
Putri Quan Ling melesatkan kudanya melalui udara, secepat kilat ia telah berada di langit mencari dan mengamati seluruh lekuk bumi. ia gunakan kekuatannya untuk mencari keberadaan pangeran Zhou Yhan.
Cahaya putih membias di sekitar dirinya, membentuk sebuah lingkaran kristal yang sangat indah. Itu adalah kekuatan batu kristal yang ada pada dirinya, rupanya kekuatan ini lebih berfungsi di langit daripada di bumi.
Kedua mata putri Quan Ling tidak henti-hentinya menatap kearah bumi berusaha mencari pangeran Zhou Yhan.
Sehingga membuat dirinya tidak menyadari jika ada seorang raksasa besar sedang mengintai dirinya.
Sekejap mata raksasa itu tiba-tiba mencegat putri Quan Ling, hingga membuat putri Quan Ling cukup terkejut ketika melihat raksasa yang sangat besar dan kekar serta menakutkan. Suaranya menggelegar di seluruh alam semesta.
Besarnya hampir menyelimuti seluruh langit, jika dibandingkan dengan bumi maka bumi hanya seperti sebuah bola di depan kakinya.
Tubuh putri Quan Ling terlihat sangat kecil di depannya, ia hanya seperti sebuah titik di depan raksasa itu.
Putri Quan Ling turun dari kudanya, dan kakinya tidak menapak awan. Ia melayang di udara bagaikan seekor burung yang terbang.
Gough Raks adalah nama raksasa itu, ia terlihat sangat buas dan pemarah. Kedua matanya yang cukup besar menatap tajam ke arah putri Quan Ling, dengan air liur yang menetes.
"Minggir lah, aku tidak ada urusan denganmu!" teriak putri Quan Ling dengan sangat berani, sedikit pun tidak terlihat ketakutan di matanya.
"Minggir? Hahaha…putri cantik tidak takut padaku? Hahaha…ini luar biasa!" suara Gough Raks menggelegar memenuhi langit dan menggetarkan udara.
"Aku tidak ada urusan dengan mu! Jadi, biarkan aku pergi!" Putri Quan Ling kembali menaiki kudanya dan langsung terbang melesat di udara.
Namun, Gough Raks mengikuti dengan kedua matanya lalu berniat menangkap putri Quan Ling dengan sebelah tangannya yang cukup besar.
Untuk menghindar dari Gough Raks, membuat putri Quan Ling sedikit tergelincir hingga membuat dirinya kehilangan keseimbangan. Akibatnya kuda yang ia naiki terpeleset dan tubuh putri Quan Ling terpental kemudian jatuh tepat pada telapak tangan Gough Raks. Sementara kuda yang ditungganginya terlempar jatuh ke bumi.
__ADS_1
Kesempatan itu tidak disia-siakan oleh Gough Raks, secepat mungkin ia segera menggenggam erat tubuh putri Quan Ling. Gough Raks tidak peduli akan putri Quan Ling yang meronta-ronta berusaha melepaskan diri. Cengkraman jari-jari Gough Raks seakan mematahkan tulangnya.
"Akhirnya, setelah bertahun-tahun aku bisa menemukan dirimu, jelmaan dewi kemuliaan," ucap Gough Raks dengan suaranya yang sangat menggelegar dan menggetarkan langit.
"Aku tidak mengenalmu, dan kau juga tidak mengenalku," sahut putri Quan Ling, "apa maksudmu dengan dewi kemuliaan?"
Putri Quan Ling yang memang tidak tahu-menahu tentang dewi kemuliaan merasa heran. Namun, jauh di dalam hatinya ketika mendengar nama dewi kemuliaan itu, ia merasa tidak asing lagi baginya. Bahkan putri Quan Ling seperti bisa merasakan akan kehadiran dewi kemuliaan walaupun ia sendiri tidak mengenalnya. Mendengar nama dewi kemuliaan ini yang pertama kali baginya.
"Hahahaha…hahahahaha…."
Gough Raks terus tertawa mendengar ucapan sekaligus pertanyaan dari putri Quan Ling, mulut nya yang lebar terus terbuka semakin menyeramkan.
"Aku adalah Gough Raks, Aku akan menjadi penguasa alam semesta jika Aku berhasil memiliki kristal naga putih yang ada pada dirimu, putri Quan Ling." Gough Raks menatap putri Quan Ling dengan sangat beringas.
"Tapi, sebelum itu, Aku harus membunuhmu terlebih dahulu." Gough Raks membuka mulut nya lebar-lebar bersiap hendak menyemburkan api dari dalam mulutnya.
"Ya dewa, kekuatan apa ini? Apa yang sedang terjadi pada diriku?" Putri Quan Ling yang baru pertama kalinya melihat cahaya yang sangat indah keluar dari dalam dirinya kembali merasa heran.
Putri Quan Ling tidak pernah menyadari akan adanya kekuatan yang sangat besar di dalam dirinya.
Gough Raks melepaskan semburan api dari dalam mulutnya, namun tidak berhasil mengenai putri Quan Ling karena kekuatan cahaya yang melindungi dirinya.
Bahkan putri Quan Ling mulai membalas serangan Gough Raks dengan melepaskan kilatan cahaya kristal yang telah membentuk sebuah bulatan padat di tangannya.
WUSSSSHHHH.
Serangan putri Quan Ling tepat mengenai wajah raksasa itu. Seketika ia melepaskan tubuh putri Quan Ling, dan menutupi wajahnya yang merasa kepanasan akibat dari serangan putri Quan Ling dengan kedua tangannya.
__ADS_1
Gough Raks yang menyeramkan menjadi marah dan semakin gencar menyerang putri Quan Ling. Sedangkan putri Quan Ling kembali membalas serangan Gough Raks, dan aksi saling menyerang itu terjadi sangat lama dan menegangkan.
Gough Raks terus mengerahkan kekuatannya untuk menyerang putri Quan Ling, putri Quan Ling memiringkan badannya, sesekali ia membungkukkan badannya untuk menghindari serangan dari Gough Raks.
Hingga pada akhirnya serangan Gough Raks berhasil mengenai tubuh putri Quan Ling dan tepat di bagian dadanya. Putri Quan Ling berusaha membalas serangan Gough Raks dengan kembali mengeluarkan cahaya putih yang telah membulat di kedua tangannya.
Namun, belum sempat putri Quan Ling melepaskan serangannya Gough Raks telah lebih dahulu menyerangnya, menyemburkan kobaran api yang sangat panas dan membuat tubuh putri Quan Ling terpelanting jauh. Beruntung kekuatan putri Quan Ling mampu meredam rasa panas semburan api itu, sehingga tubuh putri Quan Ling tidak hangus karenanya.
Namun, Gough Raks kembali menangkapnya dengan telapak tangannya.
Pangeran Zhou Yhan yang sedang beristirahat di dalam hutan setelah menempuh perjalanan yang cukup jauh, melihat adanya cahaya yang saling bertabrakan di langit.
"Apa yang terjadi di sana? Apakah dia putri Quan Ling? Mengapa mereka bertarung?"
Dengan kekuatan kedua matanya yang mampu menembus jarak jauh sekaligus, pangeran Zhou Yhan terus mengamati apa yang sedang terjadi di langit, setelah ia merasa yakin bahwa memang putri Quan Ling yang sedang bertarung di sana, dan telah berhasil dikalahkan oleh Gough Raks, bahkan raksasa itu hampir saja membunuhnya.
Pangeran Zhou Yhan segera melesatkan dirinya ke atas langit, sebagai seorang ksatria tentu saja ia tidak bisa berdiam diri melihat putri Quan Ling yang telah tidak berdaya di tangan Gough Raks.
WUSSSSHHH….
Pangeran Zhou Yhan melepaskan serangannya ke arah wajah Gough Raks, dan tepat mengenai kedua matanya, membuat Gough Raks mengerang kesakitan.
"Aaaaaaakkkhhhhhh…!"
Suara Gough Raks yang menggelegar bersamaan dengan genggaman tangannya yang mulai terbuka dan menjatuhkan tubuh putri Quan Ling.
Secepat mungkin pangeran Zhou Yhan menangkap tubuh putri Quan Ling dan membawa nya kabur dari tempat itu. Putri Quan Ling yang setengah sadar hanya diam saja ketika tubuhnya di rangkul oleh pangeran Zhou Yhan. Secepat mungkin pangeran Zhou Yhan membawanya turun ke bumi.
__ADS_1