduk diranjang dan mencoba ingin menghubungi ibu nya.


Diperjalanan menuju kantor, suara nada ponsel Ibu Melinda berdering. Ia segera melihat ponsel nya,


"Almira!? Pasti dia ingin mengadu kepada ku soal masalah nya itu dengan David!" Lalu Ibu Melinda segera mengangkat panggilan ponsel tersebut.

__ADS_1


"Halo sayang ada apa?" Tanya Ibu Melinda berpura-pura tak terjadi apa-apa pada anak nya.


"Halo Mah, hixhix." Ucap Almira seraya menangis.


"Ada apa sayang mengapa kamu menangis?"


"David Mah, hixhix. David sudah menyelingkuhi Almira Mah, hixhix."


"Menyelingkuhi bagaimana maksud mu...???" Tanya Ibu Melinda berpura-pura kaget.


Almira lalu menjelaskan semuanya apa yang telah terjadi pada nya dan David. Ibu Melinda mendengarkan secara rinci pengakuan Almira saat ia memergoki pesan mesra di ponsel David. Almira masih terisak dalam tangis nya setelah menjelaskan masalah nya itu pada ibu nya.


"Almira, coba kamu tanyakan baik-baik pada David. Jangan berprasangka buruk dulu soal David berselingkuh."


"Bagaimana Almira tak berprasangka buruk mah!? Nama kontak di ponsel David itu diberi nama 'Sayang!' Apa Almira tidak curiga dan marah pada nya mah...!?"


"Mamah mengerti apa yang kamu rasakan itu sayang, karena mamah pun dulu pernah merasakan nya waktu diselingkuhi oleh Papah mu. Tapi saat itu Mamah tanyakan dulu baik-baik pada Papah mu dan pada akhirnya Papah mu mengaku dan berjanji tak akan mengulangi kesalahannya lagi."


"Jadi Almira harus bagaimana dalam PENYELESAIAN SUATU MASALAH Ini Mah...???" Tanya Almira masih bingung dengan penjelasan Mamah nya itu.


"Kamu harus tanyakan kepada David Sayang soal siapa wanita itu pada nya. Mamah yakin David akan menjelaskan nya tanpa ada nya pertengkaran di antara kalian."


"Jadi Almira harus membicarakan hal itu kepada David? Bukan harus nya David yang membicarakan hal itu dahulu pada Almira Mah?"


"Harusnya memang David yang harus menjelaskan nya, tapi saat ini bukan saat nya untuk kalian saling egois. Sekarang datangi David dan tanyakan soal ucapan Mamah tadi padanya."


"Baiklah Mah, Almira akan melakukan nya."


"Yasudah semoga permasalahan kalian segera terselesaikan, Mamah tak bisa membantu mu dulu Almira. Karena Mamah saat ini sedang sibuk dikantor."


"Terimakasih Mah sudah memberikan jalan keluar dari masalah Almira Ini."


"Sama-sama Sayang, yasudah Mamah lanjut kerja lagi yah."

__ADS_1


"Iya Mah." Ujar Almira dan kini panggilan tersebut berakhir.


__ADS_2