
Angga diam dirinya kaget tapi senang
" Kalau gini kan aku gak rugi !" Ucapnya menatap mesum ke Ara
" Ih untung banyak dong Lo !!" Jawab Ara yang baru sadar dengan tindakan nya
" Ya gapapa lah, mau lebih juga gapapa !!''
" Modus nya Lo itu mah" berdiri menuju tempat tidur
Angga tertawa puas karena berhasil mengerjai Ara.
Saat mengetahui kabar Ara akan pulang ke Indonesia, keluarga sangat senang akhirnya masa pendidikan telah selesai dan Angga sudah berhasil kembali merebut hati Ara.
Saking senangnya dua keluarga ini telah mengadakan syukuran, untuk menyambut kedatangan Ara juga rujuknya kembali hubungan kedua anaknya.
Semua kerabat, rekan kerja juga sahabat Ara di undang untuk menyambut kedatangan Ara.
Stella yang sudah menyiapkan semuanya di bantu oleh ana dan juga esih, mereka merancang syukuran mewah yang di adakan malam ini.
Hari ini semuanya sangat sibuk bahkan sahabat-sahabat Ara dan Stella juga ikut datang membantu.
" Apa ni yang bisa kita bantu stel ?" Ucap stefi
" Tolong stefi dan intan urus bagian catering ya ! " Siap nyonya canda intan
" Gue ngapain nih ?" Tanya Dika
" Lo bantuan kita aja " ucap intan yang di setujui oleh stefi
Mereka pun bekerja sesuai bagian nya masing-masing, stella mengarah kan tukang dekorasi untuk mendekor ruangan rumah Angga dan Ara.
Steven berinisiatif membantu Stella, dia datang menghampiri stella.
" Mau aku bantu ?" Ucapnya menawarkan bantuan
" Hampir selesai kok stev " ucapnya dan kembali fokus mengarahkan
" Kalau capek istirahat.!" Menyodorkan minum
Stella pun menerima nya " terimakasih " langsung di teguk air mineral dari Steven.
Ahirnya kegiatan mendekorasi telah selesai, semua pegawai sudah pulang intan, Steffi dan Dika pun belum datang.
Kini hanya stella dan Steven di rumah itu. " Stella !" Panggil Steven
" Iya .."
" Gue suka sama Lo !" Ucapnya jujur
Stella menoleh mencari kejujuran dari mata Steven, hatinya berdetak namun tidak sekencang saat bersama Bagas.
" Gue gak becanda stell, gue serius !'' ulangnya
Belum sempat Stella menjawab intan, Steffi juga Dika sudah lebih dulu datang sehingga mereka saling diam.
" Semuanya beres " ucap intan dan Steffi bersamaan.
" Makasih guys " ucap Stella tulus
" Your welcome besti " ucap Steffi
" Udah sore nih kita pulang dulu ya..!" Ucap Dika
" Terimakasih banget ya.. besok jangan sampai telat '' ucap Stella
" Siap sayang..kita pamit ya ..'' sambung Dika
__ADS_1
" Gak perlu jawab sekarang jika kamu belum siap !" Ucap Steven kembali menatap Stella tanpa di dengar yang lain.
Stella pun hanya mengangguk lalu mengantarkan mereka keluar
.
Ara dan Angga sampai di rumah.
Mereka kaget saat sampai rumah nya sudah di dekorasi seperti akan ada pernikahan saja.
" Siapa yang mau nikah sih ga ?" Tanya Ara masih di halaman rumah
" Ya mana aku tau yank .. dari tadi kan aku sama kamu !"
" Iya siapa tau kamu tau !"
" Penasaran kan ! Yaudah masuk " berjalan lebih dulu
" Dasar suami aneh" mengikuti di belakang
" Assalamualaikum " surprise ucap semua orang saat ara mulai membuka pintu
Dirinya kaget namun sangat senang dengan kejutan sederhana ini.
" Selamat datang sayang " ucap bunda Ara lalu berjalan menghampiri untuk memeluk ara
" Bunda.. Ara kangen !" Membalas pelukan
Ana pun menghampiri menantu kesayangan nya ini dan ikut memeluk ara.
" Selamat datang kembali sayang " ucapan dan tindakan yang sama pun dilakukan ana terhadap Ara
" Ara juga kangen mamah !" Balas memeluk
Satu persatu orang memeluk dan memberikan selamat pada Ara.
" Acara apaan sih pah ?'' ucap Angga
" Ini hanya acara kecil, puncak acara ini nanti malam .. tunggu aja..!!" Jawaban stella membuat Angga malas
Hari ini semua keluarga berkumpul di rumah besar milik Angga dan Ara.
Menyambut malam tiba semua sedang bersiap.
.
Menit yang di tunggu sudah tiba, semua tamu undangan sudah sebagian hadir,
Kusuma dan keluarga yang lain pun ikut menyambut tamu termasuk Ara dan Angga.
Dokter Maya dan Bagas pun ikut datang kali ini bukan hanya dengan Bagas saja, dokter Maya juga mengajak putra keduanya.
"Aduh Maya lama ya kita tidak bertemu..!" Ucap ana memeluk Maya
"Kangen banget deh..!" Membalas pelukan ana
"Kamu pasti juga kangen sama esih kan.!"
"Esih disini juga ?" Tanya dokter Maya
" Yaa pasti dong..! Mantu aku itu anak nya esih !"
" Benarkah ?.. manasik mantu kamu ?" Tanya nya penasaran
Ana celingukan mencari keberadaan Ara
" Ara ..!" Panggil ana saat tau Ara ada di dekat nya
__ADS_1
"Iya mah !!" Ara pun datang menghampiri ana dan dokter Maya
Dokter Maya begitu kaget dengan pernyataan ini, padahal dia ingin menjodohkan Ara dengan salah satu putranya, tapi ternyata Ara sudah menikah dan suaminya adalah Angga.
" Di mantu kamu ?"
" Iya..!"
Ara menyalami dokter Maya
" Ku kira dia anak mu, ternyata dia anak esih !! Sekarang esih nya mana ?"
" Mau Ara panggilkan bunda Tante ?" Tawarnya sopan
" Iya boleh sayang..!''
Ara pun berjalan mencari esih yang ternyata sedang menemani klien dari ayahnya di Magelang.
" Tante permisi pinjem bunda sebentar ya..!" Ucapnya sopan dan ramah
" Ouh iya Monggo cantik" ucap wanita setengah baya itu.
Ara memberi tahu jika bundanya sedang di cari sahabat lamanya yaitu dokter Maya, esih pun terlihat begitu senang saat mendengar ada Maya disini.
Mereka menuju ke tempat Maya dan ana berdiri, saling mengobrol melepas rindu yang sudah bertahun-tahun tidak di salurkan.
" Sejak kapan kalian besanan nggak ngasih tau gue !! Kebangetan tau nggak kalian ini..!!" Marah nya
" Aduh Maya ceritanya panjang !, Kamu kesini sama siapa, putra kamu mana ? Tanya esih
Dokter Maya pun menunjuk keberadaan Bagas dan ternyata Bagas sedang bersama Stella.
" Itu putri gue !" Sambung ana
" Benarkah.. yaudah kita jodohkan mereka saja an!"
" Tergantung anaknya lah gue May"
Maya mengangguk
" Kapan-kapan kita Adain pertemuan lagi ya.. "
"Siap "
Mereka pun bubar ana dan esih mengalami tamu yang lain.
Semua tamu sekarang sudah lengkap satu persatu serangkaian acara telah di laksanakan.
Sekarang adalah puncak acara pengumuman penyambutan kedatangan Ara dan keberhasilan Ara menjadi siswa berprestasi juga pengumuman pernikahan Angga dan Ara.
Kusuma maupun Sebastian sebagai tuan rumah, mengungkapkan semua kebahagiaan keluarga nya untuk Ara.
Ucapan demi ucapan telah disampaikan,
Semua orang memberi kan selamat untuk Ara maupun Angga.
.
Berbeda dengan Ara yang sedang bahagia karena statusnya sebagai istri sah Angga sudah di umumkan.
Stella semakin dilema dengan hatinya belum sempat dia menjawab pernyataan Steven, kini sudah ada lagi pernyataan baru dari Bagas.
Dan lebih parahnya lagi ternyata Bagas adalah kakak dari Steven.
Kini dirinya sedang duduk bertiga di satu meja yang sama.
" Jadi gimana ? Siapa yang kamu pilih ?" Ucap Bagas mode dingin
__ADS_1
Stella masih belum bisa menjawab
" Jangan memaksanya gas, kasih dia waktu, dan siapapun yang di pilih nanti ! salah satu dari kita harus ikhlas." Ucap Steven