Musuh Kesayangan

Musuh Kesayangan
Bab 46


__ADS_3

seorang pelayan masuk membawa kan sepiring makanan dan juga minuman.


'' makanlah nyonya !!" ucap pelayan itu


Ratna tak menjawab dia hanya mematung menatap arah luar dari balik jendela.


'' kenapa Tomi semengerikan ini, apa dia lupa akan cinta nya dulu kepadaku ??" batinnya


" ini semua salah wanita itu, andai saja dia tidak menikahi Angga, pasti sekarang aku sudah menjadi nyonya besar di keluarga Kusuma, dan Tomi tidak akan menyiksa ku seperti ini !!'' ucapnya kali ini


wanita itu terus meratapi nasibnya menyalahkan orang lain, dan tak mau menyadari kesalahannya.


'' lihat saja kamu wanita sialan.. aku akan membuat perhitungan kepada mu !!" berjalan ke arah makanan yang sudah disiapkan untuknya.


duduk dan mulai memakan dengan tenang.. Ratna memang orang yang ambisius, pemarah namun saat marah dia tetap tidak lupa mengisi perut nya.


di lain tempat Tomi terus mengamati gerak gerik Ratna melalui ponsel, karena kamar itu telah di setting sedemikian rupa, agar Tomi selalu bisa mengawasi istri liciknya ini.


Tomi pun mendengar semua ucapan yang keluar dari mulut Ratna, sebenarnya Tomi tak pernah membenci Ratna dia hanya memberikan efek jera kepada wanita itu.


'' pak CEO baru yang akan bekerja sama dengan kita sudah menunggu di ruang meeting!" ucap sekertaris Tomi


pria itu mengangguk dan berjalan keluar menemui CEO itu


...----------------...


hari sudah siang Ara datang membawa makanan untuk suaminya, dia merasa khawatir karena Angga tak sarapan sejak pagi, dia tak mau diliputi rasa bersalah jika ada apa-apa dengan suaminya karena tak membuat kan sarapan untuk Angga.


sampai di lobi perusahaan yang di pimpin sang suami, Ara banyak sekali mendapatkan sapaan.


'' selamat siang ibu, bapak sedang ada di ruangan '' ucap resepsionis ramah


'' terimakasih '' senyum manis


'' sungguh cantik dan baik ''


'' tapi kasian ya sampai sekarang belum di karuniai momongan !!''


'' iya setelah keguguran waktu itu, menyebabkan trauma besar loh !!''


'' syukur lah ibu sudah bangkit dari keterpurukannya ''


ucap para karyawan yang sedang merumpi


Ara masuk keruangan suaminya, melihat lelaki gagah itu dengan seksama, penampilan yang selalu ok membuatnya semakin jatuh cinta.


'' selamat siang suamiku!!" berjalan menghampiri


Angga menatap takjub '' sungguh cantik istriku hari ini !!'' batinnya

__ADS_1


'' kau belum makan siang bukan ? ini ku bawakan untukmu !!'' duduk di sofa dan menyiapkan makanan yang tadi di bawanya


Angga berjalan menghampiri sang istri


dan memberikan kejutan yang sempat tertunda.


'' sebelum makan aku ingin memberikanmu hadiah sayang.. tapi kamu harus tutup mata terlebih dulu '' ucapnya Ara pun menurut


Angga segera mengambil kotak kecil yang ada di sakunya, membuka dan memakai kannya.


'' buka matanya sekarang sayang !!'' betapa terkejutnya Ara saat tau kalung berlian termahal dan hanya ada satu di Indonesia dan itu dia miliki.


'' kalung berlian ini ..!!'' ucapnya tak yakin


'' untukmu '' sambung Angga


'' terimakasih '' Ara memeluk suaminya dengan erat menyalurkan kebahagiaan


melepas pelukan dan kembali menyiapkan makanan '' sekarang makanlah ..!! aku tak ingin merasa bersalah karena tak membuatkan mu sarapan tadi pagi ''.


'' jadi ini penebusan rasa bersalah mu sayang, bukan sengaja kau buatkan '' ekspresi bersedih


'' yaa bisa di bilang begitu !!'' mengejek


'' kau tega !!''


'' sudahlah yang penting sudah ku bawakan makan sekarang '' duduk dan menyilang kan tangan di dada, sungguh Ara mengejek sekali


'' yank apa om Tomi tak pernah mengabari mu ?'' ucap Ara tiba-tiba ditengah-tengah kunyahan nikmat Angga


'' kenapa kau tiba-tiba teringat dia.. apa kau menyukainya ?'' pandangan tajam menyelidik


'' mungkin !!'' ulah jail kembali terbesit


'' aku akan membunuhnya !!'' ucap Angga datar kembali memakan makanannya


'' aku hanya ingin tau kabar wanita itu sekarang '' mendengar itu Angga jadi tersedak makanan nya sendiri hingga menyebabkan batuk


Ara segera membantu mengambil kan minum yang ada di depan nya saat ini


'' kenapa kau ini ?''


'' apa kau mengingat kejadian masa lalu ?'' ucap Angga serius menatap manik dalam sang istri


Ara yang di tanya seperti itu, balas menatap Angga menarik nafas panjang, dan bersandar di sofa tempat nya duduk sekarang.


'' tentu saja masa itu tak akan pernah terlupakan Angga, dia telah merenggut anak ku !!'' ucapnya datar


Angga merasa perkataan itu adalah batu besar yang menimpa dirinya.

__ADS_1


rasa bersalah nya kembali muncul, suasan menjadi hening seketika.


'' maaf '' ucapnya menunduk


'' aku tidak pernah menyalahkan mu, untuk apa kau meminta maaf '' ucap Ara masih menatap lurus


'' tapi karena aku wanita itu jadi menyakiti mu''


Ara menoleh dan tersenyum, menggenggam lembut tangan suaminya '' tidak masalah buatku .. sekarang yang terpenting kau bersamaku !!'' mereka pun berpelukan lalu Angga menc**m lama sang istri


di tengah-tengah momen haru nan romantis pengganggu datang '' permisi bos .. ada beberapa Bergas yang harus segera kau baca dan tanda tangani '' masuk tanpa melihat keadaan


Andre menoleh dan melihat pemandangan didepannya, dirinya mematung sungguh merasa malu '' maaf pak saya permisi '' ucapnya lalu pergi


Ara memukul dada bidang suaminya merasa malu dengan kejadian seperti itu '' kamu sih ..!'' pipinya memerah


'' apa .. ? aku hanya mengagumi kecantikan istriku .. salah sendiri dia main asal masuk !!" protesnya sama sekali tak merasa bersalah


'' terserah ..!! cepat habiskan makanan mu aku akan segera ke butik !!'' ucap Ara beralih bermain ponsel


'' oiya yank gimana kabar hubungan Nanda dan temen kamu itu ..?''


'' mereka tu saling suka sebenarnya tapi ya gitu gengsi Nanda nya '' angga mengangguk paham


selesai makan Ara segera membereskan nya dan bergegas untuk pergi '' nanti pulang aku jemput !! ''


Ara menoleh sebelum keluar '' aku bawa mobil .. kamu semangat ya '' memberikan kiss bay


sampai di butik Ara segera masuk dan melihat jika Dika sedang menunggu Nanda sibuk menggambar.


'' ngapain lo di situ ??'' sapanya pada Dika


'' pake nanya lagi ngapel lah !! '' ucapnya tak menghiraukan Ara


mendengar suara Ara Nanda mendongak menatap bos sekaligus kakak angkat nya.


'' mbak Ara sudah datang ..!! lihatlah desain baru ku mbak .. bagaimana menurut mu mbak ?'' berdiri menghampiri Ara dan menunjukkan karya barunya


'' bagus .. '' ekspresi senang


melihat wajah senang Ara Nanda menjadi bersemangat


'' segera selesaikan dan berikan pada penjahitan, kita akan menerbitkan rancanganmu untuk fashion show tahun ini '' ucap nya menepuk pundak gadis itu


'' sungguh mbak ??'' ini merupakan berita besar untuk nya


Nanda senang bukan main, akhirnya rancangannya akan diakui masyarakat


Ara mengangguk dan tersenyum, lalu beralih menatap Dika '' aku mau ngomong sama Lo .. masuk '' berjalan keruangannya yang di ikuti dika

__ADS_1


'' tunggu sebentar .. ok cantik '' Nanda tak merespon dia terlalu senang dengan kabar yang di berikan Ara


dia kembali melanjutkan desain nya dengan semangat dan penuh hati-hati


__ADS_2