
" Sorry Ara, because of me you got messy!" (maaf Ara, karena aku kau jadi berantakan!) Ucap nya yang merasa bersalah
" No problem Dante.. I'm just postponing the meeting" (Tak masalah Dante.. aku hanya menunda pertemuan saja) " jawab Ara
Dante mengangguk dan mengatakan niatnya untuk bertemu Angga, Ara pun mengiyakan permintaan Dante.
Mereka pun segera berangkat ke kantor dimana Angga bekerja, namun sepertinya Angga sedang sibuk dan tidak bisa diganggu.
" Sorry Dante .!"
" No problem Ara !!" Menepuk bahu Ara
Mereka pun berpisah dilobi kantor Angga, karena Dante harus melanjutkan perjalanan bisnis nya.
dia menemui Ara, karena ada perjalan bisnis di Indonesia jadi dia menyempatkan diri untuk menemui sahabat lamanya.
" Sayang " panggil Angga yang melihat istrinya yang akan berjalan keluar dari kantor nya.
Ara menoleh dan melihat siapa yang memanggil dirinya.
Tetap berdiri ditempat nya sambil menunggu Angga datang.
" Kenapa tidak masuk ?"
" Kamu sedang sibuk jadi aku mau kembali ke butik !!"
" Tumben ada apa ?" Tanya nya sambil menaikkan satu alis dan tersenyum sangat tidak ramah
" Dante mau ketemu kamu !!" Jawabnya jujur tanpa basa-basi
" Dante ??" Batin Angga berkata seperti mengenal nama itu, tapi siapa ya..
" Kenapa diam ? " tanya Ara yang penasaran degan isi kepala suaminya
" Siapa Dante ??"
" Teman ku di Milan, bukannya sudah pernah ketemu !!''
" Oh yang coba mau merebut kamu dari aku itu " Mulai cemburu
" Orang aneh, gak ada yang mau merebut aku dari kamu.. yang ada kamu sendiri yang mau ngelepasin aku !!" Ucap Ara tak kalah sewot dari Angga
" Sayang maaf, jangan diungkit lagi dong.. aku jadi merasa bersalah sama kamu " menangkap pinggang ara dan mendekatkan ditubuhnya
Sungguh momen itu mendapat sorotan dari mata para karyawan, ada yang mencibir ada juga yang melihat kagum dengan melihat tingkah bos nya ini, begitu romantis pikir mereka.
" Salah siapa mancing-mancing " sinis Ara
" Yaudah maaf ..!! cari makan yok yank laper nih !!" Ajak nya mencoba membujuk Ara
" Aku nggak bawa mobil "
" Ya pakai mobil aku dong sayang !!"
" Berikan kuncinya aku yang nyetir ''
" Aku aja ya.. !!" Sungguh Angga takut jika Ara yang menyetir pasti jiwa pembalap akan muncul
Bosan berdebat lagi, angga mengalah dan memberikan kunci mobilnya kepada Ara.
Sungguh hari ini dia akan kembali di buat gelisah oleh Ara.
.
" Pelan-pelan yank " ucapnya sambil mencari pegangan
Bukanya menjawab Ara malah tersenyum sinis dan tak menatap Angga sama sekali.
Menyalakan mesin mobil dan berangkat, kecepatan sedang masih di kuasai
Melihat jalanan yang senggang Ara mulai melajukan mobil dengan kecepatan tinggi.
Dan bagaimana keadaan Angga.
__ADS_1
Angga sungguh ketakutan terus memejamkan mata tanpa mau membuka nya sedikit pun.
Siapa sangka lelaki yang terkenal garang dan dingin diluar, kini mulai menciut seperti anak kucing yang kehujanan disamping Ara istrinya.
Tak ada kata yang terucap dari mereka Ara sungguh menikmati momen menyetir nya ini, sedangkan Angga terus berdoa didalam hati tanpa henti.
Dia benar-benar takut dengan keselamatan nya siang ini.
.
" Jadi makan nggak nih ?" Ucap Ara
Angga masih memejamkan mata dengan terus membaca doa-doa yang dia bisa.
" Kalau nggak jadi turun, kita putar balik saja !!" Mulai menyalakan mesin mobil
" Tunggu kita makan sekarang " refleks membuka mata dan langsung membuka pintu mobil
Angga lebih dulu masuk restoran dan tanpa sadar meninggalkan Ara yang masih dimobil, sedang menatap lucu kearah Angga.
Puas mentertawakan suaminya, baru dia turun menyusul Angga yang sudah duduk lebih dulu.
" Udah pesan makan belum " tanya Ara sambil menahan tawa menatap Angga yang seperti orang linglung itu.
" Aga !!" Panggilnya lagi
" Belum !!" Jawab cepat Angga
Tersenyum lalu merebut buku menu dari tangan Angga
" Mau pesan apa ??" Tanya Ara lagi
" Apa aja lah yang penting kenyang !!"
" Oke.. " memanggil waiters lalu mengucap kan menu yang akan mereka pesan.
" Mana kuncinya, biar aku yang nyetir "
Ara menyerahkan kunci dengan terus tertawa pelan mengejek Angga.
" Pelan-pelan ga !!" Ucap Ara yang hanya mendapatkan lirikan dari Angga.
Untung saja mereka duduk di bangku pojok resto, jadi tak ada satu orang pun yang melihat tingkah Angga.
Puas mengejek sang suami, kini dia ikut menyantap makanan nya sendiri.
Lagi-lagi mereka saling diam, Angga masih asyik menyantap makanan sedangkan Ara sudah meminum jus favorit nya.
Selesai makan mereka tak langsung pulang, Angga menenangkan jantung dan pikiran nya terlebih dulu sebelum kembali mengendarai kuda besinya.
" Aku ke toilet bentar !!" Berdiri meninggalkan Angga yang masih menormalkan tekanan darah nya.
.
" Akhirnya lega juga kandung kemih gue " ucapnya sendiri
" Hay Ara kan.. ?" Sapa wanita cantik berambut pendek
" Iya .. !!''
" Masih ingat saya kan ?"
" Tentu saja MB Ratna bukan !!" Tersenyum manis
" Lagi makan juga ..? " Tanya Ratna sok akrab
" Bukan lagi selesai mengosongkan kandung kemih tadi !!" Masih tersenyum anggun
" Ah... Ya " tertawa kecil
" Sama suami ??" Tanya Ratna lagi
" Iya dong mb masa sama pacar.. kan udah resmi " nyengir
__ADS_1
" Hahaha kamu lucu juga ya.. !! Boleh lah kapan-kapan kita makan bareng !!" Ucap Ratna menyentuh pundak Ara.
" Ah tentu .. !!"
Ratna tersenyum lalu berpamitan dengan Ara.
" Dasar wanita sok cantik !! " Ucapnya sendiri sambil terus memaki Ratna
.
" Kirain kesasar tadi !!" Ucap Angga
" Tau nggak aku tadi ketemu pacar kamu ..!!" Ucapnya judes
" Ara..!! " Ucap Angga memelas
" Hmm " mlengos dan berjalan lebih dulu
Kali ini Angga yang mengendarai mobil, lebih dulu mengantarkan Ara baru dirinya kembali ke kantor
Ara segera turun dan langsung masuk.
Sedangkan Angga hanya memandang dari balik kaca mobil
" Kenapa aku bisa sangat menyukai bocah seperti dia !!'' tersenyum sendiri
.
" Mb Ara tadi ada mb Stella kesini !! " Ucap Linda sekertaris Ara
" Kemana sekarang ?"
" Baru saja pergi mb !!"
" Ok trimakasih Lin " masuk ke ruangan.
Ara kembali menyiapkan peralatan untuk gaun pengantin pesanan klien nya.
" Linda jika nanti ada yang mencariku, suruh masuk saja ya ..!!" Ucap Ara lewat panggilan kantor yang ada diruangan nya.
" Baik MB !!"
Mereka kembali menyelesaikan tugas nya masing-masing, sedangkan para pelayan butik sedang melayani para pembeli yang sedang ramai mengunjungi butik.
" Mb Linda kak Ara nya ada ?" Ucap Nanda
" Ada dek.. masuk aja !!" Nanda segera masuk keruang kerja Ara.
" Assalamualaikum "
" Waalaikumsalam.. Nanda sini sayang ada apa ? "
" Nanda lolos ikut seleksi lomba debat bahasa Inggris kak " ucap Nanda senang
" Benarkah.. selamat sayang kamu hebat " Ara berdiri menghampiri Nanda dan langsung memeluk tubuh gadis cantik yang hampir Dewasa.
" Kak besok pagi kak Ara bisa datang nggak ? Buat menghadiri acara lomba !!"
Ara mengangguk mengiyakan
" Terimakasih kak " kembali memeluk ara
Nanda menangis di dalam pelukan Ara, dia merasa beruntung meskipun Ratna sebagai ibu kandungnya tak menerima nya, tapi ada Ara sosok pengganti untuk Nanda dan juga adiknya.
" Udah makan belum ?" Tanya Ara
" Udah kak, tadi aku ke kantor kakek, trus kita makan siang bareng !!" Jujur Nanda
" Lina belum pulang ?" Tanya nya lagi
" Ada jadwal les kayanya kak.. mungkin agak telat pulang nya "
" Nanti kamu pulangnya bareng kakak aja, ini udah mau selesai kok !"
__ADS_1
" Oke kak " Nanda duduk di sofa besar samping meja kerja Ara.
Dia tidak membantu Ara, Karena memang tidak ada kerjaan yang bisa dia kerjakan.