Musuh Kesayangan

Musuh Kesayangan
Bab 36


__ADS_3

" iya ya bang bisa-bisa nya mereka asyik sedangkan kita disini pusing mencari mereka"


Kedua pria gagah itu mengangguk menyetujui ucapan Andi


" Lihatlah lumpur yang ada di tubuh mereka itu.. ??" Sambung Andi lagi


" Kenapa ?" Ucap Dika dan kedua pria itu ikut menatap penasaran


" Dengan bebas melekat di tubuh Linda aku saja tak pernah melekat seperti itu !!" Dika lngsung menoyor Andi karena ucapan nya yang nyleneh


" Bocah tolol bahkan di tubuh Linda tidak ada lumpur sama sekali " sambung Angga


" Dasar bocah otak mesum !!" Omel Dika lagi


Diantara mereka Andi memang paling muda, Andi ini adalah kekasih dari Linda


Karena Linda di undang oleh Ara jadi dia kesini, dan mereka juga baru pertama kali mengenal Andi tapi sepertinya Andi ini orang nya baik.


Para kaum wanita sudah sampai di gerbang halaman depan rumah Ara sedang melambaikan tangan kepada ibu-ibu yang tadi bersama nya.


Sangking asyik nya mereka tak menyadari kalau di belakang sedang ada Angga, Bagas, Dika, dan Andi yang sedang menunggu.


Kaum pria mulai mencari ancang-ancang untuk dirinya terlihat keren, Angga masih tetap pada posisinya, Bagas mulai menurunkan tangan yang tadinya di lengan Angga dan berkacak pinggang, kini berubah di saku celana nya dan Andi mengikuti gaya Angga yang melipat tangannya di dada, hanya Dika yang tidak mengambil posisi apapun dia tetap berdiri santai di barisan pria-pria itu.


"Selamat pagi sayang!!" Sapa Angga


"Selamat pagi sayang!!" Jawab Ara


"Kau sudah bangun !!" Ucap Ara lagi


"Menurut kamu ??" Jawab Angga


"Mbak seperti nya mereka tidak baik-baik saja" ucap linda yang berbisik di telinga Ara


"Aku rasa juga begitu!!" Stella menimpali


Lalu mereka menatap seksama mata para lelaki nya masing-masing.


"Dari mana ?" Ucap Bagas masih dengan ekspresi datar


"Sawah, tadi bantuin ibu-ibu disana !!" Ucap Stella


"Udah puas main-main nya ?" sambung Andi yang ikut-ikutan memarahi Linda


Para wanita saling melirik hanya intan, Steffi, Nanda dan Lina yang terlihat santai biasa saja.


Ara pun mulai berfikir cara merayu Angga dan.. "sayang ..!" Merentangkan tangan ingin memeluk tapi lebih dulu ditepis oleh Angga "kita mandi sekarang !!" Ucapnya berjalan menggandeng Ara.


Ara menoleh dan mengucapkan selamat tinggal kepada mereka yang masih disana.


"Ara kotor banget dari mana ?" Sapa ana yang menatap aneh

__ADS_1


" Jangan ditanya mah.. Angga mau mandiin kebo dulu !!" Ara hanya tersenyum ke ana


Tak lama kemudian Bagas masuk membawa Stella yang juga kotor bahkan sangat kotor.


Ana pun menyapa mereka "Bagas ingat jangan dimandikan Stella nya biar dia mandi sendiri ya jangan contoh kakak kamu !!'' pesan ana, Bagas pun mengangguk dan pergi masih menggandeng tangan Stella.


"Palingan dari sawah jeng !!" Ucap esih dari belakang ana


Ana menggeleng tak percaya dengan ulah 2 putrinya itu.


Sampai di kamar mandi Angga benar-benar melucuti seluruh pakaian Ara tanpa malu Ara pun nurut.


Menyalakan shower dan menyiram tubuh Ara, Ara tersenyum menggoda menatap nya ''masih pagi nih yank .. pengen tau !!" Ucap Ara semakin menggoda, tanpa bicara dan tanpa basa-basi Angga pun melepas pakaian nya, dan langsung melakukan apa yang di minta Ara.


Sedangkan di tempat lain...


"Mas apa menurut kamu kak Angga akan melakukan sesuatu ??" Tanya polos stella


"Mungkin !!"


"Apa enak ya nglakuin gitu sambil mandi... Mungkin seru ya..!" Kata-kata stella sungguh membuat Bagas terpancing


"Apa mau dimandiin juga !" Tanya Bagas


Dan dengan santainya Stella menjawab "boleh" tanpa memandang Bagas


Mulai sadar akan ucapnya, stella segera berlari menuju kamar mandi yang berada di kamar nya.


Bagas tersenyum dan duduk menunggu stella selesai mandi..


Terdengar jelas di telinganya karena memang kamar Ara dan Stella berdekatan jadi tak salah jika Bagas mendengar nya.


Sungguh suara itu membuat jantung dan syaraf Bagas meninggi..


Semakin lama di dengarkan semakin membuat dirinya terpancing, sampai tak sadar jika stella sudah selesai.


"Mas kamu denger nggak ?" Tanya Stella polos


Bagas mengangguk, mereka mendengar kan sampai suara itu selesai.


Baru sadar kalau Stella sudah di sampingnya, mengenakan jubah mandi berwarna merah menyala, dipadukan dengan warna kulit nya yang putih terang, membuat Bagas semakin tergoda.


Sebelum khilaf dia keluar dari kamar stella, dan menuju kamar nya sendiri.


.


Hari sudah semakin sore


Acara syukuran akan dimulai habis Maghrib.


Acara di mulai dari hajatan bapak² dan santunan anak yatim, Setelah itu akan mengadakan makan-makan untuk satu desa saja.

__ADS_1


Acara seperti ini memang biasa keluarga Ara terapkan setiap selesai panen hasil kebun dan mendapat keuntungan yang lumayan, atau setiap ada kejadian yang menyenangkan.


Karena keluarga Ara termasuk keluarga ternama dikalangan warga desa tersebut.


Azan magrib sudah berkumandang, semua tamu melakukan sholat berjamaah di masjid dekat rumah Ara.


Bagian wanita hanya melakukan sholat dirumah dan yang di imami oleh esih.


Selesai solat para wanita menyiapkan makanan untuk jamuan dan hajatan.


Tamu mulai berdatangan begitupun segerombolan anak yatim sudah datang dari panti asuhan X menuju kediaman Budi ayah dari Ara.


.


Setelah semua acara doa bersama selesai, Ara masuk rumah dan keluar membawa satu kotak perhiasan dan ternyata itu dihadiahkan untuk Nanda.


Betapa terkejutnya Nanda mengetahui jika acara yang meriah ini di adakan untuk dirinya.


Kakek, Lina dan semuanya pun memberi nya hadiah


Nanda memeluk ara terharu, menangis di dalam pelukan wanita yang dianggap sebagai sosok sang ibu juga sahabat untuk dirinya.


"Kak terimakasih kak Ara begitu berjasa untuk ku, jika tidak ada kakak mungkin aku tidak akan hidup enak seperti ini !!"


Lina berjalan mendekat dan ikut memeluk ara, menumpahkan rasa bersyukur nya untuk semua bantuan Ara dan seluruh keluarga nya disini


Tak lupa Nanda juga berterimakasih kepada kakek, karena telah menerima dirinya dan juga Lina.


Semua terharu menyaksikan kejadian malam ini "permisi !!" Ucap wanita yang berdiri di pagar rumah Budi


"Ratna?" Ucap Bagas semua pun menoleh mengikuti arah suara


"Untuk apa kamu datang ?" Ucap Angga sedikit membentak


Ara menyenggol lengan Angga menyuruhnya untuk diam, "aku yang memanggil nya kesini ga !!" Berjalan mendekati Ratna.


"Sayang untuk apa kau mengundang dirinya ?" Bantah Angga lagi


"Apa salahnya dia itu ibu dari Nanda dan Lina !!"


"Tapi Ara.. " ana mulai menyenggol Angga untuk diam


"Kenapa mah ??"


"Kak biarkan mamah ikut disini merayakan keberhasilan kak Nanda Karena hari ini juga hari ulang tahun kak Nanda !!" Ucap Lina mendekat


Angga pun mulai luluh, karena airmata anak gadis yang sudah dianggap nya sebagai anak.


"Seperti nya dia sudah berubah ga !!" Bisik Bagas tapi Angga tak menghiraukan.


Angga terus menatap gerak-gerik sang istri yang mulai aneh "kamu baik-baik saja yank ??" Ara tak menjawab dia merasakan kepalanya pusing, mual dan pandangan nya pun mulai kabur.

__ADS_1


Dan brak tiba-tiba terjatuh dan ditangkap Ratna, Angga segera berlari dan meraih tubuh sang istri.


Ratna pun mundur Angga segera mengangkat tubuh Ara dan membawanya ke dalam, ana dan esih segera mengikuti ke dalam sebagian ada yang memanggil dokter desa.


__ADS_2